NERACAONLINE- Pendiri Flux Creative Universe, Yohanes Auri memperluas perannya di industri kreatif dengan ikut mendorong pertumbuhan entrepreneur generasi baru. Pada awal 2026, pendiri Flux Creative Universe (FCU) tersebut bersama Deddy Corbuzier berinvestasi di 11 perusahaan kreatif yang didirikan dan dipimpin oleh Gen Z. Langkah itu menjadi kelanjutan dari perjalanan Auri membangun FCU, yang kini disebut telah berkembang menjadi ekosistem 30 perusahaan dengan lebih dari 200 orang. “Kalau dulu fokus saya adalah bagaimana membangun perusahaan sendiri, sekarang saya juga ingin membantu lahirnya founder baru. Industri kreatif Indonesia akan jauh lebih besar kalau semakin banyak orang kreatif berani menjadi entrepreneur.”ujar Auri dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Disampaikannya, pertumbuhan industri kreatif tidak cukup hanya dengan melahirkan lebih banyak karya, tetapi juga membutuhkan lebih banyak founder yang mampu membangun bisnis dari kreativitas. Asal tahu saham Yohanes Auri memulai perjalanan bisnisnya dari sebuah kamar berukuran 4×4 meter. Setelah lebih dari 20 tahun membangun bisnis, fokusnya mulai berkembang dari membesarkan perusahaan sendiri menjadi ikut membuka ruang bagi entrepreneur muda.
Investasi ke 11 perusahaan kreatif Gen Z menjadi salah satu langkah konkret dalam arah tersebut. Melalui ekosistem FCU, Auri ingin mempertemukan founder, kreator, talenta, dan jaringan bisnis agar perusahaan-perusahaan kreatif baru memiliki ruang untuk berkembang.
Dirinya juga melihat, Gen Z bukan hanya sebagai audiens atau tenaga kerja di industri kreatif, tetapi juga sebagai generasi founder berikutnya. Karena itu, keterlibatan FCU tidak berhenti pada kolaborasi proyek, tetapi juga masuk ke pengembangan bisnis dan investasi. Kolaborasi Auri dengan Deddy Corbuzier sendiri telah berlangsung sejak Deddy berinvestasi di Flux Creative Universe pada 9 Mei 2023.
Pada awal 2026, keduanya kemudian memperluas langkah tersebut melalui investasi ke perusahaan-perusahaan kreatif yang dipimpin Gen Z. FCU kini disebut menaungi 30 perusahaan dan lebih dari 200 orang. Perkembangan tersebut mencerminkan arah Auri untuk membangun creative business ecosystem, bukan hanya sebuah agency.
Di sisi lain, kapabilitas konten FCU juga terus berkembang. Berbagai konten yang diproduksi telah mengumpulkan lebih dari 2,3 miliar views dan membawa FCU meraih Rekor MURI untuk kategori Agensi Kreatif yang Memproduksi Konten Digital dengan Akumulasi Penonton Terbanyak di Indonesia. Berbagi Pengalaman kepada Generasi Berikutnya Selain melalui investasi, Auri juga membagikan pengalamannya lewat konten dan forum. Sejak 2022, dirinya konsisten mengangkat topik leadership, bisnis, dan industri kreatif di berbagai platform digital dan kini memiliki lebih dari 250.000 pengikut.
Dia juga pernah menjadi pembicara untuk Prudential, Kalbe Nutritionals, Asian Tiger School, Holywings Group, BisnisHack, hingga BINUS University. Secara keseluruhan, dirinya telah tampil di hadapan lebih dari 1.500 orang,“Saya ingin pengalaman yang saya punya tidak berhenti di saya. Kalau pengalaman itu bisa membantu satu founder mengambil keputusan lebih baik atau membangun bisnis lebih cepat, dampaknya bisa jauh lebih besar.”tandasnya.






































