Beranda CSR IDSurvey-KAI-Pelindo Perkuat Ekonomi Warga Cikandang Lewat Kerajinan Bambu

IDSurvey-KAI-Pelindo Perkuat Ekonomi Warga Cikandang Lewat Kerajinan Bambu

29
0

 

NERACAONLINE – PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mengembangkan Kampung Kreatif Cikandang di RW 07, Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat.

Program yang diluncurkan pada Jumat (18/9) tersebut diarahkan menjadi proyek percontohan Kampung Mandiri yang mengandalkan potensi lokal, khususnya kerajinan bambu, ekonomi kreatif, kuliner, seni, edukasi, ekonomi sirkuler hingga wisata berbasis komunitas.

Chief Financial Officer IDSurvey, Sinung Triwulandari mengatakan, kolaborasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki masyarakat Kampung Cikandang sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi warga.

“IDSurvey menginisiasi kolaborasi bersama KAI dan Pelindo untuk mengoptimalkan potensi Kampung Cikandang. Melalui sinergi ini, kami ingin memperkuat keterampilan masyarakat, memperluas peluang ekonomi, dan menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan,” ujar Sinung.

Menurutnya, pengembangan Kampung Kreatif Cikandang merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut melibatkan Virageawie Indonesia, UMKM mitra binaan yang digerakkan tokoh masyarakat setempat, Adang Muhidin. Virageawie Indonesia selama ini aktif memberdayakan masyarakat melalui pengembangan produk kerajinan berbahan dasar bambu.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan dalam program tersebut. Di antaranya pelatihan kerajinan bambu bagi penyandang disabilitas dan Karang Taruna, lokakarya kuliner bagi ibu rumah tangga, pembangunan gapura bambu, serta kompetisi mural.

Pengembangan kawasan juga diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai potensi yang dimiliki masyarakat, mulai dari seni mural, kerajinan dan musik bambu, kuliner lokal, pusat pembelajaran hingga wisata edukasi dalam satu ekosistem pemberdayaan.

Peluncuran Kampung Kreatif Cikandang dilakukan bersamaan dengan Festival Diburuan Jilid 4. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Rektor Universitas Widyatama Dadang Suganda, Kepala Pusat Kolaborasi Riset Bambu Naresworo Nugroho, jajaran Unit TJSL IDSurvey Group, KAI dan Pelindo, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, pengembangan Kampung Kreatif Cikandang dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Kampung Cikandang sendiri memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, antara lain seni kreatif, kerajinan dan musik bambu, ekonomi sirkuler serta wisata berbasis komunitas.

Bahkan, dalam pengembangan jangka panjang, kawasan tersebut direncanakan memiliki Symphony Orchestra Bambu pada 2027 sebagai salah satu bentuk pengembangan seni dan kreativitas berbasis potensi lokal.

Meski demikian, pengembangan Kampung Cikandang masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan lahan dan ruang aktivitas, fasilitas yang membutuhkan perbaikan, potensi kreatif yang belum terintegrasi, serta keterbatasan akses pasar dan penguatan merek produk lokal.

Melalui kolaborasi IDSurvey, KAI dan Pelindo, berbagai tantangan tersebut diharapkan dapat diatasi dengan mengoptimalkan sumber daya dan kompetensi masing-masing perusahaan.

Mengusung semangat EmpoWEring, “Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati”, program tersebut diharapkan mampu mendorong Kampung Kreatif Cikandang berkembang menjadi kampung mandiri sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.

Selain memberikan dampak ekonomi, pengembangan tersebut juga diarahkan untuk membangun ekosistem kreatif yang menghubungkan masyarakat, UMKM, seni, edukasi dan pariwisata berbasis komunitas.

Artikulli paraprakSomasi Berlanjut, PT KTA Minta PT CC Penuhi Kewajiban Kontrak
Artikulli tjetërKolaborasi Aspekpir-BPDP Gelar Workshop Pengembangan Perdagangan Karbon dari Sektor Sawit di Bengkulu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini