NERACAONLINE – PT Multi Bintang Indonesia Tbk (IDX: MLBI), bagian dari The HEINEKEN Company, mencatatkan kinerja yang solid pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan dua digit. Penjualan bersih meningkat 13% dan laba usaha naik 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal itu didorong oleh pertumbuhan volume, strategi harga yang efektif, serta kinerja portofolio yang kuat.
Pertumbuhan ini turut meningkatkan profitabilitas, dengan laba bruto naik 19% dan margin laba usaha meningkat menjadi 37,9%. Kinerja ini mencerminkan disiplin biaya, optimalisasi operasional, serta kemampuan Perseroan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan peningkatan produktivitas.
“Kinerja positif pada kuartal pertama ini mencerminkan konsistensi eksekusi strategi kami di tengah dinamika pasar. Kami terus fokus memperkuat portofolio merek, memperluas jangkauan konsumen, serta menjaga disiplin operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Roland Bala, Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia, seperti dikutip dalam keterangannya, Kamis (11/6).
Mempercepat Transformasi dengan EverGreen 2030
Sebagai perusahaan yang telah hadir selama 95 tahun di Indonesia, Multi Bintang Indonesia terus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang melalui strategi EverGreen 2030. Strategi ini berfokus pada tiga prioritas, yaitu akselerasi pertumbuhan (accelerating growth), peningkatan produktivitas (step-up productivity), dan kesiapan bisnis jangka panjang (focus future fit), untuk memastikan Perseroan tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika industri.
Dalam mengakselerasi pertumbuhan, Perseroan menjalankan tiga pilar utama: memperkuat kepemimpinan BINTANG di segmen mainstream, membangun fondasi Heineken® di segmen premium, serta memperluas aksesibilitas melalui inovasi produk dan kemasan.
Sebagai merek ikonik di Indonesia, BINTANG terus memperkokoh posisinya melalui portofolio yang relevan, mulai dari BINTANG Pilsener dan BINTANG Crystal hingga varian flavored seperti BINTANG Radler, BINTANG Anggur Merah, dan BINTANG Arak Jeruk & Madu untuk menjawab preferensi konsumen yang semakin beragam.
Di segmen premium, Heineken® memperkuat kedekatan dengan konsumen melalui berbagai aktivasi dan pengalaman berkelas, termasuk kampanye global dengan UEFA Champions League serta sponsorship festival musik untuk menghadirkan koneksi sosial yang bermakna.
Perseroan juga terus memperluas portofolio produknya guna memenuhi kebutuhan pasar yang semakin beragam dan sesuai untuk berbagai kesempatan serta preferensi konsumen. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan memperkenalkan Kawan Senja sebagai bir berkualitas tinggi yang diproduksi sesuai standar internasional, menghadirkan pengalaman menikmati bir yang ringan dan menyegarkan dengan harga yang terjangkau. Di saat yang sama, transformasi digital terus diperkuat melalui platform OMNI dan eB2B untuk meningkatkan efektivitas distribusi dan memperluas akses konsumen.
Mengintegrasikan Keberlanjutan dalam Strategi Bisnis
Komitmen keberlanjutan Perseroan diwujudkan melalui strategi Brew a Better World 2030 yang mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis. Di bidang konsumsi bertanggung jawab, Perseroan meraih sertifikasi halal untuk Green Sands dan secara aktif terus mendorong kesadaran konsumsi bertanggung jawab melalui materi edukasi publik.
Pada aspek sosial, Multi Bintang Indonesia menjalankan program OTTER (Offshore & Tidal Trash Elimination Rig) untuk membantu mengurangi polusi plastik di pesisir. Perseroan juga memberdayakan komunitas lokal melalui Bamboo Project yang mendukung penciptaan nilai sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Di bidang lingkungan, Perseroan mempertahankan status fully water balance di seluruh fasilitas produksinya, mencapai 99% penggunaan energi terbarukan di fasilitas produksinya, serta memperluas penerapan kemasan yang dapat digunakan kembali.
Komitmen ini juga tercermin melalui berbagai penghargaan, termasuk ESG Initiative Awards, Fortune Indonesia Change the World, serta pencapaian sebagai Great Place to Work selama tiga tahun berturut-turut dan masuk dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For in Southeast Asia.
Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan
Sebagai bagian dari upaya memastikan kesinambungan bisnis, Perseroan mengumumkan perubahan pada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris.
Pada jajaran Direksi, Stephanie Yolande Peregrin digantikan oleh Thomas Hylke Jogchum Zandt. Sementara itu, pada Dewan Komisaris, Gagan Sawhney dan Daaf Jacobus van Tilburg ditunjuk untuk menggantikan Uday Shankar Sinha dan Jose Rolando Saenz Dominguez. Gagan saat ini menjabat sebagai Regional Chief Financial Officer (CFO) Asia Pasifik di HEINEKEN, sementara Daaf memiliki pengalaman panjang dan kepemimpinan lintas pasar di HEINEKEN.
Perubahan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola, menghadirkan perspektif baru, serta memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika industri. “Kinerja yang kami capai hari ini menjadi fondasi untuk langkah berikutnya. Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang solid, kami yakin bahwa Multi Bintang Indonesia dapat terus mengeksekusi strategi pertumbuhan, memperkuat daya saing, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” tutup Roland.






































