Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan berupa 550 paket selimut dan alas tidur bagi para korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menyebut distribusi selimut dan alas tidur ini menyasar sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, hingga Kabupaten Manggarai.
“Pendistribusian selimut dan alas tidur ini merupakan langkah responsif BAZNAS untuk memastikan para pengungsi mendapatkan perlindungan serta kenyamanan yang layak di lokasi pengungsian,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Idy merinci ratusan paket selimut dan alas tidur bagi penyintas gempa itu didistribusikan ke beberapa titik di Kabupaten Nagekeo sebanyak 355 paket, 145 paket di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, dan 50 paket di Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.

Lebih lanjut, Idy meyakinkan, BAZNAS berupaya untuk terus menyalurkan bantuan logistik yang paling dibutuhkan penyintas gempa guna memenuhi kebutuhan mendasar mereka selama masa tanggap darurat bencana.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan membantu serta memanjatkan doa terbaik bagi keselamatan dan ketabahan para korban gempa di Nusa Tenggara Timur,” tutur Idy.
Hingga 7 September 2026, BAZNAS telah menyalurkan 79.450 porsi makanan lewat 14 titik dapur umum, layanan dapur air di 8 titik, serta pelayanan kesehatan bagi 619 pasien dari 9 lokasi.
Selain itu, BAZNAS juga mendirikan 4 masjid darurat, 1 sekolah darurat, 5 unit hunian sementara (huntara), 1 jembatan darurat, membagikan 1.083 Paket Logistik Keluarga (PLK), 553 paket hygiene kit, 51 pcs terpal, memberikan dukungan psikososial untuk 135 jiwa, serta menyediakan 1 unit layanan internet dan charger gratis.






































