Beranda Market UCID Cetak Laba Rp158,62 Miliar dan Pendapatan Neto Tumbuh Menjadi Rp4,44 Triliun

UCID Cetak Laba Rp158,62 Miliar dan Pendapatan Neto Tumbuh Menjadi Rp4,44 Triliun

22
0

 

NERACAONLINE – PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Kode Saham BEI: UCID), produsen terkemuka produk perawatan bayi, pembalut wanita, perawatan kesehatan/popok dewasa, serta makanan dan toiletries hewan peliharaan, mengumumkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode Semester I-2026.

Perseroan berhasil mencatatkan pemulihan operasional dan kinerja keuangan yang solid sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Pemulihan Kinerja Keuangan yang Solid

Selama semester I-2026, Perseroan membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp4,44 triliun, tumbuh 4,1% dibandingkan Rp4,27 triliun pada periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini juga ditopang oleh pertumbuhan penjualan domestik yang mencapai Rp4,02 triliun dan penjualan ekspor Rp423,45 miliar.

Melalui efisiensi operasional yang optimal, Perseroan berhasil mencatatkan laba operasi sebesar Rp116,362 miliar, berbalik positif dari posisi rugi operasi sebesar Rp2,293 miliar pada semester I-2025.

Secara keseluruhan, UCID sukses mencatatkan pemulihan kinerja (turnaround) yang signifikan dengan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp158,62 miliar pada semester I-2026, berbalik positif dari posisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,15 miliar.

Pemulihan fundamental ini turut mendapat respons positif dari pasar modal. Harga saham UCID menguat sekitar 11,8%, bergerak naik dari Rp372,00 per saham pada akhir Juni 2026 menjadi di atas Rp410,00 per saham pada awal Agustus 2026. Penguatan harga saham tersebut menunjukkan bahwa perbaikan kinerja fundamental Perseroan mendukung pemulihan profitabilitas Perseroan dan telah memperoleh respons positif dari pasar.

Tren tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan investor terhadap keberlanjutan pemulihan kinerja Perseroan ke depan. Namun demikian, pergerakan harga saham juga tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar modal secara keseluruhan, sentimen sektor, serta faktor eksternal lainnya, sehingga perkembangan kinerja saham perlu terus dipantau sejalan dengan konsistensi pencapaian kinerja Perseroan pada periode berikutnya.

Strategi Penguatan Portofolio dan Distribusi

Menjelaskan pendorong utama kinerja positif Perseroan, Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka, menyampaikan capaian kinerja ini didorong oleh langkah strategis Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis, utamanya melalui peningkatan kontribusi segmen Feminine Care (FC) yang berhasil mendorong rasio laba bruto.

“Pada saat yang sama, UCID memperkuat saluran distribusi ke jaringan General Trade (GT) serta meningkatkan eksposur produk. Pertumbuhan positif ini juga didukung oleh kinerja kuat di platform e-commerce, penataan ulang jaringan distribusi, serta pengelolaan arus kas dan perputaran piutang yang kian stabil,” katanya, seperti dikutip dalam keterangan.

Prospek Menuju Semester II-2026

Pada semester dua tahun 2026, UCID bertujuan untuk ekspansi berkelanjutan tanpa menghentikan momentum pertumbuhan. Menanggapi faktor lingkungan eksternal seperti kenaikan biaya material dan peningkatan biaya pengiriman karena situasi di Timur Tengah dan situasi ekonomi di Indonesia, secara fundamental mengubah fondasi manajemen dengan mempercepat kategori bisnis yang menguntungkan, melakukan investasi terfokus pada pertumbuhan saluran distribusi, dan berinovasi produk untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Kegiatan bisnis ini kami jalankan selaras dengan komitmen keberlanjutan ‘Ethical Living for SDGs’ demi memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Yasutaka.

 

Artikulli paraprakPerkuat Kehadiran di Indonesia, Bybit Siapkan Ekspansi Produk dan Kemitraan
Artikulli tjetërAbadikan Jejak Pengabdian, Paviliun Sodik Mudjahid Diresmikan di Kompleks PUSDAI Jabar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini