Beranda Ekonomi Kemensos dan Baznas Sinergi Bangun Kampung Nelayan dan Renovasi Rutilahu

Kemensos dan Baznas Sinergi Bangun Kampung Nelayan dan Renovasi Rutilahu

11
0

Jakarta, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sepakat membangun kolaborasi strategis untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Fokus kerja sama menyasar pada peningkatan kesejahteraan sosial melalui program pemberdayaan hingga sinergi program Sekolah Rakyat dengan dukungan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk orang tua atau keluarga siswa.

Kolaborasi ini terbangun dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua Baznas Sodik Mudjahid di Kantor Kemensos, Jakarta pada Kamis (7/5/2026).

Dalam pertemuan ini, Gus Ipul menjelaskan Kemensos dan Baznas akan memperkuat kerja sama pada program-program yang sudah ada. Salah satunya melanjutkan program pemberdayaan dan relokasi keluarga nelayan yang sebelumnya sudah selesai dilaksanakan kepada 93 keluarga di wilayah pesisir, Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Kami kerja sama dengan Kabupaten Indramayu yang menyediakan tanah, tanahnya seluas satu hektare. Rumahnya Kementerian Sosial yang membangun lewat program pemberdayaan. Setelah itu infrastrukturnya dan tempat ibadah dibangun oleh Baznas, termasuk tempat untuk UMKM, pemberdayaan UMKM. Nah lalu ada lagi tambahan dari CSR sebuah perusahaan,” kata Gus Ipul.

Untuk mendukung keberlanjutan program, setelah proses relokasi selesai, Kemensos juga memberikan pendampingan dan pemberdayaan, supaya keluarga-keluarga nelayan mampu menjadi keluarga yang lebih mandiri. Kedepan, program ini akan dilanjutkan dibeberapa Kabupaten, salah satunya kepada 118 keluarga di Kabupaten Mesuji, Lampung.

“Dan insya Allah kita akan pindah ke beberapa Kabupaten, di antaranya di Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung. Ini juga kami akan kerja sama untuk merelokasi lebih dari 100 keluarga nelayan yang tinggal di bantaran sungai di sana,” terangnya.

Selanjutnya, Gus Ipul menyampaikan kolaborasi juga akan difokuskan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Yaitu bantuan renovasi rutilahu bagi orang tua atau keluarga siswa Sekolah Rakyat.

“Sekolah Rakyat misalnya, itu sering kami sampaikan, anaknya sekolah, orangtuanya diberdayakan, anaknya lulus sekolah, keluarganya naik kelas. Dalam rangka pemberdayaan itu, keluarga orangtua dari siswa Sekolah Rakyat diberi program-program strategis lain dari Bapak Presiden, misalnya bantuan bagi rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

Bantuan rutilahu khususnya diberikan kepada orang tua atau keluarga siswa yang rumahnya berdiri di atas tanah yang bukan milik sendiri, sehingga tidak dapat diintervensi oleh anggaran pemerintah.

“Tidak semua keluarga atau orang tua siswa Sekolah Rakyat ini bisa dibantu dengan anggaran pemerintah, karena beberapa di antaranya rumahnya berdiri di atas tanah yang bukan milik sendiri. Nah yang seperti ini kita perlu bantuan Baznas, karena Baznas tentu bisa membantu meskipun rumah itu tidak berdiri di atas tanahnya sendiri,” ujar Gus Ipul.

Terakhir, Kemensos berkomitmen mendorong seluruh pegawai untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. “Kami juga akan mengajak masyarakat umum, bila ada yang memiliki keluangan rezeki, bisa juga menyalurkan lewat Baznas, dan sepenuhnya nanti dipergunakan membantu keluarga-keluarga yang paling tidak mampu yang ada di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” tambahnya.

Artikulli paraprakAdhi Karya Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi
Artikulli tjetërDukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini