Beranda Pendidikan 25 Tahun BINUS International, Perluas Akses Pendidikan Global dari Indonesia

25 Tahun BINUS International, Perluas Akses Pendidikan Global dari Indonesia

23
0

 

NERACAONLINE – Memasuki usia ke-25 tahun, BINUS International terus memperkuat posisinya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berstandar internasional di Indonesia. Melalui perluasan kemitraan dengan universitas global, program gelar ganda (double degree), serta penguatan pengalaman lintas budaya, BINUS berupaya meningkatkan daya saing lulusan Indonesia di pasar kerja internasional.

Sejak berdiri pada 2001, BINUS International menjadi salah satu pionir program sarjana berstandar internasional di Indonesia. Kehadirannya membawa pendekatan pendidikan global ke dalam negeri melalui pembelajaran internasional, kolaborasi lintas negara, serta kesempatan bagi mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di luar negeri.

Vice President BINUS Higher Education & Professional Services, George Wijaya Hadipoespito, M.Sc., MBA, mengatakan lanskap pendidikan tinggi saat ini semakin terintegrasi secara global. Pendidikan internasional tidak lagi harus dimaknai sebagai keharusan mahasiswa menempuh seluruh masa pendidikan di luar negeri.

Menurutnya, akses terhadap pendidikan global, paparan internasional, dan pengalaman lintas negara kini semakin terbuka melalui institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kehadiran universitas global dan semakin luasnya kolaborasi lintas negara menunjukkan bahwa Indonesia semakin menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi dunia. Bagi perguruan tinggi Indonesia, perkembangan ini juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing global,” ujar George.

Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A., menambahkan BINUS International merupakan bagian dari komitmen BINUS dalam membangun lingkungan pendidikan yang semakin berorientasi global.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperluas kemitraan strategis dengan universitas bereputasi internasional, termasuk sejumlah perguruan tinggi yang masuk dalam jajaran Top 100 QS World University Rankings 2027, seperti UNSW Sydney, University of Birmingham, Boston University, dan University of Nottingham.

Andreas menegaskan, pendidikan internasional tidak cukup hanya ditandai dengan penggunaan kurikulum atau label global. Lebih dari itu, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman yang dapat membentuk kompetensi, jaringan, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan internasional.

“Bagi kami, pendidikan internasional bukan sekadar label. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan global exposure, membangun international network, serta memiliki kompetensi untuk belajar, bekerja, dan berkolaborasi dalam lingkungan global, namun tetap mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” jelasnya.

Salah satu implementasi pendekatan tersebut diwujudkan melalui program Double Degree. Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan menjalani pengalaman akademik di BINUS International sekaligus di universitas mitra luar negeri untuk memperoleh dua gelar.

Program tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa memperluas wawasan akademik, membangun jejaring internasional, serta memahami perbedaan budaya dan lingkungan kerja lintas negara.

Menurut Andreas, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif.

Dampak pengembangan ekosistem pendidikan internasional itu juga tercermin dari perjalanan alumni BINUS International yang kini berkarier di berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Sejumlah alumni di antaranya Jonathan Wahyudi, Founder Innovision3D; Jovan Adiputra, CEO & Founder Jasasistem; Enrica Melissa, Application Engineer di Randstad Jepang; serta Hartarto Winata, Rebates Officer di Samsung Australia.

Perjalanan para alumni tersebut menggambarkan beragam jalur karier yang dapat ditempuh lulusan, mulai dari kewirausahaan, profesional di perusahaan multinasional, hingga pengembangan karier di pasar kerja internasional.

Memasuki fase perjalanan berikutnya, BINUS International akan terus memperkuat pengalaman pendidikan global, memperluas kolaborasi dengan mitra internasional, serta mengembangkan lingkungan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Momentum 25 tahun ini sekaligus menegaskan semangat “From One Dream, A Thousand Possibilities”, yakni menghubungkan generasi muda Indonesia dengan dunia sekaligus membuka peluang lebih luas untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional dan masyarakat global.

Artikulli paraprakCIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026
Artikulli tjetërEkspor Baja Auri Steel ke Australia Bidik Rp132 Miliar per Tahun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini