Beranda Ekonomi Ketua BAZNAS RI: Zayed Award 2027 Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Zakat

Ketua BAZNAS RI: Zayed Award 2027 Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Zakat

32
0

Jakarta, Ketua BAZNAS RI Dr. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menilai ajang penghargaan Zayed Award for Human Fraternity 2027 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Indonesia sekaligus memperluas pengakuan dunia terhadap kontribusi filantropi Islam Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid dalam silaturahmi dan Diskusi (Mini Workshop) Zayed Award for Human Fraternity yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang dan strategi memperkuat gerakan filantropi Islam Indonesia untuk berkontribusi lebih luas di tingkat global.

Turut hadir Ketua BAZNAS RI Dr. H. Sodik Mudjahid M.Sc., Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, MA., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.IKom., CWC., CFRM., Ketua Umum Forum Zakat (FOZ) Wildhan Dewayana, Direktur Eksekutif POROZ Nur Hasan, beserta jajaran PP Muhammadiyah, BAZNAS, POROZ, serta FOZ.

Ketua BAZNAS RI Dr. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, pengusulan Indonesia dalam ajang tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk meraih penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antarlembaga zakat dan menampilkan kontribusi nyata gerakan filantropi Islam di tingkat global.

“Kita harus memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. BAZNAS siap mendukung penuh pengusulan ini, baik secara kelembagaan inklusif yang menaungi seluruh gerakan amil zakat maupun melalui pembuktian kontribusi nyata filantropi nasional bagi pembangunan manusia,” kata Sodik.

Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, MA., Ph.D., mengatakan Indonesia memiliki modal kuat untuk menampilkan profil diplomasi kemanusiaan yang relevan di tingkat global. Hal ini menyusul capaian positif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang meraih penghargaan tersebut pada 2023.

Menurut Hilman, ekosistem filantropi Islam di tanah air memuat nilai-nilai inklusivitas dan inovasi penanganan isu kemanusiaan yang sangat relevan dengan kriteria tim penilai global.

“Kita memiliki keunggulan pada aspek mainstreaming zakat yang melibatkan sinergi antara regulasi pemerintah dan gerakan masyarakat sipil. Narasi kolaborasi besar ini baik dalam respons bencana, penanggulangan kemiskinan, hingga keberlanjutan menjadi poin diferensiasi yang sangat kuat,” ujar Hilman.

Ia mengatakan, pengalaman Indonesia dalam mengelola filantropi Islam perlu ditampilkan sebagai kekuatan bersama. Hal itu sekaligus menjadi pembeda dari pencapaian Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang sebelumnya meraih Zayed Award for Human Fraternity pada 2023.

“Indonesia harus membuktikan bahwa selain dua ormas tersebut, ekosistem perzakatannya juga sangat layak mendapat pengakuan dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Forum Zakat (FOZ) Wildhan Dewayana menyoroti keunggulan filantropi Indonesia terletak pada kemampuan lembaga-lembaga zakat berkolaborasi dalam menangani persoalan kemanusiaan, terutama saat terjadi bencana yang tetap solid di tengah heterogenitas masyarakat.

“Kunci utamanya terletak pada pembeda yang kuat dan khas Indonesia. Kita punya keunggulan modal kolaborasi di tengah keberagaman lembaga, resiliensi dan militansi amil saat menangani bencana di Ring of Fire, program pemberdayaan kemiskinan yang berdampak luas, serta transformasi tata kelola dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional,” ujar Wildhan.

Ia menambahkan, berbagai pengalaman tersebut perlu dirangkai menjadi satu narasi bersama yang menunjukkan kontribusi nyata filantropi Islam Indonesia.

Artikulli paraprakAPKLI Perjuangan Bertransformasi Jadi APKLI Merah Putih, Ali Mahsun Atmo Terpilih Aklamasi Jadi Ketum
Artikulli tjetërDari Penghasilan Menjadi Harapan, PNM Bantu Tika Gerakkan Ekonomi Keluarga dan Buka Lapangan Kerja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini