Beranda Market Hadir di Jakarta Art Gardens 2026, Bibit Pamerkan Gurita The Mogus Sebagai...

Hadir di Jakarta Art Gardens 2026, Bibit Pamerkan Gurita The Mogus Sebagai Ilustrasi Kondisi Terkini

29
0

 

NERACAONLINE – Aplikasi investasi digital terdepan di Indonesia, Bibit.id dan Stockbit, berpartisipasi sebagai Lead Partner dalam Art Jakarta Gardens 2026 yang dihelat pada tanggal 5-10 Mei 2026 di Hutan Kota by Plataran. Dalam edisi kali ini, Bibit dan Stockbit memamerkan instalasi karya Mulyana (Mangmoel), seorang seniman multi-talenta asal Bandung yang kini menetap di Yogyakarta, yang dijahit dengan narasi “Tentacles of Wealth”.

“Tentacles of Wealth” sejatinya merupakan narasi yang dikembangkan dari instalasi seni karya Mangmoel yang bertajuk Monster Gurita Sigarantang (The Mogus), yang terinspirasi dari keindahan laut di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. The Mogus merupakan sosok gurita yang dibuat dengan teknik rajutan yang kaya detail dan tekstur. Karya ini menunjukkan sosok gurita dengan ekspresi dan postur yang mewakili perasaan yang relevan dengan dunia manusia.

Oleh Mangmoel, rajutan yang selama ini kerap dipandang sebagai aktivitas domestik dan dilekatkan pada ranah feminin diolah menjadi medium ekspresi artistik yang kuat. Melalui pendekatan modular, Mangmoel menyusun elemen-elemen kecil menjadi komposisi visual yang megah tanpa menghilangkan jejak sentuhan manusia. Proses merajut sendiri menuntut ketelatenan, kesabaran, dan keterampilan tersebut juga dapat dimaknai sebagai metafora relasi manusia dengan alam serta mewakili spirit investasi yang mendasari kolaborasi ini.

Di samping itu, William, Head of PR & Corporate Communication perusahaan, menyampaikan bahwa sosok gurita memiliki relevansi dengan investor Bibit dan Stockbit.

“Secara sederhana, gurita yang memiliki banyak tentakel melambangkan pentingnya diversifikasi dalam berinvestasi. Selain itu, kehadiran The Mogus lewat sosok gurita yang dapat mereproduksi dirinya sendiri saat tentakelnya putus mewakili semangat, ketahanan, dan keyakinan dalam berinvestasi. Apalagi, di tengah kondisi geopolitik yang dinamis seperti hari ini, kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Saat tentakelnya putus, gurita menumbuhkannya kembali dan menjadi lebih kuat, peka, dan menjangkau. Setiap investor pasti pernah menghadapi kemunduran dan keadaan yang tidak sesuai harapan. Tetapi, Stockbit dan Bibit percaya bahwa investor sejati tidak mundur dan justru beregenerasi. Kekayaan tidak hanya dibangun di saat-saat baik, tetapi terus dibangun ulang dari setiap kehilangan, pelajaran, dan ‘tentakel’ yang tumbuh kembali,” jelas William.

Sifat natural dari sosok gurita di atas menjadikan investasi sebagai sebuah sistem yang bersifat autopoiesis atau dapat mereproduksi dirinya sendiri. Seperti gurita yang dapat meregenerasi tentakelnya yang putus, investasi juga dapat mereproduksi investasi lainnya dan membantu masyarakat membangun kekayaannya secara jangka panjang. Jadi, investasi untuk membangun kekayaan itu dibangun atas investasi yang dilakukan sebelumnya, diberdayakan serta diinvestasikan kembali sekalipun sedang menghadapi pasang-surut perekonomian. Kekayaan tidak dibangun dari satu kali investasi, namun lewat upaya berkelanjutan yang dibangun dari kecil, bertumbuh, diuji, bertahan, dan pada akhirnya kembali pada bentuk terbaiknya.

Lewat kehadirannya di komunitas kesenian dan berbagai inisiatif lainnya, Bibit dan Stockbit terbukti menegaskan diri sebagai perusahaan favorit masyarakat Indonesia dalam mewujudkan tujuan keuangan mereka. Di tahun 2025, Bibit prestasi dengan menjadi satu-satunya mitra distribusi Surat Berharga Negara (SBN) kategori fintech yang memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama empat tahun berturut-turut. Secara internasional, Bibit juga menyabet penghargaan “WealthTech of the Year” dalam ajang Asia FinTech Awards 2024.

“Pada akhirnya, kami melihat bahwa investasi dan art adalah tentang upaya, dedikasi, dan konsistensi yang menunjukkan resiliensi dalam berbagai situasi dan kondisi yang tidak selamanya sesuai dengan ekspektasi kita sebagai investor,” tutup William.

Artikulli paraprak77% Perusahaan Sulit Temukan Talenta Sesuai, Kesenjangan Pendidikan dan Dunia Kerja Kian Nyata
Artikulli tjetërKurban Berkah Berdayakan Desa, Balai Ternak BAZNAS Lamongan Siap Pasok Hewan Kurban Berkualitas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini