Beranda CSR Raih Gold Winner IMSA 2026, CK Catat 42,2 Juta Jam Kerja dan...

Raih Gold Winner IMSA 2026, CK Catat 42,2 Juta Jam Kerja dan Zero Fatality

16
0

Berkat keberhasilan dalam mengelola keselamatan dan keberlanjutan di wilayah operasinya, PT Cipta Kridatama meraih Gold Winner kategori Keselamatan Operasi Pertambangan pada Indonesia Mining Services Award (IMSA) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) di Bali, belum lama ini.

Selain itu, anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM) ini juga membawa pulang predikat TOP CSR Awards 2026 Star 3 atas kiprah program tanggung jawab sosial yang dinilai berdampak nyata bagi masyarakat,“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis hanya bermakna jika dibangun di atas fondasi keselamatan yang aman dan bertanggungjawab. Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasi karena itu menjadi prasyarat dasar setiap kegiatan usaha. Setiap insan yang bekerja di area tambang harus pulang dengan selamat ke keluarganya,”kata Direktur PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pada penilaian IMSA 2026, kekuatan CK tercermin dari capaian keselamatan yang terukur. Sepanjang 2025, CK membukukan 42.197.090 jam kerja, mempertahankan zero fatality selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023, serta mencatat frequency rate yang tetap berada di bawah ambang batas industri. Empat site operasional CK di Sumatra dan Kalimantan juga menerima penghargaan Zero Accident pada 2025, menegaskan bahwa disiplin keselamatan dijalankan konsisten di lapangan.

Kemenangan CK pada IMSA 2026 turut ditopang inovasi safety di lapangan, salah satunya melalui fatigue-triggered auto-braking system yang dikembangkan bersama mitranya. Penghargaan IMSA 2026, lanjut Roni, mencerminkan investasi jangka panjang pada penguatan kompetensi, inovasi, teknologi keselamatan serta memperkuat pelaksanaan good mining practices di seluruh lini operasi CK di Sumatra dan Kalimantan.

Sementara itu, penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 3 diraih karena perusahaan dinilai konsisten membangun program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. CK Bersama mitranya di Kalimantan Selatan mengembangkan program Biotron atau Biochar Three in One, suatu inovasi pembuatan pupuk organik yang dirancang untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Implementasi Biotron telah berjalan di Kabupaten Tanah Bumbu serta wilayah operasional Borneo Indobara, dengan kolaborasi bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang dan Balai Penyuluh Pertanian Kusan Hulu. Sebelumnya, inisiatif tersebut juga memperoleh apresiasi nasional melalui Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2025 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. “Cipta Kridatama akan terus memperluas skala program yang dibutuhkan oleh community melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di wilayah operasi kerja kami. Yang kami lakukan ini menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan, standar keselamatan tinggi, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan bila dirancang dengan tata kelola yang konsisten dan orientasi manfaat jangka panjang,” kata Roni.

Disampaikannya, dua penghargaan yang diraih pada 2026 itu sejalan dengan arah keberlanjutan Grup ABMM yang menempatkan best operations and services, people, health and safety, environmental impact and climate change, serta society sebagai pilar utama strategi usaha.“Pengakuan atas kinerja HSE dan CSR yang dilakukan Grup ABMM ini bukanlah garis akhir, melainkan pengingat bahwa kepercayaan publik dibangun melalui hasil yang dapat diuji, operasi yang selamat, tata kelola yang kuat, serta kontribusi yang dirasakan masyarakat,” jelas Roni.

 

 

 

Artikulli paraprakPerkuat Ekosistem Kota, Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System
Artikulli tjetërBerdampak Nyata Lewat CSR, Reswara Komitmen Dorong Kemandirian Masyarakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini