Beranda Ekonomi BAZNAS Bersama CIDE Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pusat Komunitas Muslim Sydney

BAZNAS Bersama CIDE Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pusat Komunitas Muslim Sydney

21
0

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Centre for Islamic Dakwah and Education (CIDE) menjajaki peluang kerja sama terkait penggalangan dana untuk pembangunan pusat komunitas Muslim di Sydney, Australia dalam audiensi CIDE ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Kolaborasi ini digagas guna memfasilitasi ratusan warga Muslim Indonesia di Sydney yang dalam sembilan tahun terakhir terpaksa terus menyewa tempat untuk setiap kegiatan dakwah dan keagamaan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan mobilisasi dana akan dilakukan melalui skema co-fundraising yang transparan dan dapat dipantau bersama oleh kedua belah pihak.

“Kalau kita bisa fundraising-kan, berapapun dana terkumpulkan bisa membantu pembangunan ini,” jelas Rizaludin Kurniawan yang menerima delegasi CIDE, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, BAZNAS RI telah berpengalaman dan memiliki rekam jejak sukses dalam mengelola mobilisasi dana berbasis program tematik bersama berbagai yayasan kemanusiaan.

Rizaludin menilai kemitraan ini dapat mengoptimalkan penghimpunan dana melalui ekosistem BAZNAS RI yang memiliki jangkauan donatur luas dari berbagai kalangan, bahkan nanti berharap bisa terbentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS di Australia dengan menyesuaikan regulasi yang berlaku.

“Penggalangan dana melalui kelembagaan resmi BAZNAS juga akan menjamin legalitas, transparansi, serta jangkauan publikasi yang lebih aman dan terpercaya, bahkan bisa saja nanti dibentuk UPZ di Australia.” kata Rizaludin.

Sementara itu, Pengurus CIDE Sydney, Ustadz Shaifurrokhman Mahfudz, Lc., M.Sh., Ph.D., menyampaikan audiensi ini dilakukan untuk mengonsultasikan rencana penggalangan dana pembangunan pusat kegiatan masyarakat Muslim Indonesia di Australia.

Langkah ini diambil setelah selama sembilan tahun terakhir komunitas Muslim Indonesia di Sydney harus menyewa tempat untuk memfasilitasi berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan warga diaspora.

Shaifurrokhman mengatakan, inisiatif penjajakan kerja sama ini ditujukan untuk mewujudkan tempat ibadah yang permanen sekaligus memastikan skema pengumpulan donasi lintas negara mematuhi regulasi keuangan di Indonesia maupun Australia.

“Jadi karena itu sebelum kita melangkah di sana, kita harus sowan dulu ke BAZNAS, meminta pandangan, masukan, dan seterusnya,” kata Ustadz Shaifurrokhman Mahfudz.

Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Pengumpulan Badan Negara BAZNAS RI H. Faisal Qosim, Lc., M.A., CFRM. dan Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin.

Artikulli paraprakPerkuat Solusi Investasi dan Layanan Nasabah Privilege, Danamon Raih Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2026
Artikulli tjetërPTPN Group Bangun Ekosistem Hilirisasi Ubi Kayu Terintegrasi, Tandatangani MoU dengan 11 Mitra Strategis di Lampung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini