Beranda Ekonomi Bupati Kuningan: Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS Berdampak Sosial dan Ekonomi

Bupati Kuningan: Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS Berdampak Sosial dan Ekonomi

15
0

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Kurban Berkah Berdayakan Desa di Balai Ternak Kuningan, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan kurban yang produktif dan berkelanjutan.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menilai program tersebut tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan spiritual saja, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Kita sepakat bahwa Iduladha itu bukan hanya acara ritual semata, hanya kebiasaan berkurban saja, tetapi yang terpenting ini adalah wujud komitmen kita mengimplementasikan nilai-nilai agama tentang kebersamaan, tentang empati, tentang kepedulian, dan gotong royong,” ujar Dian dalam sambutannya di Acara Live Kurban Berkah Berdayakan Desa, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., serta Koordinator Plumbon Alfamart/PT Sumber Tri Jaya Agustia Solihin.

Menurut Dian, nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

“Hari ini, nilai-nilai tentang pengorbanan, tentang keikhlasan, tentang ketaatan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih sangat relevan. Jadi ini sangat luar biasa,” katanya.

Ia menambahkan, program yang dijalankan BAZNAS tersebut juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas ekonomi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Program BAZNAS ini saya lihat bukan hanya ritual semata, ini menjadi instrumen kita bagaimana memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatnya ekonomi, kesejahteraan juga insya Allah akan meningkat,” ungkapnya.

Dian optimistis pengelolaan kurban yang dilakukan secara profesional oleh BAZNAS mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

“Ini saya kira program yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Saya optimistis, melalui pengelolaan kurban yang profesional yang ditunjukan oleh BAZNAS bisa membuat Kuningan semakin sejahtera,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dian mengapresiasi BAZNAS karena telah memilih dan menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu wilayah program unggulan dari BAZNAS yaitu Balai Ternak.

“Mudah-mudahan program Balai Ternak yang digagas BAZNAS ini dapat membantu mengatasi berbagai persoalan yang masih kami hadapi, termasuk kemiskinan dan pengangguran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dian juga menyampaikan kepercayaannya terhadap BAZNAS karena dinilai memiliki tata kelola yang profesional dalam mengelola dana umat, termasuk zakat, infak, sedekah, dan kurban.

“Kenapa saya sangat percaya kepada BAZNAS? Karena pengelolaan mereka sangat profesional. Saya selalu mengajak ASN untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” katanya.

Untuk diketahui, Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi.

Artikulli paraprakLaris Manis Jualan Boneka Ondel Betawi, Cerita Lukman Menyulap Sampah Botol Plastik Menjadi Berkah
Artikulli tjetërJamkrindo Salurkan Hewan Qurban untuk Perkuat Kepedulian dan Solidaritas Sosial

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini