Musim liburan sekolah mengisi destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga nilai edukasi menjadi pilihan orang tua. Menjawab kebutuhan tersebut Marine Safari Bali mengajak keluarga untuk menikmati pengalaman liburan sekolah yang memadukan eksplorasi, konservasi, dan interaksi langsung dengan satwa laut. Berlokasi di dalam kawasan Taman Safari Bali, Gianyar, Marine Safari Bali merupakan taman laut terbesar di Indonesia, menjadi rumah bagi lebih dari 10.000 satwa laut dan darat dari sekitar 300 spesies yang tersebar di enam zona ekosistem imersif, merepresentasikan habitat alami mulai dari hutan hujan tropis, sungai, muara, pesisir, hingga lautan lepas.
Laetitia Delvart, General Manager Marine Safari Bali dalam siaran persnya di Bali, kemarin mengatakan, liburan sekolah merupakan momen yang berharga bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama sekaligus memperkenalkan anak-anak pada pengalaman belajar di luar ruang kelas,”Di Marine Safari Bali, kami percaya bahwa proses belajar akan lebih bermakna ketika dialami secara langsung. Dengan menghadirkan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi lebih dekat dengan satwa laut serta tim yang merawatnya, kami berharap dapat menumbuhkan apresiasi yang lebih besar terhadap ekosistem laut Indonesia sekaligus menginspirasi generasi mendatang untuk berperan aktif dalam upaya konservasi laut.”ujarnya.
Pengalaman berkunjung semakin lengkap dengan pertunjukan edukatif Pachamaya, yang mengangkat kekayaan biodiversitas hutan hujan tropis, serta Samudraya, pertunjukan mengenai perilaku lumba-lumba hidung botol dan pentingnya konservasi laut, ditambah Varuna, destinasi underwater theatrical dining pertama di Indonesia, dengan pilihan bersantap lain di Uma Restaurant, River Café, dan Ara Café.
Kesejahteraan satwa didukung oleh sistem filtrasi berbasis ozon yang menjaga kualitas air tanpa klorin, serta habitat multi-spesies yang dirancang untuk mendorong perilaku alami satwa.
Di balik pengalaman rekreasinya, Marine Safari Bali juga berperan sebagai institusi konservasi yang aktif, dilengkapi klinik veteriner, laboratorium patologi klinis, serta program penangkaran khusus untuk spesies terancam, dengan tim spesialis kelautan yang berkolaborasi dengan Conservation Planning Specialist Group (CPSG) serta Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI). Behind-the-Scenes Education Centre Tour turut memberikan akses ke area perawatan kesehatan satwa, persiapan nutrisi, hingga pengelolaan konservasi, memperkuat pemahaman masyarakat mengenai peran lembaga konservasi modern.
Berlokasi sekitar 50 menit dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Marine Safari Bali beroperasi setiap hari pukul 09.00–17.00 WITA, dan sepanjang Juli 2026, pengunjung yang membeli Premium Package akan mendapatkan layanan shuttle gratis. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan tiket, silakan kunjungi www.marinesafaribali.com.






































