Beranda Ekonomi Dukung Perencanaan Elektrifikasi Bus di Daerah, ITDP Luncurkan Website E-Bus Hub

Dukung Perencanaan Elektrifikasi Bus di Daerah, ITDP Luncurkan Website E-Bus Hub

26
0

NERACAONLINE, ITDP Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dengan dukungan ViriyaENB, meluncurkan E-Bus Hub untuk mempercepat penyediaan transportasi publik listrik di daerah. E-Bus Hub merupakan website yang menyajikan informasi, data, referensi, serta perangkat pendukung perencanaan elektrifikasi bus di Indonesia.

Website ini dikembangkan untuk mempermudah akses terhadap pengetahuan dan perangkat perencanaan yang dibutuhkan pemerintah daerah, operator serta pemangku kepentingan lainnya dalam mempersiapkan transisi menuju bus listrik.

E-Bus Hub sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kerangka kebijakan elektrifikasi bus secara nasional.

Direktur Angkutan Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Muiz Thohir, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat landasan kebijakan untuk mendorong percepatan elektrifikasi angkutan umum perkotaan.

“Kementerian Perhubungan tengah mendorong penyusunan landasan hukum nasional untuk elektrifikasi angkutan umum perkotaan. Landasan hukum ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan arah kebijakan yang jelas, termasuk mandat bagi pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan percepatan elektrifikasi bus. Dengan adanya kerangka kebijakan tersebut, transisi menuju bus listrik untuk mendorong sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat direncanakan dan dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” tutur Muiz.

Elektrifikasi bus membutuhkan lebih dari sekadar pengadaan dan pergantian armada. Pemerintah daerah dan operator perlu mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari kesiapan layanan dan rute, kebutuhan armada, infrastruktur pengisian daya, biaya operasional hingga pembiayaan. Setiap kota juga memiliki kondisi dan tingkat kesiapan yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Di sisi lain, berbagai studi, data, rekomendasi kebijakan dan perangkat pendukung perencanaan elektrifikasi bus  masih tersebar di berbagai sumber. E-bus Hub dibangun untuk menjembatani kebutuhan tersebut dengan menyediakan akses terhadap informasi dan perangkat simulasi dalam satu website, sehingga dapat membantu pemangku kepentingan mengeksplorasi berbagai skenario elektrifikasi dan menyusun langkah implementasi yang lebih terarah.

Direktur Asia Tenggara ITDP, Gonggomtua Sitanggang, menyampaikan bahwa E-Bus Hub dikembangkan untuk membantu menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan implementasi elektrifikasi bus di Indonesia. “Elektrifikasi bus bukan sekadar mengganti kendaraan, tetapi juga memastikan kota memiliki perencanaan yang tepat untuk mengimplementasikannya. Melalui E-Bus Hub, kami ingin membantu pemerintah daerah dan operator mengakses pengetahuan dan perangkat perencanaan tanpa harus memulai dari nol. Karena pada akhirnya, tujuan elektrifikasi bukan hanya menghadirkan lebih banyak bus listrik, tetapi juga transportasi publik yang lebih baik dan rendah emisi.”

Direktur Eksekutif ViriyaENB, Suzanty Sitorus, menyampaikan bahwa E-Bus Hub merupakan kelanjutan dari kemitraan ViriyaENB bersama ITDP Indonesia dalam mendorong elektrifikasi transportasi publik sejak 2023. “Kolaborasi kami dengan ITDP Indonesia bermula dari penyusunan Peta Jalan Elektrifikasi Transportasi Publik di tingkat nasional. Kini, upaya tersebut perlu diperkuat di tingkat daerah, pemerintah provinsi dan kota berperan penting dalam mendorong peningkatan layanan transportasi publik. Melalui E-Bus Hub, kami berharap para pengambil kebijakan di daerah dapat memperoleh bekal pengetahuan dan referensi yang dibutuhkan untuk mulai mengambil langkah menuju penyediaan sistem transportasi darat perkotaan yang rendah karbon dan terjangkau.”

E-Bus Hub menghadirkan tiga fitur utama untuk mendukung kebutuhan informasi dan perencanaan elektrifikasi bus. Pertama, Peta Sebaran Bus Listrik yang menyajikan gambaran perkembangan dan implementasi bus listrik di berbagai kota di Indonesia. Melalui peta interaktif ini, pengguna dapat melihat sebaran armada dan mengetahui perkembangan elektrifikasi bus di berbagai kota, seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan DI Yogyakarta.

Kedua, Kalkulator Perencanaan Bus Listrik yang memungkinkan pengguna mengeksplorasi berbagai skenario elektrifikasi melalui simulasi awal. Fitur ini mencakup estimasi kebutuhan biaya investasi dan operasional, skenario pengisian daya, serta potensi manfaat elektrifikasi. Hasil simulasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan awal dalam perencanaan, dengan tetap memerlukan kajian teknis lebih lanjut dan penyesuaian terhadap kondisi aktual masing-masing daerah.

Ketiga, Pusat Pengetahuan (Knowledge Hub) yang menghimpun berbagai studi, publikasi, data, dan rekomendasi kebijakan terkait elektrifikasi bus. Materi yang tersedia mencakup beragam aspek, mulai dari teknologi dan operasional hingga pembiayaan dan kebijakan, sehingga dapat menjadi referensi bagi pemerintah, operator, praktisi, peneliti, jurnalis, maupun masyarakat umum.

Peluncuran E-Bus Hub juga melibatkan perwakilan dari Semarang, Medan, dan DI Yogyakarta, yang berada pada tahapan berbeda dalam perencanaan dan implementasi bus listrik. Hal ini menunjukkan relevansi E-Bus Hub sebagai referensi bagi daerah dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan elektrifikasi yang beragam.

ITDP Indonesia akan bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan E-Bus Hub, termasuk mengupayakan pembaruan data, pengayaan informasi, serta penyempurnaan fitur seiring perkembangan elektrifikasi bus di Indonesia.

Ke depan, ITDP Indonesia berharap E-Bus Hub dapat semakin dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, operator, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai referensi dalam proses perencanaan elektrifikasi bus. Dalam jangka panjang, website ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis data, dan mempercepat implementasi bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik berbasis jalan yang rendah karbon.

Artikulli paraprakPLN IP Dorong Akselerasi Geothermal, Dari Panas Bumi Menggerakkan Ekonomi dan Kemandirian Energi
Artikulli tjetërSun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini