Beranda Asuransi IIS Wisuda Ajun dan Ahli Asuransi Syariah (AIIS), Cetak Generasi Profesional, Kompeten dan Integritas

IIS Wisuda Ajun dan Ahli Asuransi Syariah (AIIS), Cetak Generasi Profesional, Kompeten dan Integritas

32
0

Islamic Insurance Society (IIS) sukses menyelenggarakan acara “Wisuda V dan Seminar 2026”. Prosesi wisuda ditandai dengan pembacaan janji wisudawan dan wisudawati, pengalungan medali, serta penyerahan sertifikat profesi oleh Komite Penguji IIS.

Ketua IIS, Edi Setiawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan,industri asuransi syariah Indonesia membutuhkan generasi profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, visi, dan komitmen terhadap pengembangan ekonomi syariah nasional.“Wisudawan harus menjadi agen perubahan dengan memperkuat literasi dan inkluasi, mendorong inovasi produk dan layanan, memperkuat tata kelola dan kepatuhan syariah, memanfaatkan teknologi digital dan artificial intellegence, serta menghadirkan industri asuransi syariah yang semakin sehat, terpercaya, dan kompetitif”, ujarnya.

Pada wisuda tahun ini, sebanyak 28 Ahli Asuransi Syariah (FIIS) dan 70 Ajun Ahli Asuransi Syariah (AIIS) resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar profesi di bidang asuransi syariah. Dengan tambahan tersebut, hingga saat ini, IIS telah menghasilkan 102 orang Ahli Asuransi Syariah dan 521 Ajun Ahli Asuransi Syariah dan 102 Ahli Asuransi Syariah yang menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya insani (SDI) industri asuransi syariah nasional. Selain prosesi wisuda, IIS juga menyelenggarakan seminar.

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Alis Subiyantoro menilai, industri asuransi syariah saat ini menghadapi momentum penting menjelang batas akhir pelaksanaan spin-off Unit Syariah pada 31 Desember 2026.“Spin-off harus menjadi momentum penguatan bisnis asuransi syariah. Selain kesiapan tata kelola dan permodalan, inovasi produk serta pemanfaatan teknologi perlu terus ditingkatkan agar industri dapat memperluas pasar dan meningkatkan inklusi keuangan syariah,” kata Alis.

OJK, disampaikannya, akan terus mendorong pengembangan dan penguatan industri asuransi syariah agar dapat tetap resilient, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selama 5 tahun terakhir industri asuransi syariah masih mencatatkan kinerja positif meskipun relatif kecil. Hal ini tercermin dari pertumbuhan  kontribusi bruto selama tahun 2021-2025 yang masih tumbuh sebesar 1,48% per tahun (CAGR).

Dalam periode yang sama, aset asuransi syariah tumbuh sebesar 4,26% per tahun (CAGR).”Market share kontribusi asuransi syariah dibandingkan asuransi komersial  (konvensional dan syariah) pada tahun 2025 mengalami penurunan dari 7,96% menjadi 7,57% dan mengalami penurunan pada triwulan I/2026  menjadi 6,25%. Dari sisi aset, market share asuransi syariah mengalami  pertumbuhan dari 4,92% pada tahun 2024 menjadi 5,25% pada tahun 2025 dan 5,26% pada akhir Maret 2026”, tambah Alis.

Sebagai organisasi profesi yang telah berdiri selama 23 tahun, IIS secara konsisten melaksanakan berbagai program pengembangan kompetensi SDI. Sepanjang tahun 2025, IIS telah menyelenggarakan 15 sesi pelatihan tingkat dasar  termasuk inhouse, 5 sesi pelatihan tingkat Ajun Ahli Asuransi Syariah yang diikuti 56 peserta, serta 2 sesi pelatihan tingkat Ahli Asuransi Syariah serta tutorial swakelola dan ujian profesi.

Selain program sertifikasi, IIS juga aktif melaksanakan workshop, uji kompetensi secara swakelola, kegiatan literasi dan edukasi melalui perguruan tinggi, komunitas, organisasi profesi, serta berbagai platform media sosial dan juga melakukan riset dan pengembangan bersama mitra. Berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi IIS dalam mendukung pengembangan industri asuransi syariah nasional yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Wisuda V dan Seminar 2026, IIS berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak SDI unggul sekaligus menjadi wadah diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing industri asuransi syariah Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Artikulli paraprakKepedulian Yang Nyata, Valbury Berbagi Hewan Kurban Hadir di 4 Kota
Artikulli tjetërCuaca Ekstrem Picu Risiko Industri, MPMInsurance Realisasikan Klaim PropertiRp1,2 Miliar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini