Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan tidak ada dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digunakan dalam pembuatan maupun penerbitan buku Islam Ala Prabowo. Keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran buku tersebut pada 2025 hanya dalam konteks hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan, kepercayaan masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa dijaga.
“Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur BAZNAS yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui BAZNAS adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” ujar Sodik dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Menanggapi perhatian masyarakat terhadap peluncuran buku Islam Ala Prabowo, Sodik menjelaskan, BAZNAS perlu menyampaikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai posisi dan keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.
“Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” tegasnya.
Sodik menambahkan, buku tersebut tidak ditulis maupun diterbitkan oleh tim BAZNAS. Keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran pada Rakornas BAZNAS tahun 2025 berada dalam konteks sinergi kelembagaan antara MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam literasi dakwah keagamaan, bukan sebagai bentuk keterlibatan BAZNAS dalam politik praktis.
Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto, sebagai pribadi dan Kepala Negara RI, selama ini memberikan perhatian dan dukungan yang sangat besar terhadap tugas dan fungsi BAZNAS.
“Selain dukungan kebijakan, beliau juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi kepada BAZNAS. Bersama tim BAZNAS, saat ini kami sedang memilih beberapa program unggulan BAZNAS untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia, yang bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.
Sodik menegaskan, BAZNAS menghormati perhatian dan kritik masyarakat serta berkomitmen menjaga amanah muzaki sebaik-baiknya.
“Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya,” ucapnya.






































