Beranda Ekonomi Daerah BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT

BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT

25
0

Nusa Tenggara Timur, Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun lokasi tiga masjid darurat tersebut, di antaranya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua lokasi lainnya di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan, pendirian tiga masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah kondisi yang serba terbatas pascagempa.

“Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026).

Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi itu membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu, sehingga keberadaan masjid darurat menjadi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.

“Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT. Bantuan akan diarahkan sesuai kondisi di lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat.

Ia berharap, keberadaan masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah di tengah proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal.

Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa di NTT, mengatakan salah satu pembangunan masjid darurat dilakukan di lokasi Masjid Darul Arqam Talage di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan ibadah.

Deden menjelaskan, masjid darurat tersebut dibangun di halaman masjid dengan ukuran masjid darurat 10×12 meter dengan dibantu warga setempat secara gotong royong. Pembangunan ditargetkan segera rampung agar warga dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.

“Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden.

Pada kesempatan tersebut, Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS di Sambi Rampas, untuk membantu menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.

Ahmad menceritakan, kerusakan Masjid Darul Arqam Talage terjadi setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu, masih terdapat jemaah yang berada di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad.

Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan sejumlah personel dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Selain itu, BAZNAS menghadirkan bantuan pangan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Artikulli paraprakPeduli Korban Gempa di NTT , Shopee Gandakan Donasi dari Pelanggan Jadi Rp300 Juta
Artikulli tjetërPNM Peduli Hadirkan Akses Air Bersih untuk Pengungsi Gempa NTT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini