Beranda Otomotif Tak Hanya Soal Berpindah Tempat, Ada Ketenangan Perjalanan Bersama Blue Bird 

Tak Hanya Soal Berpindah Tempat, Ada Ketenangan Perjalanan Bersama Blue Bird 

23
0

“Mohon periksa apakah ada yang barang yang tertinggal. Terima kasih.”, kalimat itulah yang selalu disampaikan supir taksi Blue Bird kepada para penumpangnya sebelum keluar dari taksi. Sederhana, tetapi sangat berarti bagi pelanggan karena standar pelayanan ini membuat mereka nyaman dan aman menggunakan taksi Blue Bird tanpa takut kehilangan barang. Toh, kalaupun ketinggalan konsumen bisa kontak call center Blue Bird dan mencatat nomor kendaraan. Pasalnya, setiap barang penumpang yang tertinggal akan tersimpan rapih dan aman di pool.

Mungkin bagi sebagian orang mobil taksi sebenarnya di mana-mana kurang lebih sama. Namun bagi mereka penumpang yang sudah merasakan kualitas layanan taksi Blue Bird akan mudah membedakan standar kualitas layanan dan kebersihan kendaraan. Yanto (56), konsultan yang berkantor di Kuningan Jakarta bercerita, pilihannya menggunakan taksi Blue Bird dalam menunjang aktivitasnya baik ke kantor ataupun ke Bandara tidak lepas dari kualitas layanan yang ditonjolkan pengemudi. “Saya pilih taksi Blue Bird karena standar pelayanan yang benar-benar dijalankan dengan baik oleh semua pengemudinya, terlepas dari cara mengemudinya yang adalah ketrampilan dan seni setiap pribadi,”ujarnya.

Disampaikannya, standar pelayanan pengemudinya membuat penumpang merasa benar-benar ada di tangan yang bisa dipercaya, dalam hal perilaku mau pun ketepatan waktu. Dalam hal ketepatan waktu penjemputan, Blue Bird boleh dibilang sangat dapat diandalkan sehingga pada saat perlu ke airport malam atau dini hari, Blue Bird selalu menjadi andalan nomor satu.

Selain itu, lanjutnya, soal kebersihan kendaraan Blue Bird lebih terawat dan selalu tampak kinclong karena memiliki pusat perawatan kendaraan mandiri. Belum lagi pengalaman dirinya ketinggalan dompet di taksi saat turun. Namun sekitar lima belas menit kemudian setelah sampai rumah, sang supir mengetuk pintu rumah mengembalikkan dompet saat melihat ada dompet yang tertinggal. Padahal, sebenarnya sang supir bisa saja coba buka dompet dan mencoba lihat apakah ada KTP untuk mencoba alamat di KTP bila ada.

Namun, hal tersebut tak dilakukan untuk melindungi nama baik perusahaan mau pun dirinya. Hal ini yang membuat kepercayaan konsumen atas Blue Bird sangat tinggi yang pada akhirnya membangun brand Blue Bird itu sendiri.

Lain lagi dengan cerita Dustin (20), seorang mahasiswa baru dari luar daerah yang pertama kali menginjakkan kakinya di Jakarta. Dirinya merasa cemas ketika pertama kali merantau ke Jakarta. “Suasana kota yang padat, transportasi umum yang berdesakan, serta kebingungan dalam menentukan rute membuat tidak tenang setiap kali harus bepergian,”ujarnya.

Namun, pengalamannya berubah setelah dirinya mencoba Bluebird. Duduk di kursi yang nyaman dengan pengemudi yang memahami jalan membuatnya merasa lebih aman. Dirinya tidak perlu khawatir tersesat atau berbagi ruang dengan orang asing, hal yang sebelumnya menjadi sumber kecemasan. Rasa aman yang ia temukan di perjalanan itu akhirnya menumbuhkan kepercayaan diri. Hari-hari pertama di ibu kota yang sebelumnya penuh kegelisahan berubah menjadi pengalaman yang lebih tenang dan menyenangkan. Baginya, perjalanan dengan layanan ini menjadi teman yang menenangkan di tengah keramaian kota.

Kepuasan pelayanan Blue Bird juga disampaikan, Domo (70), lansia yang juga pensiunan di salah satu bank swasta ini menuturkan, bepergian sendirian sering menimbulkan kekhawatiran dan terutama saat harus ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin. “Kalau menggunakan transportasi umum membuat anak dan cucu cemas, takut jatuh, tersasar, atau tidak kuat berdiri terlalu lama saat berdesakan dengan penumpang lain. Makanya mereka menyarankan saya menggunakan taksi Blue Bird,”ungkapnya.

Dengan adanya layanan Bluebird, lanjut Domo, kekhawatiran itu berkurang. Pasalnya, dirinya bisa naik dan turun kendaraan dengan mudah, merasa lebih terlindungi, dan percaya pengemudi akan mengantarnya dengan aman sampai tujuan. Hal ini memberinya keberanian untuk bepergian sendiri tanpa selalu bergantung pada keluarga. Kemandirian itu menghadirkan semangat baru baginya. Pada akhirnya, dirinya merasa lebih berdaya karena bisa tetap aktif melakukan aktivitas sehari-hari dengan aman. Kedamaian kecil inilah yang membuat hidupnya terasa lebih berarti.

Di usianya ke-54, PT Blue Bird Tbk terus meningkatkan kualitas layanan dan dapat diandalkan setiap waktu. Standar layanan yang aman dan nyaman terus dibangun dengan mendengarkan pelanggan secara aktif dan terus beradaptasi sebagai bentuk tanggung jawab Bluebird menghadirkan pengalaman mobilitas yang bermakna.“54 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dinamika, pembelajaran, dan  transformasi. Kami memahami kepercayaan pelanggan hanya bisa dijaga lewat konsistensi dan komitmen untuk terus bertanggung jawab terhadap layanan yang diberikan. Bagi kami, menjadi andal adalah tentang kesungguhan untuk terus berbenah dan tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Adrianto (Andre) Djokosoetono, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk.

Disampaikannya, Bluebird terus memperkuat layanan dengan semangat tanggung jawab kepada pelanggan dan lingkungan melalui pelatihan pengemudi yang lebih intensif, sistem keselamatan yang ditingkatkan, dan pengembangan armada yang lebih ramah lingkungan. Ini adalah langkah nyata untuk menjawab harapan pelanggan akan pelayanan prima dan tantangan mobilitas masa depan.

Selama lebih dari lima dekade, Bluebird telah menjadi bagian dari berbagai fase kehidupan masyarakat Indonesia. Perjalanan generational journey ini membuktikan kehadiran Blue Bird di berbagai momen penting setiap penumpang. Blue Bird dalam mengejar pertumbuhan bisnisnya, tidak hanya fokus pada pengembangan divisi taksi tetapi juga layanan divisi non taksi.

Istilah palu gada, apa lu mau gw ada menjadi komitmen perseroan menghadirkan layanan transportasi dari hulu sampai hilir. Dengan konsep mobility as A service, perseroan menyediakan layanan terintegrasi, mulai dari taksi, sewa mobil dan bus, shuttle, hingga pengiriman barang. “Karena kami yakin mobilitas-as-A-service itu memerlukan bukan hanya taksi tapi berbagai macam jenis layanan yang lain.  Baik rental car, bus baik bus antar kota maupun dalam kota, charter dan layanan-layanan lainnya. Kami juga kan punya layanan pendukung ya, jadi bisnis layanan pendukung mobilitas, seperti jual beli kendaraan bekas dan lain-lain,”kata Andre.

Guna mencapai hasil yang maksimal, inovasi dan pengembangan bisnis yang dilakukan Blue Bird tidak setengah-setengah dalam layanan jasa angkutan terintegrasi tetapi juga aksesibilitas, metode pembayaran, transaksi yang fleksibel dan penyempurnaan platform, termasuk di aplikasi MyBluebird. Maklum saja, di era digital saat ini kemudahan transaksi pembayaran dituntut lebih fleksibel, cepat dan efisiensi.

Oleh karena itu, Blue Bird terus memperkuat strategi transformasi berbasis 3M, yakni multi-product, multi-channel, dan multi-payment. Sistem ini sebagai saluran digital bersama bagi pengguna. Tujuannya tidak lain untuk menciptakan ekosistem layanan transportasi terintegrasi dan memperkuat posisi perseroan di industri transportasi di era digital saat ini.

Dengan demikian, apa pun channel-nya, apa pun cara bayarnya, Bluebird bisa menerimanya, sehingga bisa diakses dari banyak platform. Kalau dari sisi pembayaran, kompetitor mungkin hanya bisa melakukan pembayaran dengan mitra yang berafisiliasi. Sementara Blue Bird berafiliasi dengan semuanya karena perseroan omnichannel dan menentukan posisi di tengah-tengah dan bisa berintegrasi dengan banyak partner.

Membuka Kolaborasi

Tak berhenti sampai di situ, Bluebird juga terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan layanan yang sesuai kebutuhan pelanggan. Salah satunya, tercermin dari kolaborasi antara Bluebird dan Grab yang terwujud dalam layanan GrabCar Plus, di mana armada taksi Bluebird dapat dipesan melalui aplikasi Grab“Kami lanjutkan juga pengembangan di metode pembayaran. Jadi ada OVO sebagai mitra baru kami di e-wallet. Sehingga menambah dan memudahkan pelanggan yang mempunyai dompet OVO untuk digunakan di layanan Bluebird,” jelas Andre.

Lebih dari lima dekade, Bluebird menegaskan keseriusannya dalam menjaga kepercayaan pelanggan dengan mendengarkan kebutuhan mereka, beradaptasi, dan terus berinovasi. Menurut pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, kerjasama dan kolaborasi yang dilakukan Blue Bird merupakan bentuk kolaborasi harmonis. Mereka diyakini bisa memberi layanan prima bagi penumpang taksi. Ya, selalu terbuka untuk berkolaborasi juga bagian dari strategi Blue Bird mewujudkan penyampaian produk jasa layanan angkutan yang aman, nyaman, dan personalized (ANDAL).

Blue bird juga meluncurkan fitur point-to-point untuk Goldenbird dan menyempurnakan program loyalitas pelanggan melalui sistem poin terbaru. Tak hanya inovasi dan transformasi layanan, langkah ekspansi juga konsisten dilakukan perseroan. Sebut saja, pengembangan di sektor logistik, Blue Bird  menghadirkan layanan logistik yang dinamakan BirdKirim. Hal ini dilakukan seiring dengan semakin masifnya rencana pemerintah dalam menggenjot sektor infrastruktur.

Layanan BirdKirim merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu mendengarkan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Blue Bird mewujudkannya melalui inovasi di layanan perusahaan dan menghadirkan BirdKirim. Layanan inipun mendapat respon dan penilaian yang positif dari pelanggan. Salah satunya, pemilik Sathe Goerami di Surabaya mengakui,  menghadapi dilema setiap kali harus mengirim sate ikan gurame ke pelanggan. Terlambat sedikit saja, kualitas rasa bisa menurun, dan pelanggan berisiko kecewa. Hal ini tentu berdampak pada reputasi dan kepercayaan pelanggan.“Dulu saya sering khawatir paket terlambat dan makanan jadi kurang fresh. Tapi sejak pakai Bluebird Kirim, semua pesanan bisa on-time. Pelanggan senang, makanan tetap enak, dan saya pun jadi lebih tenang karena bisnis berjalan lancar.”ujar pemilik Sathe Goerami.

Sejak menggunakan layanan Bluebird Kirim, kekhawatiran itu mulai teratasi. Dengan sistem pengiriman yang cepat dan terintegrasi, setiap paket ditangani dengan hati-hati sejak penjemputan hingga tiba di tangan pelanggan. Kami juga menyediakan opsi pemantauan real-time sehingga pemilik usaha selalu bisa mengetahui status pengiriman.

Pengalaman yang sama juga disampaikan Kami Handycraft yang bergerak di bidang kerajinan handmade dan sering mengirimkan berbagai produk, mulai dari bouquet, fresh flower, bloom box, hampers, hingga bubble balloon bouquet. Menjaga agar setiap paket sampai dalam kondisi sempurna tentu bukan hal mudah, karena risiko kerusakan saat pengiriman selalu ada.“Sebelumnya, saya sering khawatir pas anter paket bisa atau balonnya pecah di jalan. Untungnya, semenjak pakai Bluebird Kirim, setiap paket ditangani dengan baik, jadi kualitas karya kami tetap terjaga sampai ke tangan pelanggan.”kata pemilik Kami Handycraft.

Setiap pengemudi Bluebird Kirim berpengalaman dalam menangani berbagai jenis paket. Kami menerapkan prosedur penanganan barang yang teliti dan penuh kehati-hatian, termasuk perlakuan khusus untuk paket yang membutuhkan perhatian ekstra, sehingga pelanggan selalu menerima produk dalam kondisi terbaik. Melalui kehadiran program logistik BirdKirim diharapkan mampu memberikan solusi bagi aktivitas masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari bahan makanan, rumah tangga, dan pengiriman barang.

Banyaknya pemain di industri yang sama tak membuat Blue Bird berhenti berinovasi. Perseroan menegaskan, dari awal perusahaan berdiri hingga sekarang, inovasi telah menjadi DNA bisnis Blue Bird. Selain itu, perusahaan juga kerap melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.“Kami percaya, Blue Bird tidak bisa hidup sendirian. Kolaborasi adalah salah satu dasar kuat perkembangan kami. Kami hadir dan terus memperluas cakupan layanan kami, tentunya bukan untuk mematikan bisnis lain, melainkan untuk menghidupkan semangat melayani demi terpenuhinya kebutuhan pelanggan,” ujar Andre.

 

 

Artikulli paraprakLSP Teknik Pendingin PERPRINDO Gelar Uji Kompetensi Perdana, Perkuat Standar Teknisi AC dan Refrigerasi
Artikulli tjetërTOP Human Capital Awards 2026 Soroti Peran SDM dalam Strategi Bisnis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini