Beranda Ekonomi Daerah APKLI Merah Putih Ikut Pastikan Program Prioritas Prabowo Berjalan Baik Tanpa Penyimpangan

APKLI Merah Putih Ikut Pastikan Program Prioritas Prabowo Berjalan Baik Tanpa Penyimpangan

39
0

NERACAONLINE – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih menyatakan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan lima program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Kelima program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat, dan Rumah Rakyat.

Ketua APKLI Merah Putih, Ali Mahsun Atmo mengatakan, dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya organisasi dalam mendorong terwujudnya ekosistem ekonomi kerakyatan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kecil, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita dukung penuh dengan catatan dilaksanakan secara transparan, tidak ada korupsi, lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto. MBG, KDKMP, KNMP, Sekolah Rakyat, dan Rumah Rakyat,” kata Ali, saat acara Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja DPP APKLI Merah Putih periode 2026-2031 di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2026).

Menurutnya, kelima program tersebut memiliki posisi strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan.

Ali menyebut, keberadaan KDKMP dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memutus berbagai mata rantai persoalan yang selama ini membebani masyarakat.

“KDKMP ini bisa menjadi sarana memutus rantai kemiskinan, praktik ijon, rentenir, hingga jeratan judi online yang selama ini membebani masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan, APKLI Merah Putih juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, maupun praktik korupsi.

Ali mencontohkan pelaksanaan program MBG yang sempat diwarnai kasus keracunan. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program benar-benar sesuai dengan tujuan awal.

Dia menilai MBG tidak semestinya hanya dipandang sebagai program pemenuhan kebutuhan gizi bagi generasi penerus bangsa. Program tersebut juga dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal.

“MBG harus menjadi bagian dari penguatan ekonomi rakyat. Karena itu, kami akan terus memberikan masukan kepada pemerintah agar pelaksanaannya tetap berorientasi pada tujuan awal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ali menegaskan, APKLI Merah Putih akan terus memberikan masukan sekaligus melakukan pengawasan sosial terhadap implementasi berbagai program pemerintah tersebut. Pengawasan diperlukan agar program prioritas Presiden Prabowo tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan lima program unggulan Presiden Prabowo hingga 2029 harus diukur dari manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, hingga terputusnya rantai ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, praktik ijon, dan judi online,” pungkas Ali.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan aksi nyata kepedulian sosial penyerahan beasiswa kepada anak pelaku UMKM PKL Indonesia. Untuk pelajar SD sebesar Rp500 ribu, SMP Rp600 ribu, dan SMA sebesar Rp750 ribu.

Kemudian, bantuan modal usaha ke PKL Kopi Keliling dan Asongan masing-masing sebesar Rp1 juta dan santunan kepada yatim piatu masing-masing Rp250 ribu anak.

 

Artikulli paraprakKetika Ekonomi Bukan Sekadar Menghasilkan Uang (Memahami Etika dan Pertanggungjawaban Harta) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini