Beranda Perdagangan Persaingan Makin Ketat, Brand Diminta Menarik Pelanggan Baru

Persaingan Makin Ketat, Brand Diminta Menarik Pelanggan Baru

24
0

 

NERACAONLINE – Berdasarkan laporan terbaru Brand Footprint 2026 dari Worldpanel by Numerator terungkap bahwa pasar FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) Indonesia menjadi semakin kompetitif, dengan semakin sedikit merek yang berhasil tumbuh meskipun kebiasaan belanja masyarakat secara umum tetap stabil.

Laporan tahunan ini memeringkat merek FMCG yang paling banyak dipilih di Indonesia menggunakan Consumer Reach Points (CRPs), sebuah metrik yang mengukur seberapa sering konsumen memilih suatu merek. Metrik ini mengacu pada jumlah pembeli yang telah membeli dan berinteraksi dengan sebuah merek, sehingga menunjukkan preferensi konsumen yang jelas dan kuat serta kekuatan merek tersebut.

Daftar 10 Merek FMCG Paling Banyak Dipilih Tahun Ini dipimpin oleh Indomie, diikuti oleh So Klin, Mie Sedaap, Roma, Indofood, Royco, Kapal Api, NABATI, Masako, dan Frisian Flag. Daftar teratas ini tidak banyak berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan Indofood dan Royco saling bertukar posisi, serta Frisian Flag kembali masuk ke dalam 10 besar menggantikan Daia yang berada dalam daftar tahun lalu.

Meskipun rumah tangga Indonesia masih membeli sekitar 95 merek kebutuhan sehari-hari setiap tahun dan melakukan rata-rata 293 perjalanan belanja, tingkat persaingan semakin meningkat.

“Jumlah merek yang dimasukkan ke dalam laporan meningkat dari 436 menjadi 451, yang berarti merek kini bersaing lebih ketat dari sebelumnya untuk mendapatkan perhatian pembeli. Akibatnya, hanya 44% merek yang mencatat pertumbuhan pada tahun 2025, dibandingkan 62% pada tahun sebelumnya. Konsumen masih berbelanja secara rutin, tetapi merek tidak lagi dapat mengandalkan pertumbuhan pasar semata. Memenangkan pembeli baru menjadi lebih penting daripada sebelumnya.” kata Venu Madhav, Managing Director Worldpanel Indonesia, di Jakarta, Rabu (16/7).

Merekrut Pembeli Baru Tetap Menjadi Faktor Utama

Laporan ini menunjukkan bahwa menjangkau lebih banyak rumah tangga tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan yang berkelanjutan. Sekitar 80% merek yang bertumbuh berhasil meningkatkan penetrasi rumah tangga, baik secara mandiri maupun disertai peningkatan frekuensi pembelian, yang menunjukkan bahwa menarik pembeli baru tetap menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang.

Bagi merek-merek besar, mendorong konsumen untuk membeli lebih sering menjadi semakin penting setelah mereka mencapai skala tertentu. Namun, pertumbuhan yang berkelanjutan tetap bergantung pada kemampuan merek untuk menarik konsumen baru.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa merek-merek kecil terus memperoleh momentum. Saat ini, merek kecil mewakili 41% dari seluruh merek yang dilacak, meningkat dari 39% tahun lalu, dan lebih dari setengahnya mencatat pertumbuhan. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen tetap terbuka untuk mencoba merek yang menawarkan inovasi, nilai yang baik, dan produk yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari mereka.

Merek-Merek yang Memiliki Pertumbuhan Berkelanjutan

Sejumlah merek Indonesia menunjukkan bagaimana pertumbuhan yang berkelanjutan dapat dicapai melalui kombinasi inovasi, distribusi yang kuat, dan relevansi bagi konsumen. Desaku melanjutkan tren pertumbuhannya selama tiga tahun berturut-turut dengan mempermudah aktivitas memasak sehari-hari bagi rumah tangga Indonesia.

Ragam produk rempah, bumbu, dan penyedap makanannya yang luas, dipadukan dengan kemasan sachet yang
terjangkau serta kehadiran yang kuat di kanal ritel tradisional, membantu merek ini menarik lebih
dari enam juta pembeli baru, sekaligus meningkatkan loyalitas pembeli yang sudah ada.

Baby Happy terus memperkuat posisinya dengan memperluas portofolionya melalui kemasan sachet serta mempromosikannya dengan program buy more save more (beli lebih banyak, hemat lebih banyak). Dengan menggabungkan inovasi, harga yang terjangkau, dan distribusi yang lebih luas di toko tradisional, toko online, serta toko spesialis, merek ini berhasil menarik 1,7 juta pembeli baru selama satu tahun terakhir.

Marketing Lead Worldpanel Indonesia, Corina Fajriyani menyimpulkan Brand Footprint terus menunjukkan bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan berasal dari pemahaman yang mendalam terhadap pembeli dan kemampuan untuk tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. “Merek-merek yang berkinerja terbaik adalah mereka yang terus menarik pembeli baru sekaligus memberikan lebih banyak alasan bagi konsumen untuk memilih mereka,” jelasnya.

Artikulli paraprakPTDI Gandeng BIJB Kembangkan Kawasan Industri Kedirgantaraan, Dukung Ekspansi Kapasitas Produksi 
Artikulli tjetërLewat Laboratorium Lingkungan dan Pelumas, PT Surveyor Indonesia Bantu Industri Penuhi Standar ESG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini