Beranda Keuangan Di Balik Ruang Digital Andal By Taspen, Ada Kemudahan Proses Pensiun...

Di Balik Ruang Digital Andal By Taspen, Ada Kemudahan Proses Pensiun dengan Sentuhan Jari

23
0

NERACAONLINE- Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan perbankan dan non perbankan menjadi semakin praktis dan fleksibel. Banyak kemudahan yang didapat dengan kemajuan teknologi digital, seperti membuka rekening bank tidak perlu lagi datang dan antri ke kantor cabang tetapi cukup dengan membuka aplikasi di ponsel bisa langsung buka rekening bank dalam hitungan menit, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Begitu juga dengan layanan dari PT TASPEN (Persero) atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri sebagai lembaga yang mengelola asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi ASN dan pejabat negara yang telah melakukan transformasi digital yang masif untuk mengubah layanan konvensional yang kaku menjadi ekosistem digital yang modern, transparan, dan inklusif. Melalui aplikasi Andal by Taspen, peserta dapat mengakses berbagai layanan TASPEN cukup dengan sentuhan layar dari ponsel atau smartphone.

Abay (70), pensiunan guru SDN Kecamatan Sajra Kabupaten Lebak, Banten ini merasakan betul manfaat dari aplikasi Andal by Taspen untuk pencairan uang pensiunan dan juga gaji ke-13. Meski dirinya gaptek, namun dibantu dan didampingi sang anak bisa menikmati kemudahan layanan dari Andal by Taspen,”Kalau dulu harus ke kantor cabang Taspen di pusat alun alun kota dan jauh dari rumah, kini tidak perlu lagi hanya dengan sentuhan jari sudah bisa cek dana masuk atau belum,”ungkapnya.

Setiap awal bulan, dia tetap menjadwalkan waktu untuk melakukan autentikasi melalui Andal by Taspen. Lewat Andal by Taspen, peserta diminta melakukan verifikasi wajah dengan ber-selfie untuk memastikan pensiunan yang sah masih berstatus hidup. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan penyaluran dana pensiun sekaligus mencegah pembayaran terus berlangsung ketika penerima telah meninggal.

Proses autentikasi umumnya dilakukan pada tanggal 1-15 setiap bulan. Dengan Andal by Taspen, proses verifikasi berlangsung dalam hitungan detik selama jaringan internet stabil. Ponsel pribadi bukan menjadi satu-satunya pilihan. Peserta juga dapat menggunakan ponsel anggota keluarga selama mengetahui nomor pensiun yang digunakan untuk autentikasi.

Autentikasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu autentikasi manual dan autentikasi melalui aplikasi Andal By Taspen. Pertama, autentikasi manual dilakukan oleh mitra bayar ketika penerima pensiun hadir langsung ke kantor mitra bayar atau saat mitra bayar melakukan Layanan Klaim Pensiun Pertama (LKPP). Mitra Bayar akan melakukan verifikasi data dan identitas peserta secara langsung untuk memastikan bahwa manfaat pensiun diberikan kepada penerima yang sah.

Kedua, TASPEN menyediakan metode autentikasi berbasis teknologi melalui penggunaan smartphone. Ya, ada konsekuensi jika autentikasi tidak dilakukan. Peserta yang tidak melakukan autentikasi pada bulan pertama akan mengalami pemblokiran pembayaran pada bulan berikutnya. Hal ini semata-mata untuk menyelamatkan APBN agar tidak terjadi kebocoran. Namun, pemblokiran bukan berarti hak pensiun hangus. Peserta dapat mendatangi kantor TASPEN untuk menjalani verifikasi dan memastikan status peserta agar pembayaran dapat kembali diproses sesuai ketentuan.

Kemudahan digital tidak berarti seluruh persoalan selesai di layar ponsel. Ada peserta yang bisa melakukan autentikasi sendiri. Ada pula yang masih membutuhkan bantuan.

Biasanya, kakek dari 12 cucu ini mengecek uang pensiunan lewat aplikasi Andal by Taspen di awal bulan. Apabila dana sudah cair, langsung di tariknya ke ATM terdekat untuk keperluan harian dan termasuk modal membeli pupuk atau bahan lainnya. Pasalnya, pensiun menjadi guru sekolah dasar beralih menjadi petani dan berkebun. “Bila dahulu masih aktif jadi guru, berkebun hanya di hari weekend dan menyuruh orang, namun setelah pensiun bisa lebih leluasa untuk mengurus sendiri,”kata Abay.

Disampaikannya pula, pekerjaanya menjadi petani dari berkebun membuatnya lebih mandiri dan tidak cepat pikun karena ada aktivitas ketimbang hanya diam di dalam rumah. Banyak orang menganggap masa pensiun sebagai akhir dari perjalanan panjang dunia kerja. Padahal, masa pensiun justru bisa menjadi awal baru yang penuh makna dan peluang. Ini adalah momen untuk beristirahat dari rutinitas formal sekaligus kesempatan untuk mengeksplorasi hal-hal yang selama ini belum sempat dilakukan karena kesibukan pekerjaan.

Masa pensiun bukan sekadar tentang berhenti bekerja, tetapi tentang menemukan kembali diri dan passion yang sesungguhnya. Selama ini, rutinitas kerja sering kali menyita hampir seluruh waktu dan energi seseorang. Tak jarang, berbagai keinginan pribadi, hobi, atau minat terpaksa tertunda.

Saat memasuki masa pensiun, waktu menjadi lebih fleksibel dan kesempatan terbuka lebar untuk mulai menghidupkan kembali minat-minat tersebut. Entah itu bercocok tanam, menulis, bersepeda, membuat kerajinan tangan, atau bahkan memulai usaha kecil-kecilan, semuanya bisa menjadi aktivitas baru yang memberi warna dalam kehidupan pensiunan. Mengutip hasil studi dari Harvard Health Publishing, “Bagi banyak orang, masa pensiun adalah hadiah utama setelah puluhan tahun bekerja setiap hari dan sebuah waktu untuk bersantai, mengeksplorasi dan menikmati hidup tanpa beban rutinitas.” Temuan ini membuktikan bahwa masa pensiun tidak seharusnya diisi dengan ketidakaktifan, melainkan justru menjadi waktu yang produktif untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Bahkan beberapa di antaranya bahkan menjadikan hobi menjadi sumber penghasilan tambahan. Pengalaman yang sama juga dialami Nur Dewi (73), pensiunan DKI ini mengaku tidak kesulitan pakai aplikasi Andal by Taspen. “Memang mudah ini, gampang. Sekarang malah tinggal foto selfie aja,” ujarnya.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh Sunariyati (74) dan Siti Sutanti (81) yang telah menerima dana pensiun selama lebih dari satu dekade. Mereka merasa Andal by Taspen telah menghadirkan kemudahan untuk memeriksa manfaat yang diterima oleh para pensiunan. Ketika menemukan kendala pun, baik Sunariyati dan Siti Sutanti merasa petugas TASPEN memberikan pelayanan optimal dan membantu mereka mengatasi permasalahan yang dihadapi, “Sudah baik, TASPEN sudah baik. Harapannya, kalau ada apa-apa, semakin dipermudah,” ujar Sunariyati.

Hal senada juga disampaikan Farid (60) yang menikmati masa pensiunnya dengan nyaman berkat layanan andal dan optimal yang diberikan oleh TASPEN. Pensiun dari Dinas Perhubungan Pemda DKI Jakarta, dirinya memanfaatkan layanan Andal by TASPEN, melalui perekaman wajah yang memudahkan proses administrasi pensiun.“Pelayanan sangat baik dan direspon dengan cepat, dan diselesaikan secara tepat waktu,”tuturnya.

Peserta pensiun di Jayapura, Leonard Banggo (65 tahun), mengaku terbantu dengan kehadiran Andal by TASPEN. “Saya benar-benar merasa terbantu dengan kemudahan layanan Andal by TASPEN. Sekarang cukup selfie lewat aplikasi, saya bisa langsung akses manfaat pensiun. Bahkan, karena saya sudah lakukan perekaman wajah, saya bisa autentikasi dengan mudah, tanpa perlu login lagi,” ujarnya.

 

Layanan Yang Merata

Kata Corporate Secretary PT TASPEN (Persero), Henra, digitalisasi melalui Andal by TASPEN merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang merata, dari kota besar hingga daerah 3T. “Kami ingin memastikan seluruh peserta, tanpa terkecuali, dapat menikmati layanan yang mudah diakses, modern, dan inklusif.”tandasnya.

Sejak diluncurkan bulan Januari 2025 hingga Agustus 2026, aplikasi Andal by TASPEN telah digunakan oleh lebih dari 2,9 juta unduhan dan menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan digital TASPEN oleh peserta. Transformasi layanan tersebut juga tercermin pada tingkat kepuasan peserta.

Pada 2025, indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) TASPEN mencapai 98,7 dengan kategori “Sangat Puas”, sekaligus melanjutkan tren peningkatan kepuasan peserta selama empat tahun berturut-turut. TASPEN menyatakan akan terus memperkuat transformasi layanan dan tata kelola perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta serta mendukung digitalisasi pelayanan publik.

Capaian ini didukung oleh akselerasi transformasi digital, integrasi data sistematis, serta kemitraan strategis bersama 46 mitra bayar Perbankan dan PT Pos Indonesia dalam memastikan penyaluran hak-hak pensiunan ASN di seluruh Indonesia sesuai dengan prinsip 5T, yaitu Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi.

Penilaian Kemenkeu RI dilakukan melalui survei kepada 1.026 responden penerima pensiun di seluruh Indonesia. Dari survei tersebut performa TASPEN unggul pada tiga indikator utama. Pertama, aspek kualitas penyaluran dana (Skor 4,75): Penyaluran dana dinilai dilakukan secara konsisten, tepat waktu, serta mudah dijangkau via ATM maupun layanan teller. Kedua, aspek kualitas layanan (Skor 4,69): Petugas dan mitra bayar dinilai cepat, sigap, dan ramah. Hal ini juga didukung dengan kemudahan prosedur serta fasilitas yang representatif.

Ketiga, aspek kualitas layanan autentikasi (Skor 4,68): Akses kemudahan verifikasi data yang dapat dipahami dan dilakukan secara mandiri oleh para peserta.  Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan layanan, TASPEN secara aktif menindaklanjuti masukan peserta melalui optimalisasi jaringan dan keandalan aplikasi Andal by Taspen agar proses autentikasi berjalan lancar serta fleksibel. Dengan performa yang solid serta rating tinggi di Play Store dan App Store, aplikasi ini dinilai sukses mengubah wajah layanan pensiun menjadi lebih modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh peserta TASPEN.

Dalam semangat melayani sepenuh hati, manajemen TASPEN juga turun langsung ke daerah melalui kunjungan peserta pensiun di beberapa kota dan salah satunya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Franscis, sebagai bentuk nyata penghargaan atas dedikasi abdi negara yang telah purnatugas, sekaligus memastikan bahwa hak dan layanan pensiun tersampaikan secara baik, cepat, dan tanpa ada kendala.

Disampaikan Henra, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi layanan TASPEN, di mana peserta tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar TASPEN yang terus diperhatikan kesejahteraannya, bahkan setelah memasuki masa purnatugas.”Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa layanan TASPEN benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh peserta, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota. Inisiatif ini merupakan bentuk pelayanan inklusif yang sesuai dengan mandat dan komitmen kami sebagai penyelenggara jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara,”katanya.

TASPEN juga berkomitmen memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi peserta pensiun, terutama bagi lansia dengan kondisi sakit atau uzur yang tidak bisa melakukan autentikasi mandiri secara berkala. Layanan ini memungkinkan peserta pensiun untuk mengajukan Permohonan Perlakuan Khusus melalui mitra bayar TASPEN, sehingga mereka tetap bisa menerima pensiun bulanan tanpa harus datang ke kantor TASPEN atau mitra bayar.

 

 

 

Artikulli paraprakPemeriksaan Saksi Verbalisan, Sidang Kasus Pidana Fokus Bahas Ranah Praperadilan
Artikulli tjetërRangkaian HUT ke-61, PGN Perluas Kontribusi Pendidikan bagi 1.300 Siswa di 10 Kota melalui Energi Mengajar Negeri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini