Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Angga Raka Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Hari Bhakti Postel) ke-81 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9). Upacara berlangsung khidmat diikuti perwakilan pelaku industri telekomunikasi dan pos, serta para veteran,“81 tahun lalu para pemuda kita berjuang mengambil alih jawatan Pos, Telegram, dan Telefon dari Pemerintah Jepang. Perjuangan itu membawa pesan relevan sampai saat ini, bahwa infrastruktur vital dan strategis telekomunikasi sangat penting bagi kedaulatan bangsa,” ujar Wamen Komdigi, Angga Raka dalam pidatonya.
Pemerintah, menurutnya, akan terus mendorong industri ITC dan digital agar terus tumbuh dan berkembang sehingga masyarakat Indonesia di semua daerah bisa saling terhubung, dan merasakan manfaat dari hadirnya layanan digital dan telekomunikasi secara nasional. “Hari ini bentuk perjuangannya berubah, kita tidak lagi mengambil alih sarana komunikasi, tapi saat ini memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai dan memanfaatkan kemajuan digital untuk kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Angga Raka.
Setelah upacara, Wamen Komdigi Angga Raka menyerahkan penghargaan sekaligus sebagai ucapan terima kasih kepada pelaku industri ICT atas kontribusinya kepada industri Digital Tanah Air terutama dalam gelaran Hari Bhakti Postel ke-81 tahun 2026.
Sukirman, seorang veteran usia 84 tahun, menyebut peringatan Hari Bhakti Postel sebagai bentuk penghargaan terhadap para pejuang Tanah Air. Sukirman yang terlibat langsung dalam perang memperebutkan Irian Barat pada tahun 1961-1963, berharap Hari Bhakti Postel terus digelar. Namun Sukirman punya kekhawatiran karena jumlah veteran di bawah naungan Korps Veteran Karyawan Postel semakin sedikit jumlahnya.
Saat dibentuk tahun 1969 berisikan lebih dari 500 orang, kini tersisa 16 orang, dengan rata-rata usia di atas 80 tahun. “Saya ini Korps Irian Barat PTT, penerus AM PTT untuk pembebasan Irian Barat. (Peringatan) ini baik sekali, kami merasa tetap diingat padahal dunia semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Hari Bhakti Postel ke-81, Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak sehingga seluruh rangkaian acara Hari Bhakti Postel ke-81 yang berlangsung sejak Agustus 2026 berjalan lancar dan semarak. Mulai dari pemeran teknologi dan digital, funwalk, kompetisi esports, turnamen mini soccer, donor darah, serta puncak acara yang berlangsung hari ini. Rangkaian kegiatan tidak hanya untuk komunitas ITC dan digital, tapi juga melibatkan masyarakat luas termasuk para generasi muda.
Keberhasilan semua rangkaian kegiatan, menurut Teddy berkat kerja sama yang apik antar-komunitas ICT dan digital, mulai dari asosiasi, operator, vendor dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Teddy pun optimis, dengan sinergi apik yang sudah terbangun ini, industri ITC dan digital akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga dapat berkontribuksi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, melalui inklusivitas layanan telekomunikasi dan digital di tengah masyarakat.“Kami sebagai pelaku industri konektivitas digital di Indonesia melihat bahwa inklusivitas digital sangat ditunggu oleh masyarakat secara luas dan merata. Ini tujuannya agar konektivitas ini semakin terintegrasi melibatkan seluruh ekosistem di Indonesia, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian yang ditopang melalui kematangan infrastruktur digital,” ungkap Teddy.






































