Jakarta — Dampak penyesuaian indeks MSCI kembali memicu manuver besar di pasar modal Indonesia. Sorotan kini mengarah pada emiten teknologi PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) setelah beredar kabar bahwa SoftBank Ventura Indonesia siap mengambil alih kepemilikan saham LDA Capital. Jika langkah ini terealisasi, SoftBank Ventura Indonesia diproyeksikan dapat menguasai hampir 10% saham NANO, memperkuat posisi sebagai investor strategis di sektor teknologi nasional.
Himawan Sutanto Jadi Motor Penguatan Strategis
Himawan Sutanto, Komisaris Utama sekaligus figur sentral SoftBank Ventura Indonesia, disebut menjadi penggerak utama rencana penguatan kepemilikan tersebut. Langkah ini dinilai bukan sekadar transaksi finansial, melainkan strategi jangka panjang untuk memperdalam keterlibatan dalam pengembangan teknologi masa depan Indonesia.
Sinergi NANO – PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) Kian Solid
Optimisme investor terhadap NANO juga diperkuat oleh kolaborasi strategis dengan PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) di sektor teknologi kesehatan dan pendidikan digital. Kedua perusahaan dilaporkan telah menjalin komunikasi intens dalam beberapa waktu terakhir dan secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama sebagai langkah konkret untuk merealisasikan sinergi bisnis mereka.
Kerja sama ini mencakup pengembangan infrastruktur digital, dukungan data center, serta integrasi layanan teknologi berbasis inovasi yang ditujukan untuk sektor kesehatan dan pendidikan nasional. Para analis menilai bahwa kemitraan ini menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang NANO sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis lintas sektor yang lebih luas.




































