Beranda Ekonomi Daerah Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan Holding Perkebunan Nusantara Tanam 1.000 Pohon di Gunung...

Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan Holding Perkebunan Nusantara Tanam 1.000 Pohon di Gunung Mas Bogor

25
0

NERACAONLINE, Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan tidak terpisahkan dengan masyarakat, termasuk alam dan lingkungan.

Komitmen perusahaan diimplementasikan dalam berbagai cara, salah satunya dengan melakukan penanaman pohon dengan mengusung tema “Menanam Hari Ini, Menjaga Masa Depan”, acara tersebut menutup rangkaian Rapat Kerja Komunikasi Perusahaan dan TJSL PTPN Group Tahun 2026 di Agrowisata Bogor, 6 November 2026.

“Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memiliki target penanaman 1 juta pohon yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah kerja PTPN Group di Indonesia secara berkelanjutan dan terencana, seperti yang kita laksanakan hari ini di Jawa barat wilayah kerja PTPN I Regional 2,” Ujar Bambang Hartawan.

Bagi PTPN Group, agenda penghijauan diarahkan untuk mendukung pengelolaan lingkungan dalam jangka panjang. Karena itu, penanaman pohon perlu menjadi bagian dari upaya yang berkesinambungan, dengan memperhatikan kesesuaian tanaman, pemeliharaan, dan pemantauan pertumbuhannya.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan pilar lingkungan dalam Roadmap TJSL PTPN Group 2026–2030, Keterlibatan peserta raker dalam penanaman juga menjadi pengingat bahwa hasil pembahasan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan. Semangat kolaborasi yang dibangun dalam forum tersebut diharapkan berlanjut pada pelaksanaan program di lingkungan kerja masing-masing.

Dalam melakukan aksi penanaman pohon Holding Perkebunan Nusantara melibatkan seluruh Sub Holding dan Anak Perusahaan, untuk melakukan gerakan serupa dengan penanaman pohon yang beragam seperti buah dan pohon berbatang keras yang dapat menyerap karbon hingga menjadi habitat satwa. Partisipasi peserta raker dalam penanaman juga menjadi pengingat bahwa hasil pembahasan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan.

Semangat kolaborasi yang dibangun dalam forum tersebut diharapkan berlanjut pada pelaksanaan program di lingkungan kerja masing-masing. Selain itu peenanaman ini juga sebagai upaya untuk menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung target pengurangan emisi GRK 51% di tahun 2030, sesuai dengan roadmap dekarbonisasi yang telah ditetapkan.

Artikulli paraprakIAI Minta Korporasi Transparan Ungkap Dampak Karhutla dalam Laporan Keuangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini