Di tengah sektor pertambangan mineral dan batu bara (minerba) yang menghadapi tantangan dinamika global, terkait ketidakpastian pasar akibat situasi geopolitik serta lonjakan biaya operasional di lapangan telah mendorong para pelaku industri agar semakin adaptif, menjaga keseimbangan antara proses transisi dan bisnis, serta memperkuat posisi dalam rantai pasok mineral global untuk menjaga produktivitas tambang.
Berangkat dari hal tersebut, PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) hadir memperkuat posisinya sebagai kontraktor jasa pertambangan (mining services) yang andal, kredibel, dan relevan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui investasi strategis pada peremajaan armada baru, karena telah terbukti mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar,“Fokus kami ke depan adalah menjaga komitmen pertumbuhan yang solid dan terukur ini demi memberikan nilai jangka panjang yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,”kata Direktur Utama PT Andalan Artha Primanusa, Gahari Christine dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Memiliki pengalaman operasional selama delapan tahun sebagai kontraktor batu bara, serta dukungan jajaran manajemen dengan rekam jejak lebih dari 20 tahun di industri ini, Andalan menempatkan operational excellence sebagai fondasi utama dalam memastikan efisiensi, reliability, dan kualitas eksekusi yang konsisten di setiap lini operasi.
Andalan menerapkan model layanan end-to-end mining services melalui sistem operasional terpadu yang mencakup perencanaan, eksekusi presisi, hingga evaluasi secara berkala. Solusi terstruktur ini terintegrasi dari tahapan awal eksplorasi, aktivitas inti produksi, hingga tanggung jawab reklamasi pasca-tambang. Pendekatan berbasis safety, keandalan alat berat, dan sistem pemantauan operasional yang ketat, menjadi kunci perseroan dalam meminimalisir hambatan teknis serta memastikan setiap target produksi tercapai dengan aman.

Ketangguhan model operasional Andalan telah teruji melalui pengalaman lintas wilayah di berbagai proyek multi-site dengan karakteristik geografis yang beragam. Perseroan juga sukses melakukan diversifikasi strategis ke industri nikel setelah meraih Letter of Award (LoA) dari PT Position (Grup Harum Energy) untuk proyek di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Menurut Gahari, di tengah situasi industri yang fluktuatif ini, pemilihan mitra kerja yang kapabel menjadi kunci bagi kelangsungan bisnis. Sejalan dengan semakin ketatnya standar efisiensi global, pihaknya melihat permintaan terhadap kontraktor pertambangan yang memiliki keandalan sistem, pengalaman komprehensif, serta akuntabilitas finansial akan terus meningkat.
Perusahaan optimistis dapat merealisasikan proyeksi pertumbuhan usaha secara konsisten dan akuntabel, melalui kepastian volume kontrak yang berjalan dan investasi armada secara strategis. “Melalui pilar operational excellence yang kuat, investasi armada yang tepat, serta kedisiplinan dalam pemilihan kontrak, Andalan berkomitmen penuh untuk terus berdiri di garda depan sebagai mitra strategis yang mengawal stabilitas operasional dan mendukung keberlanjutan rantai pasok industri pertambangan di Indonesia,” kata Gahari.
Kinerja Keuangan 2025
Pada 2025, perusahaan berhasil meningkatkan performa margin Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) di angka 39%, dengan nilai sebesar Rp145,4 miliar. Andalan mencapai rekam jejak profitabilitas solid ini di tengah tantangan kondisi force majeure serta cuaca ekstrem yang membayangi industri. Mendapatkan dukungan dari kepastian volume beragam kontrak yang sedang berjalan, Andalan menetapkan target pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) secara ambisius hingga 2028.
Pendapatan diproyeksikan meningkat dengan CAGR sebesar 28%, beranjak dari target Rp949,6 miliar pada 2026 menjadi Rp1,41 triliun di 2027. Kemudian pada 2028 perusahaan membidik angka Rp1,55 triliun. Selaras dengan pertumbuhan tersebut, EBITDA diperkirakan tumbuh dengan CAGR 21% hingga mencapai Rp514,2 miliar pada 2028, sementara target laba bersih melonjak dengan CAGR 31%, mencapai Rp223,9 miliar pada periode yang sama.





































