Beranda Market Cetak Pertumbuhan Operasional, IPCC Sebut Terminal Satelit Perkuat Kinerja

Cetak Pertumbuhan Operasional, IPCC Sebut Terminal Satelit Perkuat Kinerja

24
0

NERACAONLINE- Di paruh pertama 2026, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), sebagai operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan yang dijalankan perseroan. Secara konsolidasi, IPCC mencatat 2.595 ship call atau meningkat dari 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 15,33% YoY.

Peningkatan juga tercermin pada trafik Completely Built Up (CBU) yang mencapai 607.196 unit, dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56% YoY,“Pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional. Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,”kata Wing Megantoro, Direktur Utama IPCC dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Ke depan, lanjutnya, IPCC akan terus melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi IPCC untuk Menjadi Ekosistem Terminal Kendaraan Berkelas Dunia,”ujar Wing.

Perseroan juga mengungkapkan, penguatan kinerja juga terlihat pada sejumlah segmen layanan lainnya. Hingga Agustus 2026, trafik alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76% YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, segmen Truck/Bus mencapai 213.689 unit, tumbuh 44,29% YoY dari 148.101 unit.

Pertumbuhan signifikan turut tercatat pada General Cargo yang mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03% YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja konsolidasi tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC. Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor.

Meski demikian, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perseroan untuk terus memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.

Penguatan kinerja IPCC juga berlangsung sejalan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional pada Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, tumbuh 13,44% YoY. Pada periode yang sama, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit atau meningkat 1,56% YoY.

 

Artikulli paraprakTsinghua SEA Jadi Titik Temu Kolaborasi Riset dan Inovasi Global Dukung Pembangunan Talenta Berkualitas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini