Beranda Ekonomi Surveyor Indonesia dan BEI Siapkan UMKM Naik Kelas Lewat Pasar Modal

Surveyor Indonesia dan BEI Siapkan UMKM Naik Kelas Lewat Pasar Modal

15
0

NERACAONLINE – PT Surveyor Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperkuat keandalan informasi dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendorong kesiapan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengakses pendanaan melalui pasar modal.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penguatan Keandalan dan Kepercayaan Ekosistem Pasar Modal Indonesia yang Berkelanjutan. Penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Go Public Academy for Small and Medium Enterprise pada 2 November 2026.

Melalui kerja sama ini, Surveyor Indonesia akan memanfaatkan kompetensi Testing, Inspection, Certification, and Consultancy (TICC) untuk mendukung penguatan ekosistem pasar modal, khususnya dalam memastikan keandalan informasi perusahaan tercatat.

Kompetensi tersebut mencakup verifikasi, validasi, dan pemastian independen terhadap informasi keuangan maupun nonkeuangan perusahaan, termasuk aspek operasional, aset, serta kinerja keberlanjutan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai salah satu fondasi kepercayaan investor.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi mengatakan, kompetensi TICC yang dimiliki perusahaan menjadi modal strategis untuk mengambil peran dalam memperkuat keandalan dan kepercayaan ekosistem pasar modal nasional.

Menurut dia, Surveyor Indonesia berkomitmen mendukung terciptanya pasar modal dengan keterbukaan informasi, integritas, dan daya saing yang semakin kuat.

“Sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pasar modal yang transparan, adil, berintegritas, likuid, dan berdaya saing global, PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pasar modal nasional,” ujar Fajar.

Dia menambahkan, Surveyor Indonesia akan berperan sebagai pihak independen yang memberikan validasi terpercaya atas perusahaan tercatat guna mendukung perkembangan pasar modal.

Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki kolaborasi dalam pengembangan dan edukasi pasar modal, penguatan keandalan informasi perusahaan tercatat melalui layanan verifikasi dan pemastian independen, serta pengembangan ekosistem lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta keuangan berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas perusahaan, memperkuat transparansi informasi, serta meningkatkan kepercayaan pelaku pasar terhadap aktivitas dan kinerja perusahaan tercatat.

Keandalan informasi perusahaan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas pasar modal. Informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi landasan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi sekaligus membantu mengukur risiko.

Karena itu, penguatan verifikasi dan pemastian independen diharapkan dapat meningkatkan integritas pasar, melindungi kepentingan investor, serta memperkuat daya saing pasar modal Indonesia.

Selain menyasar perusahaan tercatat, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Surveyor Indonesia untuk membantu mempersiapkan perusahaan potensial, termasuk UMKM, agar dapat mengakses pasar modal.

Melalui kompetensi TICC, Surveyor Indonesia dapat mendukung pemetaan kesiapan usaha, penguatan kualitas data, serta peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap standar dan tata kelola perusahaan. Upaya tersebut sejalan dengan pengalaman perusahaan dalam mendampingi UMKM melalui fasilitasi pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikasi halal.

Dari sisi ekonomi, penguatan pasar modal memiliki keterkaitan dengan peningkatan investasi dan kapasitas dunia usaha. Pasar modal yang didukung informasi berkualitas dan kepercayaan investor dapat memperkuat mobilisasi dana masyarakat menjadi sumber pembiayaan produktif bagi perusahaan.

Ketersediaan alternatif pendanaan tersebut memungkinkan perusahaan mengembangkan kapasitas usaha, memperluas investasi, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan nilai tambah ekonomi.

Di sisi lain, peningkatan kualitas ekosistem pasar modal juga dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kompetitif. Kepercayaan investor yang terjaga berpotensi memperkuat daya tarik investasi, mendorong partisipasi pelaku usaha, serta mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif.

Kondisi tersebut menjadi salah satu fondasi bagi penguatan industri nasional, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, peningkatan kepercayaan investor, kualitas informasi perusahaan, serta perluasan akses pendanaan bagi dunia usaha diharapkan dapat memberikan dampak terhadap penguatan iklim investasi nasional. Pasar modal yang semakin transparan dan kredibel juga diharapkan mampu mendorong ekspansi perusahaan, meningkatkan kapasitas industri, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

Artikulli paraprakDIDIMAX Perkuat Literasi Trading Lewat Academy dan Program Edukasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini