Sukabumi, Sedekah dari uang kembalian belanja yang sering kali hanya bernilai puluhan hingga ratusan rupiah mampu menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui sedekah konsumen Alfamart yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, sedekah berupa sisa kembalian maupun sedekah bebas di kasir Alfamart tersebut, berhasil diwujudkan menjadi jembatan permanen yang memulihkan akses warga di Desa Sukajadi, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.
Jembatan Sedekah Konsumen Alfamart senilai Rp300 juta tersebut diresmikan oleh BAZNAS RI bersama Alfamart, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, dan Yayasan Sehati pada Rabu (29/7/2026). Kehadiran jembatan ini kembali menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Karang Mekar sehingga lebih dari 500 kepala keluarga dapat beraktivitas dengan lebih aman, nyaman, dan lancar.
Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa sedekah dari uang kembalian belanja yang dihimpun konsumen Alfamart dikelola secara profesional oleh BAZNAS RI dan diwujudkan menjadi infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Peresmian jembatan dihadiri Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Kepala Divisi Peternakan, Aqiqah, Kurban, dan Dam BAZNAS RI Ajat Sudarjat, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firlandi dan jajaran, serta Ketua Yayasan Sehati Gerak Bersama Andri Kurniawan.
Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan mengatakan, jembatan tersebut menjadi bukti bahwa setiap sedekah, sekecil apa pun nilainya, memiliki potensi menghadirkan perubahan besar apabila dikelola secara amanah dan tepat sasaran.
“Banyak orang mungkin menganggap uang kembalian hanya bernilai kecil. Namun ketika jutaan konsumen berbagi melalui Program Sedekah Konsumen Alfamart, sedekah tersebut berubah menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial yang lebih baik. Inilah kekuatan gotong royong dalam bersedekah,” ujarnya.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., mengatakan Program Sedekah Konsumen Alfamart menunjukkan bahwa sedekah masyarakat benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang telah mempercayakan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah yang diberikan, meskipun berasal dari nominal yang kecil, kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga dapat menghadirkan manfaat yang besar seperti pembangunan jembatan ini. Semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk bersedekah karena setiap rupiah yang dititipkan akan menjadi ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, Alfamart, dan Yayasan Sehati Gerak Bersama atas kontribusi mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati Gerak Bersama yang telah membantu membangun jembatan penghubung. Mari kita manfaatkan dan rawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firlandi, mengatakan, pembangunan jembatan ini merupakan salah satu dari banyak manfaat lainnya yang terwujud dari sedekah konsumen Alfamart dan dikelola oleh BAZNAS RI.
“Jembatan ini adalah hasil dari kepedulian konsumen yang menyisihkan uang kembaliannya untuk bersedekah. Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa setiap sedekah, sekecil apa pun, mampu menghadirkan perubahan yang besar ketika dilakukan bersama-sama. Terima kasih atas kepercayaan seluruh konsumen Alfamart yang telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI dan Alfamart berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi menjadikan sedekah sebagai kebiasaan sehari-hari. Sebab, dari nominal yang sederhana dapat lahir manfaat yang luas, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.






































