Beranda Properti City Vision Perkuat Bisnis DOOH Lewat Iconic Pacific Place LED

City Vision Perkuat Bisnis DOOH Lewat Iconic Pacific Place LED

46
0

 

NERACAONLINE – Perusahaan media Out-of-Home (OOH) City Vision memperkuat bisnis digital out-of-home (DOOH) dengan meluncurkan Iconic Pacific Place LED, layar LED dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi yang berlokasi di kawasan SCBD, Jakarta.

Media digital tersebut mengusung konsep 3 Layered LED yang dirancang tidak hanya sebagai sarana penyampaian iklan, tetapi juga menjadi kanvas digital bagi brand untuk menghadirkan pengalaman yang interaktif dan relevan dengan aktivitas masyarakat urban.

Co-Founder & Co CEO City Vision, Meyrick Sumantri mengatakan, kehadiran Iconic Pacific Place LED merupakan bagian dari upaya perusahaan mengembangkan media OOH yang dapat memberikan nilai lebih terhadap pengalaman masyarakat di ruang publik.

“City Vision percaya bahwa kehadiran media di ruang publik seharusnya bisa menambah nilai pada pengalaman seseorang di kota. Iconic Pacific Place LED kami hadirkan sebagai ruang yang memungkinkan brand menciptakan momen yang relevan dengan gaya hidup audiensnya, bukan hanya tampil, tetapi juga berinteraksi, membangun koneksi, dan menjadi bagian dari pengalaman urban yang sedang berlangsung,” ujar Meyrick dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, lokasi Pacific Place yang berada di kawasan SCBD memiliki karakter yang mempertemukan berbagai aktivitas, mulai dari bisnis, retail, hospitality, teknologi, mobilitas, kuliner hingga entertainment. Kondisi tersebut menjadi konteks bagi pengembangan media digital yang dapat merespons aktivitas dan gaya hidup audiens di sekitarnya.

Dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi, Iconic Pacific Place LED dirancang menggunakan konsep layered LED. Desain tersebut memberikan dimensi visual sekaligus mempertahankan karakter fasad Pacific Place, sehingga layar diharapkan dapat menjadi salah satu landmark visual baru di kawasan SCBD.

Peluncuran media tersebut juga ditandai dengan diskusi bertajuk “Beyond Visibility: How Brands Win Through Experiences” yang menghadirkan perspektif dari sejumlah brand lintas industri, yakni Savoria, Samsung, dan BYD.

Diskusi tersebut membahas perubahan pendekatan brand dalam memanfaatkan media OOH. Tidak lagi sebatas mengejar visibilitas, brand dituntut menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan imersif melalui inovasi, gamifikasi, serta pemanfaatan teknologi DOOH.

Sesi diskusi bahkan disiarkan secara langsung melalui Iconic Pacific Place LED, sehingga layar tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengalaman dalam peluncuran.

City Vision juga menghadirkan aktivitas gameshow interaktif bersama sejumlah brand. Dalam seremoni peluncuran, perusahaan menghubungkan perangkat ponsel para tamu dengan layar LED secara real-time melalui Interactive Launch Moment.

Co-Founder & Co CEO City Vision, Juliana Kumala mengatakan, perubahan perilaku audiens membuat brand perlu mencari pendekatan baru dalam menyampaikan pesan.

“Di tengah audiens yang menerima begitu banyak pesan setiap hari, sekadar terlihat tidak lagi cukup. Brand perlu menciptakan brand moment, sebuah titik ketika pesan tidak hanya dilihat, tetapi benar-benar dirasakan dan dialami dalam konteks yang relevan,” ujar Juliana.

Ia menambahkan, pengalaman yang interaktif dan relevan berpotensi membuat audiens berhenti, terlibat, serta membangun koneksi yang lebih kuat dengan brand.

“Ketika pengalaman tersebut cukup berkesan untuk direkam, dibagikan, atau dibicarakan kembali, maka visibility dapat berkembang menjadi memori dan hubungan yang lebih panjang dengan konsumen,” jelasnya.

City Vision menilai perkembangan OOH kini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan visibilitas, tetapi juga bagaimana media dapat menjadi bagian dari aktivitas dan momen kultural masyarakat.

Melalui Iconic Pacific Place LED, perusahaan membuka peluang bagi brand dari berbagai kategori, termasuk consumer, teknologi, hingga mobilitas, untuk memanfaatkan ruang publik sebagai media interaksi dengan audiens urban.

Dengan konsep tersebut, City Vision menempatkan DOOH bukan sekadar sebagai media penempatan iklan, melainkan sebagai bagian dari ekosistem pengalaman publik yang memungkinkan brand untuk dilihat, dimainkan, direkam, dibagikan, dan diingat oleh konsumen.

Artikulli paraprakMidea Hadirkan Celest Inverter, AC Berbasis AI dengan 4 Teknologi Utama
Artikulli tjetërBertemu BAZNAS, Komite Kepresidenan Palestina: Masih Terjadi Pembunuhan, Pengusiran, Penghancuran Tenda, dan Penahanan Imam Masjid Al Aqsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini