Beranda Ekonomi Bersama KAI dan Pemkot Bogor, Gojek Perkuat Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota...

Bersama KAI dan Pemkot Bogor, Gojek Perkuat Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor

16
0

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero), Gojek dan GoPay, serta Pemerintah Kota Bogor memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan ekosistem transportasi terintegrasi di Kota Bogor.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama KAI dan Pemerintah Kota Bogor terkait pengembangan kawasan stasiun serta kerja sama KAI dengan Gojek dan GoPay dalam penguatan layanan mobilitas digital yang berlangsung di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Senin (7/9).

Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Bogor dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) tentang Sinergi Pengembangan Perkeretaapian, Penataan Stasiun Kereta, dan Kawasan Pendukung di Kota Bogor mencakup pengembangan perkeretaapian, peningkatan pelayanan transportasi, penataan dan pengembangan stasiun kereta serta kawasan pendukung, integrasi antarmoda, dan optimalisasi potensi sumber daya di Kota Bogor.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pengembangan kawasan Stasiun Bogor, Stasiun Sukaresmi, Stasiun Ciomas, dan Stasiun Batu Tulis. Pada kawasan Stasiun Bogor, kerja sama mencakup pengaturan lalu lintas dan penataan UMKM di sekitar stasiun.

Dengan kerja sama KAI dengan Gojek dan GoPay memperkuat integrasi perjalanan masyarakat melalui perluasan titik jemput GoRide Instant dan GoCar Instant, pemanfaatan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group, serta penjajakan pemanfaatan teknologi Gojek dan GoPay untuk aplikasi Access by KAI maupun berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik dan KAI Services.

Chief of Partnership GoTo, Henky Prihatna menyampaikan apresiasi atas terwujudnya upaya bersama untuk membuat kawasan stasiun semakin rapi, aman, nyaman, dan terintegrasi.

“Gojek turut menjadi bagian dengan menghadirkan titik jemput GoRide dan GoCar Instant di 37 stasiun, termasuk di Stasiun Bogor. Kami berharap ini dapat membuat perjalanan masyarakat semakin mudah dan nyaman dari rumah ke stasiun, melanjutkan perjalanan dengan kereta, hingga sampai ke tujuan. Di saat yang sama, kami juga berharap agar kerja sama dan integrasi ini dapat membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi Mitra Driver Gojek,” ujar Henky.

Seperti yang diketahui, Penguatan kawasan transportasi di Kota Bogor memiliki relevansi dengan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat. Data KAI menunjukkan layanan Bogor Line melayani 105.704.913 pengguna sepanjang Januari–Agustus 2026, dengan rata-rata sekitar 435 ribu pengguna per hari. Pada 2025, Bogor Line mencatat 155 juta perjalanan pengguna.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, integrasi transportasi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar layanan publik semakin terhubung.

“KAI terus memperkuat ekosistem transportasi dengan menghubungkan layanan kereta api, kawasan, dan teknologi digital. Kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bogor, Gojek, dan GoPay menjadi bagian dari upaya menghadirkan perjalanan masyarakat yang semakin mudah, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Bobby.

Melalui Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kota Bogor, KAI akan melakukan identifikasi dan inventarisasi data, penyusunan kajian, pengembangan kawasan, integrasi antarmoda, penyediaan aksesibilitas pengguna layanan, serta penataan fasilitas pendukung kawasan stasiun.

“Stasiun merupakan simpul mobilitas masyarakat. Pengembangannya perlu dilakukan secara terpadu agar mendukung kebutuhan pelanggan dan perkembangan kawasan,” tambah Bobby.

Selain penataan kawasan stasiun dan penyediaan titik jemput Instant, kerja sama Gojek dan KAI mencakup beberapa inisiatif lain, di antaranya menghadirkan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group, hingga menjajaki pemanfaatan teknologi Gojek dan GoPay untuk aplikasi Access by KAI serta berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik dan KAI Services.

Kolaborasi Gojek dan KAI melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2022 melalui GoTransit, fitur yang mengintegrasikan layanan GoRide dan GoCar dengan KRL Commuter Line.

Melalui Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kota Bogor, KAI akan memperkuat koordinasi pengembangan kawasan stasiun melalui penyusunan kajian, integrasi transportasi, penataan akses mobilitas pengguna layanan, pemenuhan fasilitas pendukung ruang publik, serta pengembangan kawasan pendukung stasiun.

Kolaborasi antara KAI, Gojek, dan Pemerintah Kota Bogor memperkuat hubungan antara transportasi rel, kawasan perkotaan, dan layanan digital untuk mendukung perjalanan masyarakat yang semakin terhubung.

“Transportasi publik masa depan membutuhkan konektivitas yang menyeluruh. KAI akan terus memperkuat kolaborasi agar perjalanan masyarakat semakin terhubung, mulai dari kawasan tempat tinggal, stasiun, hingga tujuan akhir,” tutup Bobby.

Artikulli paraprakYWA, AAPA, dan GAS Bantu Padamkan Api di Luar Konsesi
Artikulli tjetërPacu Transaksi Mobile Banking, Bank BSN Serbu Merchant di Kota-Kota Besar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini