Jakarta, Jannah Firdaus kembali menorehkan pencapaian membanggakan di industri perjalanan Umrah dan Haji Indonesia. Dalam ajang Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026 yang digelar pada 31 Agustus 2026 dan turut ditayangkan melalui tvOne, Jannah Firdaus menerima penghargaan kategori Kinerja Operasional sebagai “PPIU of The Year”.
Acara Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026 turut dihadiri oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, bersama sejumlah tokoh strategis dari berbagai sektor. Kehadiran Wakil Menteri Haji dan Umrah RI semakin memperkuat posisi ajang tersebut sebagai momentum apresiasi sekaligus kolaborasi bagi perkembangan ekosistem Haji dan Umrah nasional.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Maria Goretti Limi dari tvOne selaku Direktur Business Marketing / Sales & Programming; Kemas Erwan Husainy, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia (BSI); Epril Purwandi, General Manager Anara Airport Hotel; Nugroho, Direktur Utama Telkomsel; Faisal S. Alallah serta Mr. Reham Zarei, Director of East Asia & Australia Saudia Airlines; perwakilan pimpinan DPP BERSATHU; Wawan Suhada, Ketua Umum DPP AMPHURI; Amri Yusuf, Anggota Badan Pelaksana (Executive Board Member) BPKH; serta Yusron Hibrizie, Head Of Syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, media, perbankan, maskapai penerbangan, perhotelan, telekomunikasi, asosiasi Haji dan Umrah, lembaga pengelola dana Haji, serta sektor pembiayaan menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan perjalanan Haji dan Umrah di Indonesia.
Dalam forum tersebut, penghargaan yang diterima Jannah Firdaus sebagai “PPIU of The Year” kategori Kinerja Operasional menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan perjalanan ibadah yang profesional, terintegrasi, serta berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan jamaah.
Bagi Jannah Firdaus, pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi amanah dan tanggung jawab untuk terus menjaga kepercayaan jamaah, meningkatkan standar pelayanan, memperkuat kualitas operasional, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam penyelenggaraan perjalanan Umrah dan Haji.
Penghargaan Menjadi Kepercayaan dan Tanggung Jawab
CEO Jannah Firdaus, Mr Wael Ahmed, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan kepada Jannah Firdaus. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan jamaah sekaligus kerja bersama seluruh tim dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Alhamdulillah, tentunya kami sangat bersyukur dan merasa terhormat atas penghargaan ini. Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang lebih besar kepada seluruh jamaah dan masyarakat,” ujar Mr Wael Ahmed.
Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut juga dipersembahkan kepada seluruh tim Jannah Firdaus yang selama ini bekerja dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tim Jannah Firdaus serta para jamaah yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. InsyaAllah, pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat dapat menunaikan ibadah Umrah dan Haji dengan mudah, aman, nyaman, serta mendapatkan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” lanjutnya.
Terus Berinovasi Setelah Mendapatkan Kepercayaan
Setelah menerima penghargaan tersebut, Jannah Firdaus menegaskan tidak ingin berhenti pada pencapaian yang telah diraih. Perusahaan akan terus melakukan pengembangan dan inovasi untuk memperkuat ekosistem pelayanan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi. Menurutnya, visi utama Jannah Firdaus adalah menghadirkan perjalanan menuju Baitullah yang semakin mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Pengembangan tersebut mencakup proses pendaftaran dan transaksi, persiapan keberangkatan, layanan visa, akomodasi, transportasi, handling, pendampingan ibadah hingga pelayanan jamaah selama berada di Tanah Suci.
“Ke depan kami tidak ingin berhenti hanya pada pencapaian ini. Kami akan terus melakukan inovasi dan memperkuat ekosistem pelayanan Jannah Firdaus, mulai dari proses pendaftaran, persiapan keberangkatan, akomodasi, transportasi, visa, handling, hingga pelayanan jamaah selama berada di Tanah Suci,” jelas Mr Wael Ahmed.
Ekosistem Mandiri Menjadi Salah Satu Kekuatan Jannah Firdaus
Salah satu keunggulan Jannah Firdaus adalah pengembangan ekosistem pelayanan Umrah dan Haji yang terintegrasi dari Indonesia hingga Tanah Suci. Sistem tersebut memungkinkan perusahaan memperkuat kontrol terhadap kualitas pelayanan, efisiensi operasional, serta kenyamanan jamaah.
Infrastruktur Mandiri
Jannah Firdaus memiliki infrastruktur pendukung di Arab Saudi, termasuk muassasah, layanan sebagai provider visa, serta jaringan akomodasi dan hotel di Makkah dan Madinah.
Keberadaan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam upaya perusahaan membangun pelayanan jamaah yang semakin terintegrasi selama berada di Tanah Suci.
Legalitas dan Standar Profesional
Kepercayaan jamaah juga diperkuat melalui legalitas dan standar perusahaan. Jannah Firdaus memiliki izin resmi PPIU dan PIHK, Terakreditasi A, serta menerapkan standar ISO 9001:2015.
Sejak berdiri pada 2003, Jannah Firdaus terus berupaya menjaga konsistensi keberangkatan serta meningkatkan standar pelayanan kepada jamaah.
Tim Ekosistem Profesional
Pelayanan Jannah Firdaus didukung jaringan cabang dan tim handling di Makkah, Madinah, dan Jeddah, serta Tour Leader dan Muthowwif yang kompeten dan bersertifikat.
Keberadaan tim di Indonesia maupun Arab Saudi menjadi bagian penting dalam memastikan perjalanan jamaah dapat berlangsung secara terkoordinasi dan mendapatkan pendampingan selama menjalankan ibadah.
Layanan Modern dan Terintegrasi
Di sisi teknologi, Jannah Firdaus terus melakukan transformasi pelayanan dengan mengembangkan sistem pendaftaran dan transaksi online yang terintegrasi.
Digitalisasi tersebut bertujuan memberikan kemudahan kepada jamaah dalam memperoleh informasi, melakukan pendaftaran, mengakses kebutuhan perjalanan, serta menjalani proses administrasi secara lebih praktis dan efisien.
“Saya percaya salah satu kekuatan Jannah Firdaus adalah kami tidak hanya menjual paket perjalanan, tetapi terus membangun sebuah ekosistem pelayanan Umrah dan Haji yang terintegrasi dari Indonesia hingga Tanah Suci. Jadi, yang kami bangun bukan hanya perjalanan Umrah atau Haji, tetapi pelayanan menyeluruh yang dapat memberikan rasa aman, kemudahan, dan kenyamanan bagi jamaah,” kata Mr Wael Ahmed.
Melalui kombinasi infrastruktur mandiri, legalitas yang kuat, tim profesional, serta pelayanan berbasis teknologi, Jannah Firdaus ingin menghadirkan perjalanan Umrah dan Haji yang semakin mudah, aman, nyaman, dan terjangkau.
Bukan sekadar memberangkatkan jamaah, Jannah Firdaus membangun ekosistem pelayanan dari Indonesia hingga Tanah Suci.
Dari Hotel Sendiri hingga Visi Memiliki Pesawat
Selain memperkuat sistem pelayanan yang telah berjalan, Jannah Firdaus juga memiliki rencana pengembangan jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan perjalanan jamaah.
Direktur Jannah Firdaus, Bapak Rahmat Syam, menjelaskan bahwa keberadaan hotel Jannah Firdaus di Makkah merupakan salah satu langkah perusahaan dalam membangun pelayanan yang lebih mandiri dan terintegrasi.
“Saat ini kami telah memiliki hotel sendiri di Makkah sebagai salah satu bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah. Dengan memiliki infrastruktur sendiri, kami berharap kualitas akomodasi dapat semakin terjaga dan pelayanan kepada jamaah menjadi semakin maksimal,” ujar Bapak Rahmat.
Ke depan, Jannah Firdaus juga memiliki visi yang lebih besar dalam pengembangan transportasi jamaah.
“InsyaAllah, ke depan kami juga memiliki visi untuk memiliki pesawat sendiri. Tentunya tujuan utama kami adalah memaksimalkan pelayanan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan paket Umrah dengan harga yang semakin terjangkau,” lanjutnya.
Visi tersebut menjadi bagian dari langkah jangka panjang perusahaan untuk membangun ekosistem perjalanan Umrah dan Haji yang semakin mandiri. Dengan pengelolaan berbagai komponen perjalanan secara lebih terintegrasi, efisiensi yang tercipta diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada jamaah.
Menjaga Kepercayaan Publik dan Media
Bagi Jannah Firdaus, memperoleh penghargaan bukan merupakan tujuan akhir. Tantangan yang lebih penting adalah bagaimana mempertahankan kepercayaan jamaah, masyarakat, mitra, dan media melalui kualitas pelayanan yang konsisten.
“Bagi kami, penghargaan bukanlah tujuan utama. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kami dapat mempertahankan kepercayaan jamaah dan masyarakat. Kepercayaan tidak bisa dibangun hanya melalui komunikasi atau penghargaan, tetapi harus dibuktikan melalui pelayanan yang konsisten,” jelas Mr Wael Ahmed.
Untuk mempertahankan kepercayaan tersebut, Jannah Firdaus berkomitmen terus menjaga profesionalisme, transparansi, kualitas layanan, kepastian proses perjalanan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
Perusahaan juga berupaya untuk terbuka terhadap berbagai masukan dari jamaah, mitra maupun media sebagai bagian dari proses penyempurnaan pelayanan.
“Kami ingin terus menjaga kualitas, transparansi dan profesionalisme, sekaligus mendengarkan kebutuhan jamaah. Apabila kami dapat menjaga kualitas dan terus memberikan manfaat nyata kepada jamaah, insyaAllah kepercayaan masyarakat akan semakin kuat. Penghargaan-penghargaan berikutnya bagi kami adalah bonus dari konsistensi pelayanan yang diberikan,” tambahnya.
Dengan demikian, Jannah Firdaus memandang setiap penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengingat agar perusahaan terus menjaga standar pelayanan yang telah dibangun.
Optimistis Melihat Peluang Industri Umrah dan Haji
Jannah Firdaus juga melihat prospek industri perjalanan Umrah dan Haji ke depan masih memiliki peluang yang besar, khususnya di Indonesia dengan tingginya minat masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.
Namun di tengah peluang tersebut, kebutuhan dan ekspektasi jamaah juga terus berkembang. Masyarakat semakin selektif dalam menentukan penyelenggara perjalanan ibadah.
Selain mempertimbangkan harga, calon jamaah kini semakin memperhatikan aspek legalitas, rekam jejak perusahaan, kepastian keberangkatan, kualitas hotel, pelayanan selama di Arab Saudi, pendampingan ibadah hingga kemudahan teknologi.
“Kami melihat peluang industri Umrah dan Haji ke depan masih sangat besar. Namun masyarakat saat ini juga semakin selektif. Mereka tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga melihat legalitas, kualitas pelayanan, kepastian keberangkatan, akomodasi, pendampingan ibadah, teknologi, serta rekam jejak perusahaan,” kata Mr Wael Ahmed.
Menurutnya, perkembangan industri ke depan akan semakin menuntut penyelenggara perjalanan Umrah dan Haji untuk memiliki fondasi yang kuat.
“Kami melihat masa depan industri ini berada pada perusahaan yang mampu membangun kepercayaan, infrastruktur, teknologi dan ekosistem pelayanan yang kuat. Karena itu Jannah Firdaus akan terus meningkatkan kapasitas operasional, memperkuat pelayanan dari Indonesia hingga Arab Saudi serta menghadirkan berbagai inovasi dan pilihan paket yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Di tengah pertumbuhan bisnis tersebut, Jannah Firdaus tetap menempatkan pelayanan jamaah sebagai tujuan utama.
“Harapan kami sederhana, yaitu semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kesempatan untuk datang ke Baitullah dengan perjalanan yang mudah, nyaman, aman, dan terjangkau. Karena bagi Jannah Firdaus, keberhasilan terbesar bukan hanya pertumbuhan bisnis, tetapi ketika semakin banyak jamaah dapat mewujudkan impiannya untuk beribadah di Tanah Suci,”pungkas Mr Wael.*
Melangkah Lebih Jauh untuk Melayani Jamaah Penghargaan PPIU of The Year – Kinerja Operasional dalam ajang Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026 menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan Jannah Firdaus.
Namun bagi perusahaan, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari sebuah pencapaian. Justru, penghargaan menjadi amanah untuk terus meningkatkan kualitas dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi jamaah.
Dengan penguatan ekosistem dari Indonesia hingga Tanah Suci, infrastruktur di Arab Saudi, hotel sendiri di Makkah, dukungan tim profesional, transformasi digital serta berbagai inovasi yang dipersiapkan ke depan, Jannah Firdaus optimistis dapat terus berkembang sebagai salah satu penyelenggara p erjalanan Umrah dan Haji yang dipercaya masyarakat.
Mr Wael Ahmed menutup dengan menegaskan kembali komitmen Jannah Firdaus:
“Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan kami. Ini adalah amanah untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik. Jannah Firdaus ingin terus bertumbuh, berinovasi, dan membangun ekosistem perjalanan Umrah dan Haji yang semakin kuat, sehingga semakin banyak masyarakat dapat menuju Baitullah dengan mudah, aman, nyaman, dan terjangkau.”
Jannah Firdaus
Sahabat Perjalanan Meraih Surga 🕋






































