Beranda Ekonomi Berdaya Lewat ZCoffee BAZNAS, Mahasiswa UNISNU Jepara Kini Mampu Biayai Kuliah Sendiri

Berdaya Lewat ZCoffee BAZNAS, Mahasiswa UNISNU Jepara Kini Mampu Biayai Kuliah Sendiri

18
0

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program ZCoffee berhasil mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa. Salah satunya, Muhammad Alfa Khoiruzzulfa, mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, kini mampu membiayai kuliah sekaligus memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri.

Mahasiswa yang akrab disapa Alpeng tersebut menjalankan usaha sebagai barista ZCoffee di lingkungan kampus UNISNU. Dari usaha tersebut, ia mampu meraih omzet harian rata-rata Rp350 ribu hingga Rp500 ribu.

Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. KH. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan program ZCoffee menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS untuk memberdayakan mustahik, termasuk dari kalangan mahasiswa.

“Kami mengapresiasi keberhasilan Alpeng dalam mengelola usaha ZCoffee yang para muzaki amanahkan melalui BAZNAS. Ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, mahasiswa juga mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Lebih lanjut, Subhan menjelaskan, BAZNAS terus mendorong pengelolaan zakat agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Program ZCoffee, kata dia, dirancang tidak hanya sebagai sumber penghasilan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa.

“Melalui program ini, mahasiswa belajar manajemen usaha, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan keuangan secara sederhana namun efektif,” ujarnya.

Subhan menambahkan, BAZNAS akan terus memperkuat program pemberdayaan berbasis zakat, termasuk ZCoffee dengan memperluas jangkauan penerima manfaat di berbagai daerah. Ia juga berharap, kisah Alpeng bisa menjadi inspirasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan memanfaatkan peluang.

Sementara itu, Penerima manfaat ZCoffee, Alpeng mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan BAZNAS. Sebagai mahasiswa sekaligus perantau, ia merasakan langsung manfaat program ZCoffee dalam menunjang kebutuhan hidup dan pendidikannya.

“Saya sangat bersyukur bisa diberi kesempatan ini. Dari ZCoffee, saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari sampai biaya kuliah. Ini bukan hanya pekerjaan, tapi jalan untuk terus melangkah dan mengejar cita-cita,” katanya.

“Alhamdulilah setiap harinya, sekitar 25 cup minuman terjual dari booth kecilnya, dengan omzet rata-rata Rp350 ribu. Pada hari-hari tertentu, bisa menembus Rp500 ribu. Menu Banana Coffee dan Butterscotch menjadi favorit mahasiswa, sementara Matcha banyak diminati mahasiswi,” ucap Alpeng.

Artikulli paraprakBAZNAS RI Fasilitasi Kurban untuk Palestina dan Lokasi Bencana
Artikulli tjetërPT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini