NERACAONLINE – Menjalankan usaha sambil mengurus keluarga membuat perempuan perlu membagi perhatian di antara banyak hal. Ada usaha yang harus terus berjalan, anak yang perlu didampingi, dan kesehatan yang tetap perlu dijaga. Karena itu, ruang untuk belajar dan mengembangkan usaha akan semakin berarti ketika kebutuhan mereka sebagai ibu juga mendapat perhatian.
Melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri”, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menghadirkan ruang bagi nasabah di Pontianak, Kalimantan Barat, untuk memperkuat keterampilan usaha sekaligus memperoleh dukungan yang dekat dengan keseharian mereka.
Salah satu bentuk dukungan tersebut hadir melalui area bermain anak atau mini daycare. Fasilitas ini memberi ruang bagi nasabah yang datang bersama buah hati agar dapat mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman. PNM juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari perhatian terhadap kebutuhan nasabah, yang menjalankan peran sebagai pengusaha sekaligus ibu dalam keluarga.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, sebagai ibu saya biasanya harus memikirkan anak juga. Jadi, ketika ada tempat untuk anak bermain, saya bisa mengikuti kegiatan dengan lebih tenang. Saya juga bisa sekalian memeriksakan kesehatan. Buat saya, ini membantu karena kebutuhan saya sebagai ibu dan sebagai pengusaha sama-sama diperhatikan,” ujar salah satu nasabah PNM, Senin (26/10).
Dukungan bagi nasabah tidak berhenti pada kenyamanan selama mengikuti kegiatan. PNM juga menghadirkan coaching clinic untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan usaha. Melalui pendampingan ini, nasabah memperoleh kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta mengembangkan cara mengelola usaha agar dapat terus bertumbuh.
Di sisi lain, tema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” mengajak nasabah melihat potensi yang ada di sekitar mereka sebagai peluang untuk mengembangkan usaha. Edukasi pengelolaan sampah dan kegiatan penukaran sampah dengan bibit tanaman menjadi bagian dari ajakan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam keseharian.
Kegiatan ini juga menghadirkan pameran produk unggulan nasabah dan Pojok UMKM yang menampilkan produk khas Pontianak. Melalui ruang tersebut, nasabah dapat memperkenalkan hasil usahanya kepada pengunjung sekaligus menunjukkan kekayaan produk lokal yang berpotensi dikembangkan dan dipasarkan lebih luas.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para nasabah Mekaar yang terus menjalankan usaha. Banyak nasabah yang hadir telah menjadi bagian dari program Mekaar selama bertahun-tahun, mencerminkan ketekunan mereka dalam mengembangkan usaha dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.
“Ibu-ibu nasabah Mekaar menunjukkan semangat dan ketekunan dalam menjalankan usahanya. Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun menjadi bagian dari Mekaar. Semangat ini perlu terus dijaga dan didukung agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Maman Abdurrahman.
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, menekankan bahwa potensi lokal dapat menjadi peluang bagi nasabah untuk mengembangkan usaha dan memberikan nilai tambah bagi keluarga.
“Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap para nasabah dapat terus berinovasi, mengangkat keunikan daerahnya, dan menjadikan potensi tersebut sebagai sumber nilai tambah bagi keluarga,” ujar Kindaris.
Melalui pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan, PNM terus membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri dan usahanya. Dengan memadukan penguatan kapasitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta perhatian terhadap kebutuhan keluarga, PNM berharap usaha nasabah dapat tumbuh semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.





































