Beranda Market Pendapatan REAL Melonjak 211,6% di Q2 2026

Pendapatan REAL Melonjak 211,6% di Q2 2026

34
0

NERACAONLINE – Emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) membukukan lonjakan pendapatan pada kuartal II 2026. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 211,6% secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) hingga 30 Juni 2026.

Kenaikan pendapatan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam laporan keuangan REAL. Pasalnya, peningkatan top line terjadi di tengah upaya perseroan mempercepat pemulihan bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional.

Tak hanya tumbuh dari sisi nominal, kualitas pertumbuhan pendapatan juga dinilai membaik. Hal ini terlihat dari keberhasilan REAL mengonversi kenaikan penjualan menjadi perbaikan profitabilitas.

EBITDA yang pada kuartal I 2026 masih negatif Rp1,3 miliar, berbalik menjadi positif Rp2,4 miliar pada kuartal II 2026. Sementara itu, laba bersih juga berbalik dari rugi Rp2,5 miliar menjadi laba Rp2,5 miliar.

Research Analyst Semesta Indovest Sekuritas, Nicholas Dharmawan, menilai pertumbuhan pendapatan menjadi indikator awal yang menunjukkan akselerasi bisnis perusahaan.

“Pertumbuhan pendapatan sebesar 211,6% QoQ menunjukkan adanya percepatan aktivitas bisnis REAL. Yang menarik, kenaikan revenue tersebut juga diikuti perbaikan margin sehingga perusahaan mampu membukukan EBITDA dan laba bersih positif. Artinya, pertumbuhan yang terjadi bukan sekadar peningkatan penjualan, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas operasional perusahaan,” ujar Nicholas, sebagaimana dikutip dalam keterangannya.

Selain mencatat pertumbuhan pendapatan, REAL juga memperlihatkan perbaikan pada arus kas. Free cash flow meningkat dari negatif Rp3,07 miliar pada kuartal I menjadi positif Rp3,56 miliar pada kuartal II 2026. Menurut Nicholas, kombinasi pertumbuhan pendapatan dan free cash flow positif menjadi sinyal bahwa pemulihan bisnis mulai berjalan lebih sehat.

“Investor umumnya tidak hanya melihat seberapa tinggi revenue bertumbuh, tetapi juga apakah pertumbuhan tersebut mampu menghasilkan laba dan kas. Pada kuartal II ini, REAL menunjukkan keduanya sehingga memberikan sinyal positif terhadap fundamental perusahaan apabila tren tersebut dapat dipertahankan,” tambahnya.

Di sisi neraca, REAL juga mempertahankan struktur permodalan yang konservatif dengan rasio utang terhadap ekuitas (DER) hanya 0,006 kali, memberikan ruang yang luas bagi perseroan untuk mendukung ekspansi di masa mendatang.

Dengan lonjakan pendapatan lebih dari tiga kali lipat dalam satu kuartal serta perbaikan profitabilitas dan arus kas, kinerja kuartal II 2026 menjadi indikasi bahwa REAL mulai memasuki fase pertumbuhan baru, di mana peningkatan revenue berhasil diterjemahkan menjadi kinerja operasional yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Artikulli paraprakAPKASINDO Luncurkan Aplikasi Info Harga TBS dan CPO untuk Jadi Referensi Petani
Artikulli tjetërPembiayaan Tumbuh 7,07 %, FIF Cetak Laba Bersih Rp2,37 Triliun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini