Beranda CSR Semarakkan HUT REI Ke-54 Pintu Baja Fortress Ikut Tanam Satu Juta...

Semarakkan HUT REI Ke-54 Pintu Baja Fortress Ikut Tanam Satu Juta Pohon di Lampung

12
0

Dalam rangka memperingati hari jadi ke-54 Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia (REI), kegiatan peduli lingkungan menyertai hari jadi REI dengan melakukan program penghijauan dan konservasi lingkungan sebagai dukungan menyeluruh terhadap program pembangunan 3 juta rumah layak huni dan berkelanjutan.

JBS Perkasa melalui produk pintu baja andalan, Fortress, ambil bagian di perayaan tersebut dengan menanam satu juta aneka bibit pohon sebagai upaya menggerakkan masyarakat mau menanam dan merawat pohon.”Saya melihat program penanaman satu juta yang dicanangkan oleh Ketua REI Bapak Joko Suranto ini sangat baik, terukur dan sangat bisa dicapai. Fortress sangat mendukung kampanye ini karena dengan material pintu sebelumnya, di setiap pintu rumah ada pohon yang ditebang. Sebab itu, kegiatan ini bertujuan saatnya kita mengembalikan ke alam apa yang pernah diambil,”kata Joni Effendi, Founder dan Chief Executive Officer (CEO) JBS Perkasa dalam siaran persnya di Lampung, Jum’at (8/5).

Dirinya menilai, penananman satu juta pohon ini bukan simbolis semata, tetapi bentuk konkrit keseimbangan pembangunan kesejahteraan rumah rakyat yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dukungan ini tidak lepas karena sektor real estat dan bahan bangunan berkaitan erat, saling terhubung dan mempunyai tanggung jawab bersama.

Bila perusahaan pengembang memenuhi kebutuhan hunian, maka Fortress memastikan bahan yang digunakan tidak hanya berkualitas, aman dan tahan lama, melainkan juga memiliki dampak baik terhadap lingkungan sehingga manfaatnya berlanjut dan dirasakan oleh generasi selanjutnya. “Semoga dengan kolaborasi ini bisa menginspirasi semua pelaku usaha di bidang properti dan building material untuk kita bisa bersama-sama membangun dan melestarikan Indonesia,” tandasnya.

Sementara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengapresiasi inisiatif REI dan Fortress yang mendukung program pemerintah yang berkaitan tentang lingkungan, melalui gerakan penanaman satu juta pohon. Untuk mendukung gerakan penanaman satu juta pohon tersebut, maka pemerintah pun akan mendukungnya melalui rencana pembuatan regulasi satu rumah wajib menanam pohon satu hingga dua pohon. “Kami sedang pikirkan dan persiapkan kebijakan setiap rumah baik itu komersial maupun subsidi harus ditanam di depannya oleh pengembang satu sampai duapohon,” kata Maruarar Sirait.

Dia menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk tetap memastikan ekosistem terjaga di tengah pembangunan. “Bila dihitung dari rumah subsidi satu tahun kuotanya 350 ribu unit, bila satu rumah tertanam satu pohon maka bisa 350 ribu pohon,” lugasnya.

Disampaikannya, upaya menyeimbangkan antara lingkungan dengan pembangunan tersebut pun telah dilakukan di Taman Kehati Lampung dengan mengusung konsep kearifan masyarakat lokal Lampung, yakni Repong. Sebelumnya diketahui Taman Kehati Lampung merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam membangun kawasan konservasi keanekaragaman hayati seluas hampir 25 hektare di kawasan Kotabaru.

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, kawasan tersebut telah ditanami sekitar 13 ribu pohon dari lebih 120 spesies tanaman lokal. “Jadi itu nanti akan masif tertanam pohon-pohon, kalau setiap rumah bisa menanam pohon. Belum lagi ada sejarah dari masyarakat Lampung sendiri untuk melakukan penghijauan. Jadi di sini bukan hanya pohonnya tapi nanti hewan-hewan bisa ada di sini,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menegaskan, program penanaman sejuta pohon merupakan bentuk tanggung jawab sosial REI terhadap kelestarian bumi dan masa depan generasi mendatang. Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang ramah lingkungan di berbagai daerah di Indonesia. “Kami ingin mewariskan bumi yang lebih baik kepada anak cucu kita. Karena itu, penanaman pohon menjadi gerakan nyata yang terus kami lakukan dalam setiap momentum organisasi,” ujar Joko Suranto.

Peringatan HUT Ke-54 di Lampung dihadiri sekitar 1.000 anggota REI dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan dikemas tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga forum strategis yang menyatukan pelaku industri dalam menghadapi dinamika pasar properti yang kian kompleks. Selain itu, digelar pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Artikulli paraprakDukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang
Artikulli tjetërDukung Mitigasi Perubahan Iklim, Surveyor Indonesia luncurkan SIClirisk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini