Beranda Industri Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

21
0

Perkuat layanan digital kesehatan, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui PT EMOS Global Digital terus perluas kerjasama dan kolaborasi. Menandai satu dekade perjalanannya, perseroan menyelenggarakan National EMOS Talkshow (NET) 2026. Forum kolaborasi ini mempertemukan regulator, tenaga kefarmasian, industri kesehatan, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong transformasi ekosistem kesehatan Indonesia.

Direktur PT EMOS Global Digital, Eddy T. Nawawi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, EMOS merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. “Selama satu dekade, EMOS terus berkembang sebagai platform yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan kesehatan dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Kami percaya bahwa transformasi kesehatan membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,”ujarnya.

Disampaikannya, NET 2026 menjadi momentum untuk melangkah menuju dekade berikutnya dengan menghadirkan solusi digital yang semakin relevan bagi ekosistem kesehatan Indonesia. Melalui penyelenggaraan NET 2026, EMOS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memperkuat koneksitas, meningkatkan kolaborasi, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kesehatan digital Indonesia menuju dekade berikutnya.

Perayaan 10 tahun EMOS disambut baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).“Transformasi pelayanan kefarmasian menuntut pergeseran dari orientasi logistik menuju layanan klinis, digital, dan berbasis kinerja, dengan menempatkan patient first sebagai landasan utama. Pada akhirnya, transformasi ini bukan sekadar tentang obat, tetapi tentang keselamatan pasien dan terwujudnya derajat kesehatan yang lebih baik,” kata Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Dr. L. Rizka Andalucia.

Disampaikan Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., PhD, momentum satu dekade EMOS, hendaknya menjadi pengingat bahwa inovasi digital bukan tujuan akhir, tujuan adalah menghadirkan sistem pelayanan kefarmasian yang semakin aman, semakin tangguh, dan semakin dipercaya masyarakat. Teknologi dapat mempercepat distribusi obat tetapi hanya pengawasan yang cerdas yang mampu menjaga kepercayaan. “Mari kita terus memperkuat sinergi, membangun kepercayaan, serta mendorong inovasi yang berorientasi pada perlindungan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi saya yakin kita dapat mewujudkan sistem distribusi obat yang semakin tangguh, terpercaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan,”ujarnya.

Sejak berdiri, EMOS telah berkembang menjadi platform digital yang menghubungkan lebih dari 50.000 apotek dan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari Kalbe Group, EMOS terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi digital yang menghubungkan industri kesehatan, regulator, tenaga kefarmasian, serta para pengambil keputusan untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih terintegrasi.

Pada penyelenggaraan NET 2026, EMOS menghadirkan EMOS Metaverse, platform virtual yang menghadirkan pengalaman acara secara lebih interaktif melalui teknologi Interactive 3D Immersive Experience. Peserta dapat menjelajahi lingkungan virtual yang menyerupai pameran secara langsung, mengunjungi booth dan toko virtual para sponsor, mengakses materi edukasi, serta membangun interaksi dengan sesama peserta dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.

EMOS Metaverse menghadirkan pengalaman yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Apoteker dapat mengikuti berbagai sesi ilmiah, mengakses materi edukasi, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan regulasi, praktik kefarmasian, dan inovasi di sektor kesehatan.  Sementara itu, Key Person Decision Makers (KPDM) memperoleh pengalaman berbeda melalui konsep Digital Economy. Di antaranya, berpartisipasi di rangkaian pre-event dengan berbagai penawaran khusus dan memperoleh berbagai keuntungan yang dapat dimanfaatkan saat acara utama berlangsung. KPDM juga dapat melakukan eksplorasi dan transaksi secara langsung di berbagai store virtual, termasuk YOUC1000 dan Nicorette, yang menghadirkan pengalaman belanja digital secara lebih interaktif dan imersif.

Selain itu, konsep ini juga didukung oleh berbagai mitra lainnya, seperti DKT Indonesia, Darya-Varia, InovaPharma, Haleon, Henson, Menarini, Reckitt, BCA, dan ICS, yang turut menghadirkan digital booth interaktif.  Pada kesempatan ini, EMOS juga memperkenalkan sejumlah inovasi terbaru yang dirancang untuk memperkuat ekosistem digital kesehatan di Indonesia. Salah satunya, FOR YOU, fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) Recommendation Engine yang mampu mengubah data menjadi rekomendasi bagi pelanggan. Dengan menganalisis riwayat transaksi, pola pembelian, tren produk di sekitar pelanggan, serta peluang promosi yang relevan, FOR YOU menghadirkan pengalaman belanja yang personal.

Pelanggan pun bisa mengambil keputusan pembelian secara cepat dan tepat, mempercepat proses reorder, sekaligus mengoptimalkan program promosi di platform EMOS. EMOS juga meluncurkan EMOS Snap yang membantu principal dan mitra bisnis dalam meningkatkan kualitas eksekusi aktivitas di lapangan melalui sistem pemantauan berbasis foto secara real-time. Mulai dari verifikasi display produk, implementasi materi promosi (POSM), kepatuhan terhadap standar merchandising, hingga berbagai aktivitas branding dapat dipantau dalam satu dashboard terintegrasi. Dengan dokumentasi yang tersusun sistematis dan insight berbasis data, EMOS Snap menyediakan visibilitas yang lebih baik terhadap pelaksanaan program di lapangan, meningkatkan transparansi, mempercepat proses evaluasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang efektif.

Artikulli paraprakAPKLI Perjuangan Bertransformasi Jadi APKLI Merah Putih, Ali Mahsun Atmo Terpilih Aklamasi Jadi Ketum
Artikulli tjetërKetua BAZNAS RI: Zayed Award 2027 Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Zakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini