Beranda Ekonomi Prudential Meluncurkan Kampanye “Janji, jadi nyata”

Prudential Meluncurkan Kampanye “Janji, jadi nyata”

29
0

Jakarta, 14 Agustus 2026  Prudential plc meluncurkan “Janji, jadi nyata”, sebuah kampanye regional Prudential di Asia yang dibangun dari sebuah gagasan sederhana: bahwa di balik setiap rencana keuangan, pengorbanan, dan keputusan penting, sering kali terdapat satu janji sederhana, untuk melindungi, memberikan yang terbaik, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga. Setiap hari, masyarakat bekerja keras untuk mewujudkan janji tersebut bagi keluarga mereka.

Janji tersebut hadir dalam berbagai bentuk dan di setiap tahap kehidupan. Ada orang tua yang ingin melihat anaknya tumbuh dan meraih cita-cita, pasangan yang ingin terus mendampingi satu sama lain, atau seseorang yang berkomitmen untuk tetap sehat dan hadir bagi keluarganya. Pada akhirnya, janji bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan, tetapi tentang apa yang kita lakukan untuk mewujudkannya.

Ketika sebuah janji diwujudkan melalui tindakan, di situlah wujud cinta kita bagi keluarga menjadi nyata. Namun, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Karena itu, mempersiapkan perlindungan menjadi salah satu cara untuk menjaga hal-hal yang paling berarti.

Kampanye baru ini hadir di delapan pasar di Asia, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Hong Kong, dan Taiwan. Di Indonesia, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah menunjukkan  bahwa setiap polis memiliki makna lebih dari sekadar produk perlindungan. Di baliknya terdapat janji yang sangat personal untuk melindungi diri, menjaga keluarga, dan mempersiapkan masa depan orang-orang yang paling berarti.

Mengangkat kisah autentik yang dekat dengan kehidupan sehari hari, “Janji, jadi nyata” hadir melalui situs dan media sosial Prudential Indonesia dan Prudential Syariah, serta berbagai acara yang dilakukan di sejumlah kota di Indonesia.

Kisah “Janji, jadi nyata” menceritakan seorang anak yang kemudian memahami bahwa berbagai hal yang dilakukan ibunya adalah bentuk cinta dan upaya mempersiapkan masa depannya. Saat dewasa, ia pun paham bahwa ibunya memberikan yang terbaik untuk dirinya dan dia pun ingin melakukan hal yang sama bagi sang ibu di masa tuanya—menunjukkan bahwa janji sering kali dimulai dari hal sederhana dan diwujudkan melalui tindakan nyata.

Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, mengatakan bahwa kampanye ini mencerminkan komitmen Prudential untuk terus hadir dan memberikan perlindungan yang relevan bagi Nasabah saat ini dan di masa depan.

“Melalui kampanye ‘Janji, jadi nyata’, kami ingin menunjukkan bahwa di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, ada janji kepada diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai. Bagi Prudential, janji tersebut diwujudkan dengan terus memahami kebutuhan Nasabah, menghadirkan solusi perlindungan yang relevan, serta memberikan layanan dan pengalaman yang dapat memberikan rasa aman dan percaya diri ketika dibutuhkan. Karena pada akhirnya, yang kami lindungi bukan hanya kesehatan dan finansial, tetapi juga rencana dan masa depan yang ingin diwujudkan bersama keluarga,” ujar Karin.

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, menambahkan bahwa bagi Prudential Syariah, perlindungan juga merupakan bentuk kepedulian dan amanah untuk saling menjaga, sekaligus wujud semangat tolong-menolong (ta’awun) antar sesama Peserta.

“Bagi Prudential Syariah, perlindungan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang ikhtiar untuk menjaga diri dan orang-orang yang kita cintai. Di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, terdapat amanah untuk menjaga keluarga dan mempersiapkan masa depan. Lebih dari itu, dalam prinsip syariah, setiap Peserta senantiasa memiliki semangat dan komitmen untuk tolong-menolong antar sesama (ta’awun), karena kontribusi yang diberikan melalui dana tabarru’ juga menjadi bentuk gotong royong untuk membantu Peserta lain yang sedang membutuhkan. Melalui ‘Janji, jadi nyata’, kami ingin menunjukkan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dengan memberikan perlindungan dan manfaat ketika dibutuhkan,” ujar Vivin.

Kisah Judith, Penyintas Kanker yang Merasakan Langsung “Janji, jadi nyata”

Salah satu kisah “Janji, jadi nyata” datang dari Judith T., 44 tahun, Nasabah Prudential Indonesia asal Jakarta. Judith pernah memiliki polis Prudential, namun sempat menghentikannya. Seiring berjalannya waktu, ia semakin memahami bahwa kondisi kesehatan tidak selalu dapat diprediksi. Kesadaran tersebut mendorongnya untuk kembali menjadi Nasabah Prudential Indonesia pada awal tahun 2024. Meski mengalami beberapa kali penyesuaian premi, Judith memilih mempertahankan perlindungannya karena meyakini bahwa perlindungan kesehatan merupakan bagian penting dari perencanaan masa depan. Ketika didiagnosis kanker pada akhir 2025, perlindungan yang dimilikinya menjadi semakin berarti dalam menjalani proses perawatan.

Ia mengatakan, “Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kesehatan kita. Ketika akhirnya saya membutuhkan perlindungan ini, saya benar-benar merasakan manfaatnya dan merasa sangat terbantu. Pengalaman tersebut membuat saya semakin yakin bahwa keputusan untuk mempertahankan perlindungan adalah keputusan yang tepat. Bagi saya, mempersiapkan perlindungan sejak awal bukan hanya tentang menghadapi kemungkinan terburuk, tetapi saya ingin tetap memiliki ketenangan untuk menjalani hidup, mendampingi keluarga”.

Pengalaman Judith menunjukkan perlindungan adalah bagian dari persiapan untuk menghadapi risiko dan berbagai ketidakpastian dalam hidup. Bagi Prudential, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai solusi perlindungan dan kesehatan, inovasi, layanan klaim, serta pengalaman yang relevan di setiap tahap kehidupan. Tenaga pemasar juga berperan penting dalam mendampingi secara lebih dekat dan personal sesuai kebutuhan Nasabah dan Peserta.

Bagi Prudential, menepati janji berarti hadir ketika dibutuhkan. Sepanjang tahun 2025, Prudential Indonesia telah membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp16 triliun kepada 332.122 penerima manfaat, sementara Prudential Syariah menyalurkan Rp2,2 triliun klaim kepada 68.922 penerima manfaat. Komitmen tersebut terus berlanjut pada kuartal I 2026, dengan Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp4,4 triliun kepada 161.194 penerima manfaat, dan Prudential Syariah menyalurkan Rp529 miliar kepada lebih dari 21 ribu penerima manfaat, menegaskan komitmen bersama untuk mendampingi Nasabah dan Peserta saat menghadapi berbagai risiko kehidupan.

Komitmen untuk mewujudkan janji tidak hanya terlihat dari manfaat yang dibayarkan kepada Nasabah dan Peserta, tetapi juga dari kepercayaan yang terus diberikan oleh keluarga Indonesia. Berdasarkan survei independen, Prudential Syariah menempati posisi No.1 dalam Brand Preference dan rekomendasi Peserta (relationship Net Promoter Score/rNPS) di industri asuransi jiwa syariah Indonesia. Pencapaian ini mencerminkan bahwa Prudential Syariah menjadi pilihan sekaligus direkomendasikan oleh keluarga yang telah merasakan manfaat perlindungan yang diberikan.

Prudential terus berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung yang tepercaya, membantu Nasabah dan Peserta mewujudkan rencana masa depan, melindungi keluarga, dan membuat janji jadi nyata bagi orang-orang yang dicintai.

 

Artikulli paraprakPerguruan Tinggi Didorong Jadi Mitra Strategis DPR Lewat Top Indonesian Law Schools 2026
Artikulli tjetërLampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini