Jakarta – Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026 resmi digeler. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 sampai 6 September 2026 di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Mengusung tema “Beyond Border, Let’s Go Together”, konferensi dan expo bisnis ini dirancang sebagai ruang bagi pelaku usaha untuk memperkuat strategi pertumbuhan, memperluas jejaring, serta menjajaki kolaborasi dan akses pasar lintas negara.
JEC 2026 sendiri diselenggarakan oleh Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) DKI Jakarta berkolaborasi dengan ekosistem bisnis Indonesia–Korea Selatan bersama JIPREMIUM dan Korea International Trade Association (KITA).
Event Director JEC 2026, Firdaus Usman, mengatakan JEC 2026 menghadirkan pembicara dari kalangan pemerintahan, investor dan pengusaha sehingga akan membangun pengalaman peserta melalui perjalanan Learn, Connect, Match, Transact, dan Scale. Peserta tidak hanya mengikuti sesi pembelajaran, tetapi juga memperoleh ruang untuk bertemu mentor, calon mitra, investor, klien potensial, serta penyedia solusi bisnis. “JEC 2026 mengusung positioning sebagai Most Connected International Business Growth Platform tujuannya agar peserta tidak berhenti pada inspirasi, tetapi pulang dengan strategi yang bisa dijalankan, koneksi yang relevan, dan peluang yang dapat ditindaklanjuti. Indikator keberhasilan event ini adalah pertemuan yang berkembang menjadi kolaborasi dan pertumbuhan bisnis,” ujar Furdaus Saat Pembukaan Acara JEC 2026, di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (3/9/2026).
Pada pagelaran konferensi JEC 2026 pembicara dihadirkan dari kalangan pemerintahan, investor, pemasaran, inovasi, teknologi, industri kreatif, dan entrepreneurship. Mereka antara lain Sandiaga Uno (Entrepreneur & Investor), Helvi Moraza (Wakil Menteri UMKM RI), Hermawan Kartajaya (Founder MarkPlus Inc.), Dr. Indrawan Nugroho (Co-Founder & CEO CIAS), Ferdian Brilian (Presiden TDA 9.0), dan Yohanes G. Pauly (Founder Gratyo®).
Jajaran pembicara lainnya mencakup Sherly Tjoanda (Gubernur Maluku Utara), Ira Puspadewi (Former Director ASDP), Dr. Wisnu Dewobroto (Entrepreneur & Lecturer), Hadi Brighty (Founder & CEO Brighty), Adhytia Pratama (Guerilla Marketing Expert), Edoo Iskandar (AI & Digital Marketing Expert), Dimas Mairyan (Founder & CEO Heygroup), serta Indra Perdana Sinaga (Vokalis ADA Band).
“Dengan hadirnya mereka sejalan dengan upaya TDA yang ingin terus menguatkan peran sebagai komunitas pengusaha dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Indonesia. JEC 2026 bukan hanya memberikan insight bisnis, tetapi juga mempertemukan para pengusaha, memberi solusi atas persoalan yang mereka hadapi, serta membuka peluang kolaborasi bisnis di dalam dan luar negeri.” kata Ferdian Brilian, Presiden TDA 9.0.
Rangkaian program JEC 2026 mencakup Growth Summit, Business Clinic, Business Matching, Growth Expo, dan International Collab. Growth Summit menghadirkan pembelajaran strategi bisnis dari praktisi dan pemimpin industri. Business Clinic memberikan kesempatan konsultasi yang lebih mendalam, sementara Business Matching membuka ruang pertemuan B2B dengan calon mitra, investor, atau klien.
Melalui Growth Expo, peserta dapat mengeksplorasi inovasi dan solusi bisnis dari berbagai industri. Adapun International Collab menjadi jalur untuk membangun percakapan bisnis Indonesia–Korea Selatan, termasuk peluang distribusi, kemitraan produk, investasi, dan pengembangan pasar.
JEC 2026 terbuka bagi entrepreneur, pemilik UMKM, founder, pimpinan perusahaan, profesional, investor, pemilik merek, serta penggerak ekosistem bisnis
Dari pagelaran ini ditargetkan hadir 1.000 peserta konferensi dan 15.000 pengunjung expo selama empat hari pelaksanaan.






































