Beranda Perbankan Perkuat Kapabilitas Wealth, OCBC Tawarkan Tiga Layanan Utama Wealt Management

Perkuat Kapabilitas Wealth, OCBC Tawarkan Tiga Layanan Utama Wealt Management

24
0

Di tengah gejolak ekonomi global, diversifikasi investasi dan jeli melihat peluang menjad kunci mewujudkan kesejahteraan finansial. Berangkat dari hal tersebut, PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) terus memperkuat komitmennya untuk menjadi mitra jangka panjang bagi nasabah individu maupun korporasi melalui penguatan kapabilitas wealth management (manajemen kekayaan) yang semakin terintegrasi, relevan, dan mudah diakses oleh lebih banyak segmen masyarakat Indonesia.

Direktur OCBC, Johannes Husin mengatakan, perseroan melihat bahwa kebutuhan wealth management di Indonesia terus berkembang, semakin banyak nasabah yang membutuhkan mitra terpercaya untuk mendampingi perjalanan finansial sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Guna menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam, lanjutnya, OCBC menghadirkan tiga layanan utama yang dirancang sesuai dengan profil dan kebutuhan masing-masing nasabah.

NYALA by OCBC hadir bagi nasabah yang menginginkan kemudahan mengelola kebutuhan finansial dan wealth secara digital. Sementara itu, OCBC Premier Banking menawarkan layanan komprehensif yang didukung oleh Relationship Manager dan tim Wealth Management berpengalaman. Bagi nasabah ultra-high-net-worth, OCBC Private Bank menyediakan layanan pengelolaan kekayaan dan perencanaan warisan,“Bagi kami, wealth management bukan hanya tentang menyediakan produk investasi, tetapi bagaimana kami dapat berjalan berdampingan dengan nasabah. Dengan kekuatan ekosistem yang semakin lengkap, kami ingin membantu nasabah tidak hanya menangkap peluang pertumbuhan aset tetapi juga melindungi keluarga dan aset mereka dengan beragam solusi proteksi,”ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, kata Johannes, perseroan berharap dapat mendampingi individu, keluarga, maupun pelaku usaha dalam setiap tahap perjalanan finansial dan kebutuhan personal mereka secara berkelanjutan. Kemudian didukung oleh ekosistem grup yang mencakup pasar modal melalui PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS), layanan asuransi jiwa melalui PT Great Eastern Life Indonesia (GELI), memungkinkan OCBC untuk menghadirkan solusi yang lebih menyeluruh, mulai dari pengelolaan likuiditas, proteksi, investasi, hingga perencanaan wealth lintas generasi.

Menurutnya, ekosistem ini memungkinkan OCBC untuk mendampingi nasabah secara lebih holistik dalam berbagai kebutuhan finansial maupun personal mereka. Selanjutnya, dengan dukungan OCBC group  dalam menghadirkan insights, dapat memperkuat layanan yang dimiliki oleh OCBC dari kemudahan memantau portofolio, mengakses insight pasar, hingga melakukan berbagai keputusan finansial secara mandiri melalui platform digital yang terintegrasi.

Ya, langkah ini sejalan dengan aspirasi Larger Scale, Deeper Expertise, Greater Impact, di mana OCBC terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan untuk membantu nasabah mengelola, melindungi, serta mengembangkan aset mereka secara berkelanjutan. Secara konsisten, OCBC terus membangun bisnis wealth management, yaitu investasi nasabah yang terdiri dari obligasi, reksa dana, asuransi, dan emas.

Disamping itu, OCBC juga terus memperkaya solusi yang ditawarkan, menghadirkan kemampuan untuk memberikan insight yang semakin terintegrasi melalui peningkatan kapabilitas dan keahlian, serta memperkuat pengalaman nasabah melalui layanan pengelolaan kekayaan secara digital yang semakin seamless. Hal ini terbukti, dalam periode 2022 hingga Desember 2025, bisnis wealth management OCBC mencatat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29%, yang melampaui Rp120 triliun.

Transformasi Digital

Di saat yang sama, transformasi digital juga terus mendorong perubahan perilaku nasabah dalam mengelola kebutuhan finansial mereka. Porsi transaksi wealth melalui kanal digital meningkat dari 30% pada 2024, menjadi 44% pada 2025. Selain itu, jumlah transaksi obligasi melalui platform digital tumbuh 50% secara tahunan (year-on-year), dengan volume meningkat 89% secara tahunan. Dalam lima tahun terakhir, frekuensi aktivitas nasabah melalui kartu kredit, kartu debit, QRIS, dan pembayaran tagihan juga tumbuh dengan CAGR sebesar 68%.

Kata Johannes, perkembangan ini menunjukkan bahwa kebutuhan transaksi sehari-hari, lifestyle, dan pengelolaan wealth kini semakin terhubung dalam satu perjalanan finansial yang terintegrasi.“Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa nasabah membutuhkan mitra untuk pertumbuhan aset jangka panjang. Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal,” ujarnya.

 

 

 

Artikulli paraprakKrom Bank Bukukan Peningkatan Laba 99 Persen Pada Kinerja Keuangan Kuartal I-2026
Artikulli tjetërGrand Launching GoldVerium, Konsep Baru Investasi Logam Mulia Terintegrasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini