Beranda Ekonomi Daerah Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney...

Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

25
0

Bandar Lampung – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Holding
BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau
InJourney akan menggelar Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok,
Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada 16–19 Agustus 2026.

Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional Relawan Bakti BUMN yang
dilaksanakan di 11 titik lokasi di Indonesia, sebagai wujud kolaborasi BUMN dalam
memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa berkelanjutan.

Di Lampung Selatan, program dijalankan melalui sinergi PTPN III (Persero), PTPN I
(Persero) sebagai subholding PTPN Group, serta PT Aviasi Pariwisata Indonesia
(Persero/InJourney), PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (ITDC). Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan Desa
Bulok sebagai desa wisata yang berdaya, lestari, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa
Program Relawan Bakti BUMN merupakan bentuk kehadiran BUMN di tengah
masyarakat melalui kerja sama lintas sektor yang berorientasi pada dampak jangka
panjang.

“Relawan Bakti BUMN 2026 merupakan wujud sinergi dan kolaborasi BUMN untuk
hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. PTPN Group bersama InJourney
Group ingin memastikan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan selama
beberapa hari, tetapi menjadi awal dari kemitraan yang berkelanjutan bersama
masyarakat Desa Bulok agar potensi yang dimiliki dapat berkembang dan
memberikan manfaat ekonomi maupun sosial,” ujar Denaldy.

Pemilihan Desa Bulok didasarkan pada potensi wisata alam yang dimiliki, terutama
kawasan Pantai Teluk Nipah, yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan
sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Di sisi lain, desa tersebut masih
menghadapi sejumlah tantangan, antara lain pengelolaan lingkungan, penguatan
kapasitas UMKM, peningkatan layanan pariwisata, dan akses terhadap pendidikan.

Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan akan berlangsung selama
empat hari, mulai 16 hingga 19 Agustus 2026, dengan total 12 kegiatan yang terbagi
ke dalam tiga klaster utama.

Klaster Kelestarian Lingkungan dan Infrastruktur mencakup pembersihan pantai, pembuatan tempat sampah, perbaikan rumah ibadah, serta penanaman 810 bibit kelapa.

Klaster Pemberdayaan Ekonomi berfokus pada
pelatihan digitalisasi UMKM, pengelolaan media sosial, penyusunan keuangan usaha, dan peningkatan standar pelayanan bagi pengelola guest house.

Sementara itu, klaster Sosial, Kesehatan, dan Pendidikan meliputi kegiatan relawan mengajar,
layanan Posyandu, pemeriksaan kesehatan, serta rangkaian kegiatan peringatan
HUT ke-81 Republik Indonesia.

Pelaksanaan program juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN diharapkan dapat
mempercepat pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan
Desa Bulok sebagai desa wisata berkelanjutan.

Denaldy menambahkan, momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, gotong royong, dan kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap Relawan Bakti BUMN 2026 dapat menjadi awal dari kemitraan jangka
panjang antara BUMN dan masyarakat Desa Bulok. Keberhasilan program ini tidak
hanya diukur dari kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari dampak yang terus tumbuh
setelah program selesai,” katanya.

Bersamaan dengan hal tersebut, Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman,
mengatakan bahwa Program Relawan Bakti BUMN menjadi ruang bagi insan BUMN
untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membawa semangat kolaborasi
dan gotong royong dalam memberikan manfaat yang nyata.

“Bagi InJourney, Relawan Bakti BUMN bukan sekadar kegiatan kerelawanan, tetapi
juga menjadi ruang bagi insan BUMN untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama
masyarakat. Kami percaya bahwa pembangunan pariwisata yang berkelanjutan harus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari prosesnya. Karena itu,
keterlibatan para relawan di Desa Bulok kami harapkan dapat turut memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi desa secara berkelanjutan,”ujar Herdy.

Herdy juga menambahkan kalau kegiatan ini harus berkelanjutan dengan memberikan
dampak kepada masyarakat lokal.

“Pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui bantuan, tetapi juga dengan
membangun kapasitas agar mereka mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui materi workshop yang dibuat oleh Sarinah Pandu mengenai pengelolaan keuangan, digitalisasi, dan pemanfaatan media sosial ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat semakin adaptif, profesional, serta mampu memperluas akses pasar. Inilah semangat Bakti BUMN, menghadirkan manfaat yang nyata sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat dari tingkat lokal.” pungkas Herdy.

Rangkaian kegiatan Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan akan dimulai
pada Minggu, 16 Agustus 2026, dan menjadi bagian dari gerakan kolaboratif BUMN
untuk memperkuat desa, mendorong pemberdayaan ekonomi, menjaga lingkungan
pesisir, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di momentum peringatan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masyarakat dapat mengikuti perkembangan dan berbagai kegiatan Relawan Bakti
BUMN 2026 di Lampung Selatan melalui akun Instagram resmi @rbblampungselatan2026.

Melalui kanal tersebut, publik dapat memperoleh informasi mengenai jadwal kegiatan, dokumentasi harian, serta berbagai program pemberdayaan yang dilaksanakan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

 

Artikulli paraprakPrudential Meluncurkan Kampanye “Janji, jadi nyata”
Artikulli tjetërPerluas QRIS untuk Pedagang, BSI Dorong Digitalisasi Pasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini