Beranda Industri Agrinas Jaladri Bidik Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Agrinas Jaladri Bidik Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

17
0

 

NERACAONLINE – PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) tegaskan komitmen untuk perkuat daya saing perusahaan melalui penguatan organisasi, tata kelola perusahaan, dan pengembangan bisnis. Hal ini menjadi bahasan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (30/6).

RUPST menjadi momentum bagi Agrinas Jaladri untuk mengevaluasi kinerja sepanjang Tahun Buku 2025 sekaligus menetapkan arah bisnis ke depan. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan direksi, mencakup persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan 2025, laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris, penetapan remunerasi pengurus perseroan, penunjukan kantor akuntan publik untuk Tahun Buku 2026, serta perubahan susunan pengurus perusahaan.

Sebagai BUMN yang mendapat mandat mengembangkan ekosistem perikanan nasional, Agrinas Jaladri akan melanjutkan penguatan kapasitas organisasi, tata kelola, dan proses bisnis. Perseroan juga mendorong pengembangan portofolio usaha yang dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sektor perikanan.

Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Kharisma Febriansyah, mengatakan bahwa Tahun Buku 2025 menjadi pijakan penting bagi Perseroan untuk membangun kesiapan organisasi dalam menjalankan mandat yang lebih besar di masa mendatang. “Kami memandang tahun 2025 sebagai fase membangun fondasi. Fokus kami bukan hanya memperkuat organisasi dan tata kelola perusahaan, tetapi juga memastikan setiap langkah yang diambil mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari Pemegang Saham dan Dewan Komisaris, kami optimistis Agrinas Jaladri semakin siap menjalankan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sektor perikanan nasional,” jelasnya.

“Penguatan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan bisnis, tetapi juga oleh kemampuan membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan memiliki tata kelola yang kuat sebagai fondasi untuk bertumbuh secara berkelanjutan,” tutur Kharisma.

RUPST Tahun Buku 2025 turut menetapkan perubahan susunan direksi. Pemegang saham menunjuk Muslim Syamsuis Darwis sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Konsultan Konstruksi, menggantikan Jusarwanto yang telah menyelesaikan masa penugasannya. Pergantian tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sumber daya manusia, budaya perusahaan, serta penerapan tata kelola profesional guna menopang pertumbuhan Agrinas Jaladri secara berkelanjutan.

Komisaris Utama Agrinas Jaladri Nusantara, Eko Djalmo Asmadi, menegaskan Dewan Komisaris akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif agar setiap kebijakan strategis tetap sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Sinergi antara pemegang saham, Dewan Komisaris, dan direksi menjadi kunci agar perusahaan dapat menjalankan mandat secara profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi negara.” ujarnya.

“Dewan Komisaris akan terus mendukung berbagai inisiatif strategis Perseroan melalui fungsi pengawasan yang objektif serta pemberian masukan yang konstruktif, sehingga setiap langkah perusahaan tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan keberlanjutan,” tutur Eko.

Melalui keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam RUPST Tahun Buku 2025, Agrinas Jaladri semakin optimis melangkah ke depan dengan organisasi yang semakin solid, tata kelola yang semakin kuat, serta arah pengembangan usaha yang semakin terfokus. Perseroan akan melanjutkan langkah – langkah memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna membangun ekosistem perikanan nasional yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan Indonesia.

Artikulli paraprakTembus Rp7,08T, Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen pada 2025, Ditopang Produksi dan Efisiensi
Artikulli tjetërMasa Depan Ekonomi Indonesia Bergantung Kemampuan Beradaptasi Model Pertumbuhan yang Dibentuk AI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini