PENAJAM PASER UTARA – Komisaris Independen PT Brantas Abipraya (Persero), Isra D. Pramulya, melakukan kunjungan kerja ke Proyek Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek strategis nasional berjalan sesuai target, sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan, kualitas konstruksi, serta budaya keselamatan kerja di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Isra meninjau secara langsung progres pembangunan, mulai dari pekerjaan struktur, pengendalian mutu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga berbagai strategi percepatan yang tengah dijalankan guna menjaga penyelesaian proyek sesuai jadwal.
“Pembangunan kawasan legislatif di Ibu Kota Nusantara merupakan proyek strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di masa depan. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik. Saya mengapresiasi seluruh insan proyek yang terus menjaga komitmen tersebut,” ujar Isra D. Pramulya.
Proyek Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I yang dikerjakan oleh Waskita–Abipraya KSO ini adalah salah satu infrastruktur utama di kawasan legislatif IKN yang dikerjakan Brantas Abipraya untuk Otorita Ibu Kota Nusantara. Proyek dengan masa pelaksanaan selama 750 hari kalender, mulai dikerjakan 4 Desember 2025 dan ditargetkan tuntas pada Desember 2027. Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan tiga gedung utama, yakni Gedung A, Gedung B1, dan Gedung C1, beserta penataan kawasan pendukung, meliputi jalan kawasan, sistem utilitas, drainase, lanskap, hingga infrastruktur penunjang lainnya.
Berdasarkan laporan progres hingga minggu ke-33, pelaksanaan konstruksi terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pekerjaan pondasi seperti galian, timbunan, bored pile, dan soldier pile terus dipercepat, bersamaan dengan pekerjaan pile cap, pelat lantai, serta struktur bangunan yang kini memasuki tahapan konstruksi secara bertahap. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek mutu, keselamatan, dan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Isra juga menekankan pentingnya menjaga koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai tantangan pelaksanaan proyek, termasuk penyesuaian desain, kebutuhan pekerjaan tambahan, maupun optimalisasi metode konstruksi agar target pembangunan tetap dapat dicapai sesuai rencana.
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero) dalam memastikan setiap proyek strategis nasional tidak hanya mencapai target progres, tetapi juga memenuhi standar kualitas, keselamatan kerja, serta prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Melalui pembangunan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara, Brantas Abipraya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang modern, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai fondasi bagi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan.






































