Beranda Properti Ditopang Pertumbuhan Jaringan, IWG Cetak Pendapatan Sistem US$1.116 Juta

Ditopang Pertumbuhan Jaringan, IWG Cetak Pendapatan Sistem US$1.116 Juta

25
0

Di kuartal pertama 2026, International Workplace Group (IWG) plc membukukan kinerja positif. Diaman perusahaan penyedia solusi ruang kerja hybrid terbesar di dunia yang memiliki jaringan di lebih dari 120 negara ini mencatatkan pendapatan sistem sebesar US$ 1.116 juta, tumbuh sebesar 9% yoy dan pendapatan grup bisnis sebesar US$ 958 juta atau tumbuh sebesar 4% yoy. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Mark Dixon, Chief Executive Officer International Workplace Group plc, menyampaikan sangat senang dengan awal yang kuat di tahun 2026 ini, seiring dengan berlanjutnya pertumbuhan pesat jaringan perusahaan yang didukung oleh peningkatan penjualan meskipun dalam kondisi ekonomi yang menantang. “Pelanggan korporat kini membutuhkan fleksibilitas yang lebih besar dalam strategi penggunaan properti mereka untuk mengatasi ketidakpastian yang timbul akibat dampak konflik dan pengaruh AI yang semakin besar. Hal ini kemudian menyebabkan lonjakan permintaan dari pelanggan korporat hingga mencapai rekor tertinggi berkat jangkauan dan jaringan kami memungkinkan kami untuk menyediakan solusi global yang unik dan fleksibel,”ujarnya.

Penandatanganan kontrak dan pembukaan cabang terus meningkat, sehingga roda penggerak model bisnis kami mampu menghasilkan arus kas yang lebih besar, sekaligus membutuhkan modal yang lebih sedikit untuk berkembang secara historis. Kombinasi ini memungkinkan pengembalian dana investasi lebih dari US$ 230 juta kepada para pemegang saham sejak Investor Day kami di New York pada Desember 2023, seiring dengan berlanjutnya upaya kami dalam memberikan pengembalian modal”

Sementara itu, kinerja IWG di Indonesia mengalami pertumbuhan jaringan yang sangat baik, dengan jaringan lokal telah berkembang ke lebih dari 57 pusat di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung dan Yogyakarta, serta kawasan bisnis utama dan pusat komersial yang sedang berkembang di periode memasuki tahun 2026. Inti dari strategi perusahaan di Indonesia dan di tempat lain adalah menghadirkan ruang kerja terbaik yang lebih dekat dengan tempat tinggal para profesional karena peningkatan aksesibilitas ini memangkas waktu perjalanan, sehingga memungkinkan keseimbangan kehidupan serta kesejahteraan yang lebih baik.

Hal ini kemudian berdampak pada hasil yang lebih baik bagi bisnis yang dapat mengandalkan peningkatan produktivitas serta daya tarik dan retensi talenta yang lebih baik pula. Namun yang terpenting, hal ini juga memungkinkan perusahaan untuk beroperasi dalam model modal ringan, mengubah praktik sewa kantor tradisional yang mahal dan berjangka panjang menjadi pengeluaran yang fleksibel dan terukur.

 

 

Artikulli paraprakMRCCC Siloam Edukasi Kanker, Pentingnya Screening dan Deteksi Dini Pilar Pengobatan
Artikulli tjetërBAZNAS RI Terima 12 Ekor Sapi Kurban dari PT Indonesia Kendaraan Terminal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini