JAKARTA, AirNav Indonesia dan Airbus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kolaborasi keberlanjutan dan efisiensi penggunaan ruang udara di Indonesia, Selasa, 29 September 2026. MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno dan President Airbus International Wouter van Wersch di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, serta disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.
Kerja sama ini menjadi kerangka bagi AirNav Indonesia dan Airbus untuk menjajaki berbagai peluang optimalisasi Manajemen Lalu Lintas Penerbangan (Air Traffic Management/ATM) di ruang udara Indonesia, dengan tujuan mendukung efisiensi operasional penerbangan nasional sekaligus mendorong operasional penerbangan yang lebih berkelanjutan.
Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam optimalisasi sistem penerbangan nasional melalui pengelolaan ruang udara yang semakin efisien.
“Bagi AirNav Indonesia, optimalisasi penerbangan nasional tidak terlepas dari bagaimana ruang udara dikelola secara aman, lancar, efisien, dan mampu merespons pertumbuhan lalu lintas udara. Melalui kolaborasi dengan Airbus, kami ingin mengidentifikasi berbagai peluang dan solusi yang dapat mendukung peningkatan efisiensi operasional penerbangan, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan ruang udara Indonesia,” ungkap Avirianto.






































