Beranda Ekonomi BAZNAS RI Berhasil Kembangkan Usaha Batik Ciprat Kelompok Disabilitas Mental di Jabar

BAZNAS RI Berhasil Kembangkan Usaha Batik Ciprat Kelompok Disabilitas Mental di Jabar

12
0

Jawa Barat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Kelompok Disabilitas Berdaya berhasil mengembangkan usaha Batik Ciprat dengan memberdayakan warga binaan penyandang disabilitas mental atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Produk unggulan yang menjadi fokus pemberdayaan tersebut adalah Batik Ciprat. Kain batik khas itu diproduksi langsung oleh para penyandang disabilitas mental yang tengah menjalani proses pemulihan sekaligus pelatihan kemandirian di yayasan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan dan penghasilan, tetapi juga membangun kembali rasa percaya diri serta kemampuan bersosialisasi sebagai bagian dari proses pemulihan.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi terhadap bantuan modal usaha senilai Rp50 juta yang telah disalurkan BAZNAS RI untuk pengembangan usaha Batik Ciprat di yayasan tersebut.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., mengapresiasi konsistensi Yayasan Antara Graha Berdaya dalam mendampingi para penyandang disabilitas mental hingga mampu mengikuti kegiatan produktif secara berkelanjutan.

Menurutnya, pendampingan yang tepat menjadi kunci agar para peserta dapat hidup lebih mandiri.

Ia menegaskan, BAZNAS RI berkomitmen terus mengawal program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha produktif merupakan wujud pemanfaatan dana zakat yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Yayasan Antara Graha Berdaya. Ke depan, insyaallah akan ada program-program lanjutan dari BAZNAS yang diintegrasikan untuk memperkuat Kelompok Disabilitas Berdaya di sini agar keberlanjutan ekonomi mereka tetap terjaga,” ujar Saidah saat melakukan kunjungan di Kuningan, Sabtu (4/7/2026).

Saidah berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat terus diperkuat agar program pemberdayaan bagi kelompok rentan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerimanya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi. Ia menilai perhatian BAZNAS tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berdampak positif terhadap kondisi psikologis para warga binaan.

Ia mengatakan, selama ini Yayasan Antara Graha Berdaya bertahan berkat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak. Karena itu, bantuan modal usaha dari BAZNAS menjadi dukungan semangat sekaligus penguat bagi keberlangsungan program pemberdayaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Kuningan atas kepedulian nyata melalui bantuan modal usaha ini. Ini membuktikan bahwa kelompok disabilitas juga mampu berdaya jika diberikan kesempatan,” katanya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua BAZNAS Kuningan H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., beserta para Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Kuningan H. Syarifudin, Lc., M.Pd., Wakil Ketua II Asep Z Fauzi, M.Pd., Wakil Ketua III Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., dan Wakil Ketua IV Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom., Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi beserta seluruh jajarannya.

Artikulli paraprakLagi, PINTU Gelar Kompetisi Trading Berhadiah Total Rp150 Juta
Artikulli tjetërBAZNAS RI dan Pemkab Kuningan Perkuat Sinergi Tata Kelola Zakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini