Beranda UMUM Ancaman Tergerus Mobile Banking, Semangat Azizah Menjaga Denyut Nadi Ekonomi Keluarga

Ancaman Tergerus Mobile Banking, Semangat Azizah Menjaga Denyut Nadi Ekonomi Keluarga

13
0

Berdaya dan mandiri secara ekonomi sebagai ibu rumah tangga dengan memiliki penghasilan menjadi pilihan bijak tanpa harus mengorbankan dan lupa mengurus rumah tangga. Ya, di era ekonomi yang cukup menantang saat ini membantu atau menambah penghasilan suami bukan lagi suatu pilihan tetapi keniscayaan.  Hal ini juga membuktikan siapa bilang menjadi ibu rumah tangga bukan berarti tidak bisa berpenghasilan. Malah, jika jalannya tepat bisa menghasilkan rejeki yang besar dan cukup untuk menghidupi keluarga. Hal inilah yang dilakukan oleh Siti Nur Azizah (45), yang memiliki usaha warung serta Agen BRI Link sejak tahun 2018.

Meski tidak memiliki penghasilan puluhan juta, namun usaha tambahannya menjadi Agen BRI Link dengan modal Rp5 juta dirasakan cukup membantu penghasilan suami hingga bisa menabung. “Lumayan mas buka usaha Agen BRI Link bisa tambah-tambah buat jajan bahkan bisa nabung beli kontrakan,”ujarnya kepada Neraca saat ditemui di warungnya yang berada di Jl Jambu Kampung Utan Ciputat, Tangerang Selatan.

Selain itu, dari usahanya menjadi Agen BRI Link bisa bangun rumah di Tegal juga mampu menambah usaha es potong di Ciledug dengan 10 gerobak dan bisa buka lapangan kerja. Menurutnya dukungan BRI terhadap pelaku UMKM wanita seperti dirinya cukup besar. Pasalnya, tak hanya sekedar membuka akses menjadi Agen BRI Link tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan serta monitoring.

Berkat pendampingan tersebut, bisnis Agen BRI Link Azizah selalu ramai orang bertransaksi sehingga harus menambah modal hingga puluhan juta. Bahkan ramainya orang bertransaksi hingga sempat meraih penghargaan dari yang awalnya pemula menjadi Jawara sebelum pandemi Corona datang.

Dalam keanggotaan Agen BRILink menjadi agen berskala Jawara merupakan sebuah pencapaian bergengsi yang menunjukkan volume transaksi bulanan yang tinggi serta langkah awal menuju klaster tertinggi, yakni Juragan. Kebanyakan pelanggan Agen BRI Link miliknya adalah mandor pekerja proyek, pengusaha telor dan pejalan yang melintas.

Namun kini layaknya seperti roda yang terus berputar, Azizah berada di bawah seperti pemula. Tren pengguna mobile banking yang terus tumbuh serta terus meningkatnya jumlah pengguna dompet digital menekan volume transaksi di Agen BRILik miliknya. Apalagi berjamurnya jasa layanan ATM mini di beberapa warung menambah persaingan semakin ketat,”Saat ini baru capai 35 transaksi, masih sepi. Kondisi ini juga banyaknya pemain baru dan bahkan warung Madura juga bisa melayani transfer dan setor uang,”ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya tak putus asa dan terus mempertahankan usahanya menjadi Agen BRI Link sebagai denyut nadi ekonomi keluarga. Aktif sebagai anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu di Kelurahan menjadi medianya untuk mendorong inklusi keuangan dengan memanfaatkan Agen BRILink miliknya.

 

Menjaga Amanah

Dalam mempertahankan pelanggan yang ada, wanita asal Tegal ini menuturkan, pihaknya menjaga harga yang kompetitif hingga tawaran transaksi yang aman dan terpercaya,”Menjaga kepercayaan menjadi aset penting agar usaha ini tetap survive,”jelasnya.

Dirinya memiliki cerita buah manis dari menjaga kepercayaan, yakni tetangganya yang sengaja menyetor uang dalam jumlah besar Rp70 juta ke rekening BRI miliknya untuk ditarik bayar gaji pegawai tanpa memberikan catatan siapa pengirimnya.”Kaget mas ada duit masuk ke rekening, tanpa mengenal pemiliknya. Pada akhirnya pemilik datang ke warung yang ternyata pelanggan yang sudah percaya dengan saya,”tandasnya.

Dari warung miliknya, kebanyakan orang melakukan transaksi tarik dana dan dari usahanya tersebut mampu menghasilkan omzet Rp300 ribu perharinya. Kedepan, ibu satu anak ini memiliki target bisnis bisa menambah cabang Agen BRI Link dan bisa kembali meraih prestasi menjadi jawara hingga juragan.

Putri (40), tetangga yang juga pelanggan Agen BRI Link Azizah mengaku terbantu hadirnya Agen BRI Link untuk bertransaksi selain setor dana atau tarik uang,”Segala kebutuhan keuangan saya cukup dibantu lewat Agen BRI Link, meski ada biaya. Namun pertimbangan praktis dan hemat waktu menjadi alasan tetap pakai Agen BRI Link,”ujarnya.

BRI terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan dan UMKM perempuan dengan terus membuka akses luas permodalan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Apalagi, Indonesia memiliki mayoritas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tanah air adalah perempuan. Data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa lebih dari 50% dari sekitar 64,5 juta unit UMKM dikelola oleh tangan-tangan perempuan dari warung kelontong di gang sempit hingga bisnis kuliner artisan yang viral di media sosial.

Fenomena ini bukan sekadar angka statistik. Perempuan pelaku UMKM berperan ganda: sebagai ibu rumah tangga sekaligus penggerak ekonomi keluarga. Mereka memilih jalur wirausaha karena fleksibilitas waktu, minimnya akses ke dunia kerja formal, sekaligus semangat mandiri yang tumbuh dari kebutuhan nyata.

Hingga April 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia. Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produksi dengan porsi mencapai 66,47%, meliputi sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan.

Artikulli paraprakJLL Ungkap 82% Perusahaan Tiongkok di Luar Negeri Hadapi Tantangan Pemilihan Lokasi
Artikulli tjetërRespons Dinamika Pasar, OLX Rilis Fitur Baru Sub Kategori Mobil Baru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini