Beranda Ekonomi Daerah Bahagia Pelaku UMKM Bisa Raup Cuan di Festival Kali Pasir

Bahagia Pelaku UMKM Bisa Raup Cuan di Festival Kali Pasir

35
0

NERACAONLINE – Pelaksanaan Festival Kali Pasir Tahun 2026 di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan Jalan Sekolah Seni, Jakarta Pusat pada 24-25 Juli menuai respons positif dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diberikan kesempatan untuk mempromosikan dan memasarkan produknya.

Pelaku UMKM dengan brand Kopi Tjikini Taman Ismail Marzuki (TIM), Hendi mengatakan, omzet jualan per hari rata-rata mencapai Rp 1 juta.

“Saya menjual kopi, teh tarik hingga mi Bangladesh. Kalau untuk kopi berasal dari nusantara karena memang kami ingin berkontribusi mempromosikan dan menjual kopi dari Indonesia,” kata Hendi, Sabtu (25/7/2026) malam.

Hendi sangat mengapresiasi adanya penyelenggaraan Festival Kali Pasir karena turut memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

“Semoga tahun depan acaranya semakin ramai, dan kami bisa terus diberikan kesempatan untuk berjualan di event ini,” terangnya.

Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Prof Dr Syamsul Maarif mengatakan, dalam penyelenggaraan festival untuk kali kedua tersebut dilakukan kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya kelurahan di sekitar IKJ yakni, Kelurahan Cikini, Kwitang, Kebon Sirih, dan Kenari.

“Kami bersyukur seluruh rangakaian berjalan dengan lancar. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, civitas akademik IKJ  dan seluruh stakeholder yang terlibat mendukung Festival Kali Pasir 2026,” bebernya.

Syamsul menjelaskan, Festival Kali Pasir tidak hanya menjadi tempat bertemunya masyarakat, tapi juga menjadi ruang kreatif. Melalui kegiatan ini, warga di sekitar IKJ, termasuk para generasi mudah diajak untuk ikut ambil bagian mementaskan atau menampilkan karya-karyanya.

“Festival ini menjadi ruang kolaborasi seni, budaya, dan pendidikan. Semoga Festival Kali Pasir dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan dan berkembang karena juga sudah terdaftar di HAKI. Saya juga ingin wilayah binaan bisa tampil maksimal tahun depan dalam momentum lima abad Jakarta,” ucapnya.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan OPD Pemprov DKI Jakarta, PMI DKI DKI Jakarta, serta pihak kepolisian yang  sudah memberikan dukungan luar biasa.

“Semoga ke depan kegiatan ini semakin inklusif kreatif dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kali Pasir, Ivan Darma Putra atau akrab disapa Ivan Banditos menuturkan, event seni budaya selama dua hari berlangsung sukses, minat masyarakat  cukup tinggi menyaksikan penampilan para seniman.

“Persiapan kami hanya tiga minggu, namun kolaborasi dari IKJ, jajaran Pemprov DKI, dan dukungan dunia swasta, alhamdulillah event ini berlangsung lancar dan sukses,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Berbagai penampil turut memeriahkan festival, di antaranya Morfem, The Adams, Sisitipsi, Indische Party, Kebunku, Jagad Pantomime, Boogie Dance, Yola Dance, dongeng PM Toh, bedah buku karya Seno Gumira Ajidarma dan Beng Rahadian, serta pertunjukan lenong hasil kolaborasi mahasiswa IKJ dan warga Kali Pasir.

‎Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang seni yang inklusif sekaligus memperkuat kolaborasi antara kampus, masyarakat, pemerintah, dan pelaku ekonomi kreatif.

Artikulli paraprakIkan Kayu dan Asap Masuk Sistem SRG, Bantu Pelaku Usaha Jaga Stabilitas Harga dan Permudah Pinjaman di Bank
Artikulli tjetërFAKTA Edukasi Anak Soal Risiko Konsumsi Minuman Berpemanis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini