Beranda Ekonomi Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS dan Kitabisa Bangun Kampung Cahaya Zakat di Palestina

Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS dan Kitabisa Bangun Kampung Cahaya Zakat di Palestina

8
0

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, secara resmi menghadirkan Program Kampung Cahaya Zakat di kamp pengungsian Deir Al-Balah, Gaza, Palestina, Senin (11/5/2026). Langkah tersebut direalisasikan melalui serah terima bantuan secara virtual yang melibatkan Friends Of Palestine (FOP) sebagai mitra penyaluran lokal di wilayah Gaza.

Kampung Cahaya Zakat ini merupakan program kolaborasi kemanusiaan yang berasal dari dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS dan platform Kitabisa kitabisa.com/baznasuntukpalestina. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri RI.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, inisiatif ini menjadi bagian dari program “Membasuh Luka Palestina” yang bertujuan untuk mengukuhkan solidaritas masyarakat Indonesia di tengah krisis kemanusiaan yang masih melanda wilayah tersebut.

“Sore hari ini kita menunjukkan komitmen bangsa Indonesia, komitmen Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, yang sangat concern, sangat komit kepada perjuangan rakyat Palestina dan sangat concern kepada nasib rakyat Palestina. Itulah sebabnya beliau mendorong semua kekuatan yang ada di Indonesia, termasuk Badan Amil Zakat Nasional, untuk memberikan dukungan-dukungan dan bantuan-bantuan,” jelas Sodik dalam sambutannya.

Sodik menjelaskan, program Kampung Cahaya Zakat ini mencakup pembangunan 200 unit tenda keluarga, 50 unit toilet, tenda masjid seluas 100 meter persegi, hingga tenda kelas untuk memastikan aktivitas sosial dan ibadah tetap berjalan. Selain infrastruktur, program ini juga menghadirkan 151.000 liter air bersih serta ribuan paket makanan yang menyasar total 11.714 penerima manfaat. Ada juga kafalah bagi 20 guru sekolah dan tahfiz Quran selama enam bulan ke depan, yang diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan logistik darurat, tetapi juga menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian.

“Laporan ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban kepada para pendukung umat, kepada pendukung bangsa Indonesia yang telah mempercayakannya kepada BAZNAS,” tuturnya.

Sodik juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini, termasuk para muzaki dan munfik atas dukungan mereka dalam mewujudkan berbagai program kemanusiaan seperti pendirian Kampung Cahaya Zakat.

“Mohon doanya agar BAZNAS terus semakin dipercaya, yang dengan itu BAZNAS semakin peduli kepada para dhuafa, termasuk peduli kepada saudara-saudara kita di Gaza, di Palestina,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani Fathurrahman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS, para relawan, dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas nyata bagi rakyat Palestina.

Program Kampung Cahaya Zakat ini dipandang bukan sekadar bantuan fisik, melainkan pesan kuat bahwa jarak geografis tidak menghalangi kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan di Gaza.

“Kampung Cahaya Zakat ini menjadi salah satu bukti nyata dari semangat tersebut. Program ini bukan hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tenda, fasilitas sanitasi, masjid, atau sekolah, tetapi lebih dari itu menghadirkan harapan, menghadirkan rasa aman, menghadirkan rasa nyaman, dan yang paling penting menghadirkan pesan kepada saudara kita di Palestina bahwa mereka tidak sendiri,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Senior Manager NGO dan Community Partnership Kitabisa, Fadli Mubarok, menegaskan program Kampung Cahaya Zakat merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat Indonesia yang dikelola melalui kolaborasi lintas sektor antara lembaga filantropi, platform digital, dan pemerintah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan fisik sementara, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

“Semoga program ini tidak hanya menghadirkan hunian bantuan sementara, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat Gaza bahwa mereka tidak sendirian, kami masyarakat Indonesia membersamai mereka. Bahwa masyarakat Indonesia akan terus membersamai perjuangan kemanusiaan untuk Palestina sampai hari ini,” jelasnya.

Artikulli paraprakPerkuat Kolaborasi Sektor Hulu Migas, Hadapi Tantangan Geopolitik dan Ketahanan Energi Nasional
Artikulli tjetër54 Tahun Tumbuh Bersama, Bluebird Group Hadir di Setiap Momen Perjalanan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini