Beranda Ekonomi Daerah Abadikan Jejak Pengabdian, Paviliun Sodik Mudjahid Diresmikan di Kompleks PUSDAI Jabar

Abadikan Jejak Pengabdian, Paviliun Sodik Mudjahid Diresmikan di Kompleks PUSDAI Jabar

23
0

Bandung, Pengurus Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat meresmikan Paviliun Sodik Mudjahid sebagai bentuk apresiasi atas rekam jejak pengabdian yang mewarnai perkembangan lembaga tersebut di kompleks PUSDAI Jabar, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026).

Peresmian fasilitas baru yang mengabadikan nama Ketua BAZNAS RI tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian Paviliun Miftah guna mengapresiasi kontribusi ulama sekaligus cendekiawan Muslim Bandung, Miftah Faridl, dalam meletakkan fondasi pendirian PUSDAI Jabar.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan keberadaan PUSDAI Jabar sejak awal dirancang untuk mengokohkan peran lembaga keumatan yang profesional dan berdampak luas bagi masyarakat.

“PUSDAI dibangun dengan empat fungsi utama: sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat. Perpaduan antara kematangan para senior dan semangat profesionalisme anak muda adalah kunci memajukan lembaga ini,” jelas Sodik Mudjahid dalam sambutannya di acara tersebut.

Menurutnya, kemajuan PUSDAI Jabar pada masa awal tidak terlepas dari kombinasi ilmu dan keilmuan tokoh senior seperti Miftah Faridl serta semangat profesionalisme jiwa muda yang dipadukan untuk mendorong perkembangan lembaga keumatan tersebut.

“Nah, mudah-mudahan sekarang juga ada duet pengurus PUSDAI yang dahsyat juga, duet Jujun dan Ijang. Semoga PUSDAI nanti akan lebih maju ke depan,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl mengungkapkan rasa haru dan kerendahan hatinya atas penghormatan yang diberikan, seraya mengenang kerja keras para pengurus generasi awal dalam membangun lembaga keumatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk terus menjaga komitmen terhadap syiar Islam dan pengabdian bagi bangsa, serta memandang ijtihad perjuangan di berbagai bidang sebagai sarana meraih keridaan Allah.

“Ada di dalam atau di luar PUSDAI, mari kita besarkan karena ini merupakan peninggalan dari para sepuh dan pejabat di Jawa Barat,” kata Miftah Faridl dalam sambutannya.

Di sisi lain, Ketua DKM PUSDAI Jawa Barat Dr. K.H. Jujun Junaedi, M.A. menyampaikan penamaan kedua fasilitas tersebut merupakan bentuk penghormatan atas rekam jejak, keilmuan, dan teladan para pendiri lembaga tersebut.

“Kita torehkan nama orang yang hebat di dalam paviliun itu agar generasi mendatang melihat dan mencari tahu sejarah perjuangan serta eksistensi kedua tokoh tersebut,” ujar Jujun dalam sambutannya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, S.E., dan Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si. Selain itu, hadir pula Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., serta Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si. Jajaran akademisi juga tampak menghadiri kegiatan ini, di antaranya Rektor UNISBA Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dan Rektor UM Bandung Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU.

Artikulli paraprakUCID Cetak Laba Rp158,62 Miliar dan Pendapatan Neto Tumbuh Menjadi Rp4,44 Triliun
Artikulli tjetërBedah Buku “Memberantas Korupsi Sembari Korupsi”, Penegakan Hukum Disorot dari Hulu hingga Hilir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini