Beranda Bursa & Saham Mitrabara Adiperdana Cetak Pendapatan US$164,87 Juta

Mitrabara Adiperdana Cetak Pendapatan US$164,87 Juta

12
0

 

NERACAONLINE – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) menutup tahun buku 2025 dengan tetap membukukan kinerja positif di tengah dinamika industri batu bara global, tekanan harga komoditas, dan tantangan operasional yang memengaruhi sektor pertambangan secara umum. Perseroan mencatat pendapatan sebesar US$164,87 juta dengan laba bersih sebesar US$1,37 juta sepanjang tahun 2025.

Dari sisi penjualan Batubara, Direktur Mitrabara Adiperdana Tbk Yulius Leonardo menyampaikan bahwa volume penjualan batubara menurun pada 2025 menurun dibandingkan pada 2024. “Pada 2024, volume penjualan capai 2,3 juta ton, sementara pada tahun 2025 capai 1,6 juta ton,” kata Yulis dalam public expose di Jakarta, Rabu (20/5).

Yulius menyampaikan alasan penjualan batubara MBAP menurun yakni harga jual yang terkoreksi. Namun demikian, di tengah kondisi pasar yang menantang, Perseroan tetap menjaga fundamental keuangan yang sehat dengan posisi kas yang kuat, tingkat leverage yang terjaga, serta fokus pada efisiensi operasional dan optimalisasi biaya. Perseroan juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional dan bisnis.

“Sepanjang tahun 2025, Perseroan melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan portofolio usaha di sektor energi terbarukan, infrastruktur, dan agroindustri sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk membangun ketahanan bisnis yang lebih berkelanjutan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru di luar bisnis batu bara termal,” kata Direktur Utama MBAP Khoirudin.

Memasuki tahun 2026, Perseroan memandang prospek usaha secara positif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Fokus strategis perusahaan akan diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non-coal, serta penguatan sinergi antar lini usaha. Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan dari meningkatnya perhatian terhadap transisi energi, pengembangan energi surya, serta kebutuhan akan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Artikulli paraprakBRI Life Dukung Gaya Hidup Sehat dan Aktif Melalui “Telkomsel Digiland Run 2026”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini